Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Rahmah Mustarin: Kepatuhan Regulasi dan Edukasi Publik Jadi Kunci Bisnis Kesehatan Berkelanjutan
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Rahmah Mustarin: Kepatuhan Regulasi dan Edukasi Publik Jadi Kunci Bisnis Kesehatan Berkelanjutan

Rahmah Mustarin: Kepatuhan Regulasi dan Edukasi Publik Jadi Kunci Bisnis Kesehatan Berkelanjutan

Redaksi
Redaksi
Published: 26 Februari 2026
Bagikan
2 Minimal Baca
Screenshot
Bagikan

TARAKAN – Kepatuhan terhadap regulasi dan komitmen pada edukasi publik menjadi fondasi utama dalam menjalankan usaha di sektor kesehatan. Hal itu disampaikan Rahmah Mustarin saat menjadi narasumber dalam kuliah umum bertema Green Healthpreneur di Politeknik Kaltara pada Kamis (26/2/26).

Dalam paparannya, Rahmah menegaskan bisnis kesehatan berbeda dengan sektor usaha lainnya karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan nyawa pasien. Oleh sebab itu, setiap pelaku usaha wajib tunduk dan patuh pada ketentuan yang berlaku.

“Ketika kita berbisnis kesehatan, yang dipertaruhkan adalah keselamatan pasien. Maka regulasi bukan beban, tetapi perlindungan,” ujarnya.

Ia mencontohkan kebijakan terbaru terkait antibiotik yang tidak lagi dapat diserahkan tanpa resep dokter. Menurutnya, perubahan aturan tersebut harus disikapi sebagai langkah penguatan peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, bukan sekadar dilihat dari sisi penurunan omzet.

Rahmah menekankan tenaga kesehatan memiliki keunggulan moral dan profesional dibanding pelaku usaha non-kesehatan, terutama dalam hal literasi medis dan etika pelayanan. Peran edukatif ini dinilai penting untuk mencegah penggunaan obat yang tidak tepat serta mengurangi risiko resistensi antibiotik.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya konsistensi pelayanan, komunikasi yang jelas, dan transparansi informasi kepada pasien. “Komunikasi jangan berlebihan atau menggunakan jargon yang sulit. Masyarakat butuh penjelasan yang mudah dipahami,” katanya.

Dalam konteks keberlanjutan usaha, Rahmah juga mendorong penerapan efisiensi operasional, termasuk pengelolaan stok obat dengan sistem first in first out (FIFO) serta pencatatan keuangan yang disiplin. Efisiensi tersebut, menurutnya, sejalan dengan prinsip teknologi hijau yang menekan limbah dan meningkatkan profitabilitas.

Ia berharap mahasiswa kesehatan tidak hanya berorientasi menjadi pekerja, tetapi juga mampu membangun usaha berbasis etika, empati, dan kepatuhan hukum. “Kepercayaan publik adalah modal terbesar kita. Kalau trust sudah terbentuk, usaha akan berkembang dengan sendirinya,” pungkasnya. (Sdq)

Anda Mungkin Juga Menyukai

SMSI Kaltara Ajak Pemprov Jaga Ekosistem Media Lokal
Pansus III DPRD Kaltara Matangkan Ranperda Perizinan Pengusahaan Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Kayan
Citra APH Buruk Lantaran Galian C Ilegal Masih Operasi. Ketua KI Ajak Kedepankan Bijak
Kuasa Hukum MI Sebut, Kliennya Tak Pernah Terima Panggilan Penyidik Sebelum Ditersangkakan
Hasan Saleh Dorong Peningkatan Mutu Konsumsi Ikan untuk Cerdaskan Generasi Bangsa
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

JPU Duga Pelibatan Pihak Luar seperti Ibam-Jurist Tan Agar Chromebook Tetap Jadi Pilihan
Hukum
13 Mei 2026
Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja ‘Tutup Telinga’ ke Dirjen demi “Gol-kan” ChromeOS
Hukum
12 Mei 2026
Kasus Korupsi Chromebook, Pengamat: Tim Khusus Nadiem di Kasus Tersebut Bukan Inovasi, tapi “Pemerintahan Bayangan”
Hukum
12 Mei 2026
Akselerasi Pemerataan Ekonomi, Wali Kota Tangsel Targetkan 329 Unit Rumah Layak Huni di Tahun 2026
Ekonomi
7 Mei 2026

Berita Terhangat

BeritaPolriProv. KaltaraTarakan

Satgaswil Kaltara Densus 88 Gelar Seminar Bahas Transformasi Ideologi dan Penguatan Moderasi Beragama

28 April 2026
BeritaHukum & KriminalKaltaraNasionalProv. Kaltara

Buron Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Dispar Kaltara Ditangkap di Apartemen Makassar

22 April 2026
BeritaHukum & KriminalProv. KaltaraTarakan

BNN Tarakan Soroti Dugaan Peredaran Narkoba di Lapas, Minta Pengawasan Diperketat

22 April 2026
BeritaEkonomiHukum & KriminalProv. KaltaraTarakan

Akademisi UBT Desak Pemda Kendalikan Miras Lewat Perda Kuat, Pajak Tinggi, dan Izin Ketat

21 April 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?