Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Tergiur Untung Besar, Puluhan Member Jadi Korban Investasi Bodong
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Tergiur Untung Besar, Puluhan Member Jadi Korban Investasi Bodong

Tergiur Untung Besar, Puluhan Member Jadi Korban Investasi Bodong

Redaksi
Redaksi
Published: 15 Desember 2022
Bagikan
3 Minimal Baca
Bagikan

TARAKAN – Puluhan warga mendatangi polres Kota Tarakan melaporkan telah menjadi korban investasi bodong dengan kerugian puluhan juta rupiah. Diketahui, pelaku mengimingi korban dengan menawarkan uang berbunga dalam hitungan hari setelah melakukan tanam modal.

Saat diwawancara, MR salah satu korban menerangkan, awalnya ia tergiur investasi itu saat melihat tawaran di Instagram. Pelaku berinisial WAS (23) diketahui repost tawaran investasi di postingan selebgram asal Tarakan. MR kemudian ikut serta dan tergabung dalam grup WhatsApp (WA) investasi tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Awalnya saya melihat repost dari orang yang banyak followersnya. Pertama kali saya transfer 2 Desember, keuntungannya saja saya ambil. Terus kedua kalinya transfer, cuma keuntungannya lambat,”tuturnya.

Dijelaskannya, pelaku yang berinisial WAS menawarkan slot investasi per hari. Misalnya transfer ke rekening WAS Rp200 ribu, maka lima hari kemudian uang jadi Rp350 ribu. Kemudian Rp500 ribu keuntungan jadi Rp1 juta per lima hari. Adapun modus lainnya, pelaku menawarkan open slot transfer satu hari dengan pencarian lebih cepat, namun gate sedikit. Misalnya, hanya diberikan waktu sehari, transfer Rp200 ribu keesokan harinya bertambah Rp100 ribu.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Katanya investasi dalam bentuk peminjaman uang ke orang lain yang disebutnya nasabah dengan sistem bunga. Modalnya dari para member dan keuntungan dari bunga peminjam. Tapi lama-lama, kalau mau menarik modal dan keuntungan saya dipersulit dengan berbagai alasan,”katanya.

“Saya baru ikut di awal Desember tadi. Kalau teman yang lain ada yang ikut lama. Sebagian ada yang pernah datang keuntungan dan ada juga yang sama sekali belum pernah. Kerugian saya Rp2,2 juta. Ada juga yang kerugiannya sampai puluhan juta. Dalam satu grup WhatsApp itu aja ada sekitar 90-an orang dengan jumlah investasi jutaan per orang,”ungkanya.

Diketahui, MR bersama member lainnya mulai curiga pelaku kepada pelaku setelah ada beberapa membernya yang mengeluhkan pembayaran keuntungan macet. Bahkan foto-foto WAS di Instagram juga dihapus dan berkali-kali chat whatshapp.

“Perwakilan kami yang kerugiannya puluhan juta yang laporkan resmi. Kami sempat ke rumahnya di Juata Laut tidak ada, di Jalan Seroja Karang Anyar juga tidak ada. Kalau saya maunya diproses pidana saja, soalnya takutnya ada korban lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kasat Reskrim, Iptu Muhammad Aldi mengatakan pihaknya sudah melakukan penyelidikan awal siapa yang menjadi pelaku dan modusnya.

“Saat ini pelaku yang saat ini kami lakukan pengejaran, ternyata yang berinisial W ini menyerahkan diri tadi siang. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan di Sat Reskrim Polres Tarakan,” tandasnya.

Ia mengatakan, pihaknya masih menindaklanjuti satu laporan dugaan penipuan bermodus investasi bodong yang dilakukan WAS. Namun, korban lainnya bisa melaporkan dengan meminta konfirmasi ke Polres Tarakan.

“Nanti kami sertakan, diperiksa sebagai saksi atau mau melaporkan dengan membawa dokumen pendukung untuk mencocokkan kerugian mereka,”tandasnya.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Nopol Truk Tak Sesuai, Pertamina Akhiri Kontrak Operator SPBU di Bulungan
Pengamat: Stop Hoaks dan Persekusi Digital Anak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bebas Bersyarat dan Kembali ke Tengah Masyarakat, Warga Binaan Lapas Tarakan Kompak Sujud Syukur
Lapas Tarakan Bersama Personil TNI/Polri dan BNNP Kaltara Laksanakan Razia Gabungan, Perkuat Deteksi Dini
Bantah Sebagai Pemilik 74 Kg Emas, Febrie: Saya Tak Punya IUP Tambang, Konsesi Sawit dan Tak Pernah Minta Kuota Impor
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Pertamina Gelar Maternity Expo, 100 Ibu Hamil di Tarakan Dapat Layanan Gratis
Kesehatan
29 September 2026
Pertamina Pastikan Penyaluran Pertalite ke Nelayan Bulungan Sesuai Aturan
Ekonomi Energi
28 September 2026
Pertamina Tuntaskan Pasokan 415 KL BBM ke Sebatik, Antrean di SPBU Langsung Terurai
Ekonomi Energi
28 September 2026
Polisi Tangkap Penimbun BBM Subsidi di Kaltara
Hukum & Kriminal
27 September 2026

Berita Terhangat

Hukum

Jalani Program Integrasi Pembebasan Bersyarat, Warga Binaan Siap Kembali Ke Tengah Masyarakat

18 September 2026
Hukum

Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban, Lapas Tarakan Gandeng TNI/POLRI Laksanakan Razia Gabungan

18 September 2026
BeritaBulunganPerumdaProv. KaltaraTarakan

Atasi Krisis Air Baku Tarakan, Dari Pengadaan Pompa sampai Pipanisasi Bulungan-Tarakan Sudah Dibahas

15 September 2026
BeritaProv. KaltaraTarakan

Jalan di Selumit Pantai Disemenisasi, Warga Apresiasi Kinerja Hj Jamaliah

15 September 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?