Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Yancong Soroti Lemahnya Pengawasan Distribusi BBM dan LPG di Perbatasan Kaltara
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Bulungan > Yancong Soroti Lemahnya Pengawasan Distribusi BBM dan LPG di Perbatasan Kaltara

Yancong Soroti Lemahnya Pengawasan Distribusi BBM dan LPG di Perbatasan Kaltara

Redaksi
Redaksi
Published: 4 Maret 2026
Bagikan
3 Minimal Baca
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Yancong
Bagikan

TANJUNG SELOR – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Yancong, melontarkan kritik keras terhadap pola pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas LPG di wilayah Kaltara, khususnya di daerah perbatasan. Ia menilai, rantai pengawasan dari Pertamina terputus begitu komoditas tersebut sampai di tangan Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) maupun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Yancong menyoroti fenomena antrean panjang yang masih kerap terjadi di beberapa titik, seperti APMS Juata Kerikil di Tarakan dan wilayah pinggir sungai di Tanjung Selor. Menurutnya, hal ini menjadi indikasi adanya tata kelola distribusi yang belum tepat sasaran.

“Pertamina mestinya tidak boleh lepas tangan begitu saja setelah menyuplai ke SPBU atau APMS. Harus ada tanggung jawab moral dan pengawasan hingga ke konsumen akhir, apakah yang menerima itu memang masyarakat yang berhak atau tidak,” ujar Yancong.

Ancaman Produk Malaysia di Perbatasan Politisi senior ini juga menyoroti kondisi di wilayah Nunukan. Ia mengungkapkan kekhawatirannya terkait maraknya produk BBM dan gas asal Malaysia yang mengisi kekosongan pasar akibat tidak optimalnya distribusi produk dalam negeri.

Baca juga : https://infoindo.co.id/pertamina-pastikan-stok-bbm-nunukan-aman-dan-siapkan-langkah-strategis-penguatan-distribusi/

“Jika kita (Indonesia) tidak mampu hadir dengan stok yang cukup dan distribusi yang lancar, maka produk Malaysia akan otomatis hadir di sana. Sebenarnya masyarakat kita punya nasionalisme tinggi, mereka pasti pilih produk Indonesia kalau barangnya ada dan mudah didapat,” tegasnya.

Yancong menambahkan, kehadiran produk tetangga ini bukan sekadar masalah persaingan dagang, melainkan menyangkut kedaulatan dan kehadiran negara di beranda terdepan.

Selain BBM, Yancong juga menyinggung persoalan gas LPG 3 kg atau “Gas Melon”. Ia mencatat adanya ketimpangan antara data stok yang diklaim cukup oleh otoritas terkait dengan kenyataan sulitnya masyarakat mendapatkan gas tersebut di lapangan.

“Stok katanya cukup, tapi masyarakat kita di bawah masih kesulitan. Akhirnya mereka terpaksa beralih mencari tabung gas yang pink (non-subsidi) karena terdesak kebutuhan. Ini artinya ada masalah di distribusi level bawah yang perlu diawasi lebih ketat,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, Yancong meminta Pertamina untuk bersikap tegas kepada para penyalur yang tidak tertib. Ia menyarankan agar Pertamina memberikan peringatan hingga peninjauan ulang izin bagi SPBU atau APMS yang terbukti melakukan pelanggaran distribusi.

“Pertamina adalah wakil negara dalam mendistribusikan energi. SPBU dan APMS adalah tangan panjangnya. Kalau mereka tidak amanah, Pertamina harus berani kasih sanksi atau peringatan. Negara harus hadir di situ, jangan semua diserahkan begitu saja ke mekanisme pasar tanpa pengawasan,” tutupnya. (Sha)

Anda Mungkin Juga Menyukai

KaShafa 2026 Dorong Akselerasi Ekonomi Syariah di Kalimantan Utara
Buron Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Dispar Kaltara Ditangkap di Apartemen Makassar
BNN Tarakan Soroti Dugaan Peredaran Narkoba di Lapas, Minta Pengawasan Diperketat
Akademisi UBT Desak Pemda Kendalikan Miras Lewat Perda Kuat, Pajak Tinggi, dan Izin Ketat
Ikrar Bebas Handphone dan Narkoba, Teguhkan Komitmen Wujudkan Pemasyarakatan Zero Halinar
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Sebut Narasi Chromebook Ferry Irwandi Sesat Pikir, Pengamat: Hukum Pidana Itu Fakta Sidang, Bukan Opini Medsos
Hukum
27 April 2026
Awasi Ketat Masuknya Barang Terlarang di Tengah Tantangan Overcrowded
Hukum & Kriminal
27 April 2026
Wujudkan Pembinaan Intelektual Melalui Pendidikan Inklusif Bagi Narapidana dan Anak Binaan Lapas Tarakan
Hukum
22 April 2026
Kaltara Perkuat Sinergi Ekonomi Kawasan Timur Lewat Konreg PDRB 2026
Ekonomi
18 April 2026

Berita Terhangat

Kaltara

Perkuat Sinergitas Antar APH, Kalapas Sambangi Kejari Tarakan

16 April 2026
BeritaProv. KaltaraTarakan

Bea Cukai Tarakan Catat 18 Penindakan hingga Maret 2026, Nilai Barang Capai Rp2,86 Miliar

15 April 2026
BeritaProv. Kaltara

Pansus IV DPRD Kaltara Bidik Ranperda Perbukuan Jadi Rujukan Nasional

16 April 2026
BeritaProv. Kaltara

Pengawasan LKPj Diperketat, DPRD Kaltara Dalami Aspek Teknis di Kemendagri

16 April 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?