Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : DPRD Minta Prioritaskan Perekrutan P3K Guru
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > DPRD Minta Prioritaskan Perekrutan P3K Guru

DPRD Minta Prioritaskan Perekrutan P3K Guru

Redaksi
Redaksi
Published: 5 Februari 2023
Bagikan
3 Minimal Baca
Bagikan

TARAKAN – Meski seleksi P3K telah dilaksanakan,namun minimnya jumlah kuota membuat masih banyaknya tenaga honorer di setiap sekolah seluruh Indonesia khususnya di Kota Tarakan. Tidak mengherankan jika fenomena banyaknya honorer daripada PNS di setiap sekolah menjadi hal yang biasa.

Melihat kondisi tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Tarakan Muhammadiyah Yusuf mengakui jika pihaknya kerap menerima laporan keluhan guru honorer. Bahkan ia menegaskan jika beberpa kali RDP telah dilaksanakan mencari solusi persoalan tersebut. Kendati demikian, kemampuan keuangan daerah masih menjadi faktor terbesar sulitnya dilakukan perekrutan sesuai kuota yang diharapkan.

“Memang ketika kita melihat kondisi sekolah di sini tenaga pendidiknya didominasi honor daripada ASNnya. Sehingga barangkali, ini juga perlu perhatian khusus. Karena kalau tenaga PNS itu, lebih sedikit daripada honorer, maka ini menjadi dilema bagi teman-teman honorer karena mereka pasti merasa ada ketidakadilan dalam dunia kerja,”ujarnya.

Dikatakannya, pihaknya juga menyoroti cukup banyak sekolah di Tarakan yang didominasi tenaga pengajar honorer daripada tenaga pengajar berstatus PNS dan P3K. Sehingga kata dia, hal ini tidak boleh dipandang persoalan sepeleh karena menurutnya hal ini menimbulkan potensi kecemburuan sosial apalagi terjadi dalam waktu cukup lama.

“Mudah-mudahan ada kebijakan Pemerintah pusat untuk pengangkatan minimal P3K sebanyak-banyaknya. Minimal ASN, PNS, P3K itu lebih dominan dari honor bukan malah terbalik. Meski kita mengakui kemampuan daerah cukup terbatas sehingga diperlukan perhatian pemerintah pusat melalui APBN untu. pemerataan kesejahteraan guru,”jelasnya.

“Diakui atau tidak salah satu tenaga yang berperan besar adalah tenaga honorer. Bahkan cukup banyak tenaga honorer dibebankan kerja berat melebihi tanggung jawab PNS. Tapi dari segi penghasilan mereka jauh berbeda. Sehingga hal inilah yang menimbulkan gejolak. Kalau ini terus dibiarkan maka akan dapat berdampak kepada kualitas pendidikan kita,”sambungnya.

Dikatakannya, hal ini juga berpotensi berdampak negatif pada kualitas pendidikan lantaran adanya gejolak antar tenaga pengajar. Menurutnya, meski hal tersebut tidak terlihat urgen namun hal tersebut bisa berdampak cukup serius bagi regenerasi Indonesia. Oleh sebab itu, pihaknya akan berupaya meminta Pemerintah Daerah agar dapat membuka perekrutan P3K pada tenaga pengajar honorer setiap tahunnya.

“Bagaimana mau kualitas pendidikan baik, kalau sesama tenaga pengajar saja masih ada gejolak. Sehingga outputnya akan berdampak kepada siswa. Kita tidak bicara profesional atau tidak, tapi kita bicara keadilan. Keadilan dalam mengapresiasi jasa tenaga pengajar,”tandasnya.

Anda Mungkin Juga Menyukai

SMSI Kaltara Ajak Pemprov Jaga Ekosistem Media Lokal
Pansus III DPRD Kaltara Matangkan Ranperda Perizinan Pengusahaan Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Kayan
Citra APH Buruk Lantaran Galian C Ilegal Masih Operasi. Ketua KI Ajak Kedepankan Bijak
Kuasa Hukum MI Sebut, Kliennya Tak Pernah Terima Panggilan Penyidik Sebelum Ditersangkakan
Satgaswil Kaltara Densus 88 Gelar Seminar Bahas Transformasi Ideologi dan Penguatan Moderasi Beragama
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pasokan Cabai Terbatas, Inflasi Kaltara Naik ke 0,57%
Ekonomi
15 Mei 2026
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, JPU Bongkar Skema Fraud Kerah Putih
Hukum
14 Mei 2026
JPU Duga Pelibatan Pihak Luar seperti Ibam-Jurist Tan Agar Chromebook Tetap Jadi Pilihan
Hukum
13 Mei 2026
Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja ‘Tutup Telinga’ ke Dirjen demi “Gol-kan” ChromeOS
Hukum
12 Mei 2026

Berita Terhangat

BeritaHukum & KriminalKaltaraNasionalProv. Kaltara

Buron Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Dispar Kaltara Ditangkap di Apartemen Makassar

22 April 2026
BeritaHukum & KriminalProv. KaltaraTarakan

BNN Tarakan Soroti Dugaan Peredaran Narkoba di Lapas, Minta Pengawasan Diperketat

22 April 2026
BeritaEkonomiHukum & KriminalProv. KaltaraTarakan

Akademisi UBT Desak Pemda Kendalikan Miras Lewat Perda Kuat, Pajak Tinggi, dan Izin Ketat

21 April 2026
Tarakan

Ikrar Bebas Handphone dan Narkoba, Teguhkan Komitmen Wujudkan Pemasyarakatan Zero Halinar

18 April 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?