Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Mahasiswa Sebut Lurah Kampung Enam Arogan, Direktur PDAM Dilaporkan ke Polres
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Hukum > Mahasiswa Sebut Lurah Kampung Enam Arogan, Direktur PDAM Dilaporkan ke Polres

Mahasiswa Sebut Lurah Kampung Enam Arogan, Direktur PDAM Dilaporkan ke Polres

Arif Rusman
Arif Rusman
Published: 25 Mei 2026
Bagikan
3 Minimal Baca
Bagikan

TARAKAN – Aliansi Masyarakat Se-Kota Tarakan menggelar aksi demonstrasi damai di depan Kantor Wali Kota Tarakan, Senin (25/5/2026) sore. Massa gabungan organisasi mahasiswa ini menyampaikan sejumlah aspirasi nasional dan daerah, serta langsung ditemui Plt Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud.

Aksi ini dipicu oleh dua persoalan utama di tingkat lokal. Beberapa waktu lalu, kegiatan nobar (nonton bareng) pesta babi yang digelar komunitas mahasiswa diduga dibubarkan oleh Lurah Kampung Enam.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain itu, mahasiswa juga menemukan unggahan di akun pribadi Direktur PDAM Tirta Alam Tarakan yang diduga menyebarkan data pribadi salah seorang kader HMI.

Koordinator Lapangan aksi, Agung Janumat Rifai, menyampaikan orasi yang memadukan isu nasional dan lokal. Dalam tuntutan nasional, aliansi mengutuk praktik kolonialisme gaya baru di Papua, mendesak Pemerintah Pusat dan Komnas HAM mengusut dugaan penembakan warga sipil bernama Nona Aliko Walia, serta menghentikan pendekatan militeristik di Bumi Cenderawasih.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sementara untuk isu daerah, mahasiswa mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Pemerintah Kota Tarakan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dampak Proyek Strategis Nasional agar tidak merugikan masyarakat lokal.

Secara spesifik, massa menuntut Plt Wali Kota Tarakan mencopot Lurah Kampung Enam yang dinilai arogan dan melanggar hak kebebasan berkumpul serta berpendapat. Mereka juga meminta Polres Tarakan menjamin keamanan ruang diskusi dan kegiatan nobar mahasiswa.

Tak hanya itu, mahasiswa menuntut klarifikasi serta tindakan tegas terhadap dugaan penyebaran data pribadi M. Iqbal, kader HMI Komisariat Ekonomi Raya Universitas Borneo Tarakan (UBT), oleh Direktur PDAM Tirta Alam Tarakan.

Usai menyampaikan aspirasi di kantor wali kota, massa kemudian bergerak ke Mapolres Tarakan untuk melaporkan Direktur PDAM atas dugaan penyebaran data pribadi melalui media sosial.

Plt Wali Kota Tarakan Ibnu Saud langsung menyambut dan mendengarkan aspirasi massa. Ia menyatakan mahasiswa memberikan tenggat waktu satu minggu untuk mendapatkan perkembangan laporan.

“Saya juga tidak mempercayai begitu saja. Semua orang pasti akan membela diri. Makanya kami perlu informasi dari berbagai pihak,” ujar Ibnu Saud.

Ia menegaskan tidak bisa langsung mengambil kesimpulan sebelum ada proses yang utuh. Saat ini, Ibnu Saud sudah memerintahkan Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan mendalam terkait insiden dugaan pembubaran nobar pesta babi.

Terkait tuntutan terhadap Direktur PDAM, Ibnu Saud menekankan prinsip negara hukum.

“Kami tidak boleh berasumsi. Tapi kita menjanjikan bahwa kita akan serius mengusut ini. Tidak bisa kita tiba-tiba memberhentikan orang kalau tidak ada dasar hukumnya,” ujarnya.

Ia menyambut baik langkah mahasiswa yang melaporkan ke Polres. “Saya pastikan, Insya Allah, kami tidak akan melindungi. Ini negara hukum. Tidak ada orang yang kebal hukum di negara ini,” tegas Ibnu Saud.

Aksi berlangsung damai dan kondusif. Hingga berita ini diturunkan, media ini masih mencoba mengkonfirmasi keterangan resmi lebih lanjut dari Lurah Kampung Enam maupun Direktur PDAM Tirta Alam Tarakan terkait tudingan yang dilayangkan mahasiswa. (*)

Reporter : Arif Rusman

Anda Mungkin Juga Menyukai

Nopol Truk Tak Sesuai, Pertamina Akhiri Kontrak Operator SPBU di Bulungan
Pengamat: Stop Hoaks dan Persekusi Digital Anak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bebas Bersyarat dan Kembali ke Tengah Masyarakat, Warga Binaan Lapas Tarakan Kompak Sujud Syukur
Lapas Tarakan Bersama Personil TNI/Polri dan BNNP Kaltara Laksanakan Razia Gabungan, Perkuat Deteksi Dini
Bantah Sebagai Pemilik 74 Kg Emas, Febrie: Saya Tak Punya IUP Tambang, Konsesi Sawit dan Tak Pernah Minta Kuota Impor
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Tarakan Musnahkan 3 Printer Paspor Demi Peremajaan Layanan
Imigrasi
30 September 2026
Pertamina Gelar Maternity Expo, 100 Ibu Hamil di Tarakan Dapat Layanan Gratis
Kesehatan
29 September 2026
Pertamina Pastikan Penyaluran Pertalite ke Nelayan Bulungan Sesuai Aturan
Ekonomi Energi
28 September 2026
Pertamina Tuntaskan Pasokan 415 KL BBM ke Sebatik, Antrean di SPBU Langsung Terurai
Ekonomi Energi
28 September 2026

Berita Terhangat

Hukum

Jalani Program Integrasi Pembebasan Bersyarat, Warga Binaan Siap Kembali Ke Tengah Masyarakat

18 September 2026
Hukum

Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban, Lapas Tarakan Gandeng TNI/POLRI Laksanakan Razia Gabungan

18 September 2026
Hukum

Kriminalisasi Berlebihan atas Sengketa Transfer Pricing Berisiko Pukul Balik Kepercayaan Investor di Indonesia

14 September 2026
Hukum

BAP Tan Kian Dinilai Lemah, Pengamat: Karena Tidak Melihat dan Mengalami Langsung Pemberian Rp 40 M ke Pejabat Kejagung

11 September 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?