Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Satgaswil Kaltara Densus 88 Gelar Seminar Bahas Transformasi Ideologi dan Penguatan Moderasi Beragama
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Satgaswil Kaltara Densus 88 Gelar Seminar Bahas Transformasi Ideologi dan Penguatan Moderasi Beragama

Satgaswil Kaltara Densus 88 Gelar Seminar Bahas Transformasi Ideologi dan Penguatan Moderasi Beragama

Siddiq Rustan
Siddiq Rustan
Published: 28 April 2026
Bagikan
5 Minimal Baca
Bagikan

TARAKAN – Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri Satgaswil Kalimantan Utara, menggelar seminar bertema “Transformasi Ideologi Jemaah Islamiyah: Jalan Menuju Wasathiyah” di Auditorium Lantai 4 UBT, Selasa (28/4/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari itu dihadiri sekitar 100 peserta dari unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, akademisi, tokoh agama, mahasiswa, dan masyarakat umum.

Seminar tersebut menjadi wadah diskusi terbuka mengenai pentingnya pencegahan paham radikal dan ekstremisme melalui pendekatan pendidikan, pembinaan, dialog kebangsaan, serta penguatan nilai keagamaan yang moderat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sejumlah pejabat dan tokoh hadir dalam kegiatan itu, di antaranya pimpinan Universitas Borneo Tarakan, perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kota Tarakan, unsur Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT), tokoh lintas organisasi keagamaan, serta aparat penegak hukum.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dan sesi diskusi panel bersama para narasumber.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Tekankan Sinergi Cegah Radikalisme

Dalam sambutannya, Kepala Satgaswil Kaltara Densus 88 AT Polri AKBP Vanggivantozy Praduga Satria menyampaikan apresiasi kepada Universitas Borneo Tarakan yang telah memberikan ruang akademik bagi terselenggaranya seminar tersebut.

Ia menegaskan penanggulangan radikalisme dan terorisme tidak dapat dilakukan secara parsial atau hanya mengandalkan pendekatan keamanan semata. Menurutnya, persoalan tersebut harus dihadapi secara komprehensif dengan melibatkan unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, akademisi, dan masyarakat sipil.

Menurut dia, akar persoalan ekstremisme sering kali berkaitan dengan pemahaman ideologi yang keliru, sehingga penanganannya membutuhkan pendekatan dialog, edukasi, serta penguatan wawasan kebangsaan.

“Perguruan tinggi memiliki posisi penting sebagai benteng intelektual dalam membentuk generasi muda yang berpikir kritis, memiliki semangat nasionalisme, dan mampu menangkal pengaruh paham kekerasan,” ujarnya.

Ia juga menyebut perubahan cara pandang mantan pelaku atau simpatisan kelompok radikal menjadi bukti bahwa reintegrasi sosial dan transformasi pemikiran dapat dilakukan melalui pendekatan yang tepat.

Kampus Sebagai Ruang Dialog Ilmiah

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemahasiswaan, dan Alumni UBT, Rukisah, yang mewakili pimpinan universitas, mengatakan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk menghadirkan ruang diskusi terhadap isu-isu strategis yang berkembang di masyarakat.

Ia menjelaskan, seminar tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari fungsi universitas dalam membangun tradisi ilmiah, memperluas wawasan mahasiswa, dan menghadirkan perspektif yang utuh terhadap persoalan sosial kebangsaan.

Menurutnya, transformasi ideologi bukan proses instan, tetapi membutuhkan waktu panjang, pembinaan berkelanjutan, komitmen, serta keterbukaan dalam menerima pandangan baru yang lebih moderat.

“Kampus harus menjadi tempat bertemunya gagasan, ruang berdiskusi secara sehat, agar masyarakat maupun mahasiswa tidak mudah salah memahami suatu persoalan,” katanya.

Ia berharap kegiatan semacam itu dapat terus dilaksanakan guna memperkuat literasi kebangsaan dan mendorong lahirnya generasi muda yang toleran.

Diskusi Panel Hadirkan Narasumber

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran film refleksi terkait upaya pencegahan radikalisme dan transformasi pemahaman keagamaan.

Selanjutnya, peserta mengikuti diskusi panel yang menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Parawijayanto, Muhammad Najih Arromadloni, dan Wiji Joko Santoso, dengan moderator Dr. Moh. Ilham Agang.

Dalam sesi tersebut, para narasumber membahas pentingnya moderasi beragama, pengalaman perubahan cara pandang, serta perlunya memperkuat nilai persatuan bangsa dalam menghadapi tantangan ideologi transnasional dan intoleransi.

Peserta seminar juga diberikan kesempatan berdialog langsung melalui sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Sejumlah mahasiswa dan tamu undangan menyampaikan pertanyaan seputar strategi pencegahan radikalisme di lingkungan kampus dan masyarakat.

Perkuat Wawasan Kebangsaan

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata kepada narasumber serta sesi foto bersama.

Secara keseluruhan, seminar berlangsung aman, tertib, dan lancar. Panitia berharap kegiatan tersebut mampu memperkuat wawasan kebangsaan, menumbuhkan budaya dialog, serta meningkatkan kesadaran bersama bahwa pencegahan ekstremisme membutuhkan kerja sama semua pihak.

Selain itu, seminar ini diharapkan menjadi momentum bagi kalangan akademisi dan masyarakat untuk terus mengedepankan nilai toleransi, persatuan, dan semangat kebhinekaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (*)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Atasi Krisis Air Baku Tarakan, Dari Pengadaan Pompa sampai Pipanisasi Bulungan-Tarakan Sudah Dibahas
Jalan di Selumit Pantai Disemenisasi, Warga Apresiasi Kinerja Hj Jamaliah
Disdik Tarakan Pastikan Tidak Ada Potongan PIP, Bantuan Transfer Langsung ke Rekening Murid
Tarakan Kekurangan Tenaga Guru, Pemkot Koordinasi ke Pusat
Herman Tegaskan Bantuan PIP Harus Tepat Saran, Tanpa Potongan Dalam Bentuk Apapun
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Program Pusling Lapas Tarakan Dukung Literasi Warga Binaan
Literasi
25 September 2026
HLM BI Kaltara Dorong Money Changer Berizin di Kalimantan Utara
Ekonomi
25 September 2026
Tarakan Juara TPID Award 2026, Inflasi Terkendali lewat Inovasi Lokal
Ekonomi
25 September 2026
Pengamat: Stop Hoaks dan Persekusi Digital Anak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Hukum
25 September 2026

Berita Terhangat

BeritaBudayaSeni BudayaTarakan

Pekan Kebudayaan Daerah VI Ditutup, Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus : Kebudayaan dan Keharmonisan Masyarakat Harus Dirawat Bersama

25 Agustus 2026
BeritaEnergiIndustriMigas

SKK Migas dan Polda Kaltim Perkuat Sinergi Pengamanan Hulu Migas

23 Agustus 2026
BeritaEnergiIndustriMigas

Tahap Konstruksi, Pemotongan Baja Perdana untuk Pengembangan Lapangan Gas Laut di Indonesia

14 Agustus 2026
KaltaraProv. Kaltara

Jembatan Garuda Juata Kerikil Resmi Dibuka, Warga Hemat Jarak Tempuh 7 Km

13 Agustus 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?