Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Lapas Tarakan Gelar Asesmen Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi Tahun 2026, Perkuat Reintegrasi Sosial
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Hukum > Lapas Tarakan Gelar Asesmen Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi Tahun 2026, Perkuat Reintegrasi Sosial

Lapas Tarakan Gelar Asesmen Program Rehabilitasi dan Re-Edukasi Tahun 2026, Perkuat Reintegrasi Sosial

Arif Rusman
Arif Rusman
Published: 8 Oktober 2026
Bagikan
3 Minimal Baca
Bagikan

TARAKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan menyelenggarakan penilaian atau asesmen program rehabilitasi dan re-edukasi bagi Narapidana pengguna Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya (NAPZA) dan Narapidana pindana umum bertempat di Aula kunjungan, Rabu (7/10).

Kegiatan yang berlangsung di Gazebo Lapas Kelas I Cipinang tersebut diikuti oleh 70 orang warga binaan tindak pidana Narkotika dan pidana umum yang menjadi calon peserta program rehabilitasi berbasis ketahanan pangan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Asesmen dilaksanakan dengan melibatkan asesor dan petugas registrasi serta tenaga kesehatan Lapas Kelas IIA Tarakan. Proses ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi, riwayat penggunaan NAPZA, kebutuhan, serta kesiapan warga binaan dalam mengikuti program rehabilitasi dan re-edukasi.

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan menerangkan bahwa asesmen menjadi tahapan penting untuk memastikan program rehabilitasi diberikan secara tepat sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing warga binaan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kami ingin setiap program pembinaan diberikan berdasarkan kebutuhan dan kondisi aktual warga binaan. Asesmen ini menjadi langkah awal untuk mengetahui siapa yang memang membutuhkan dan siap mengikuti program rehabilitasi, sehingga proses pembinaan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat nyata,” terangnya.

Menurutnya, program rehabilitasi berbasis ketahanan pangan serta re-edukasi secara intensif juga diharapkan tidak hanya membantu warga binaan dalam proses reintegrasi sosial pemasyarakatan, tetapi sekaligus membangun keterampilan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat.

“Asesmen ini bukan hanya melihat riwayat penggunaan NAPZA, tetapi juga menggali kondisi dan kebutuhan warga binaan secara lebih menyeluruh. Hasilnya akan menjadi bahan dalam menentukan kelayakan serta rekomendasi untuk mengikuti program rehabilitasi,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, setiap warga binaan menjalani proses asesmen oleh asesor, dilengkapi pemeriksaan tenaga kesehatan serta penilaian dari wali atau pembina.

Hasilnya 05 orang warga binaan diusulkan mengikuti program Rehabilitasi dan sebanyak 23 orang warga binaan mengikuti re-edukasi, asesmen kemudian dituangkan dalam rekomendasi yang menjadi bahan pertimbangan dalam proses selanjutnya.

Melalui pelaksanaan asesmen yang terukur, Lapas Kelas IIA Tarakan terus mendorong pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga pada perubahan perilaku, pemulihan, keterampilan, dan kesiapan warga binaan untuk kembali menjalani kehidupan secara positif di tengah masyarakat.

Program ini didukung penuh oleh Mitra diantaranya Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi serta Badan Narkotika Nasional, Kementerian Kesehatan, BRIN dan BNPT. (*)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Tanpa Bukti Langsung, Pengamat Ingatkan Bahaya Presumptive Justice di Kasus Febrie Adriansyah
Pembinaan Kerohanian Rutin, Bekal Warga Binaan Lapas Tarakan Kembali ke Masyarakat
Security PT PRI Diduga Dikeroyok Saat Amankan Aksi Unjuk Rasa di Tarakan
Nopol Truk Tak Sesuai, Pertamina Akhiri Kontrak Operator SPBU di Bulungan
Pengamat: Stop Hoaks dan Persekusi Digital Anak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Menata Ulang Arsitektur Komunikasi Negara: Mengapa Kursi Ketua Bakom Layak Diisi Praktisi PR Profesional
Nasional
5 Oktober 2026
KNPI Tarakan Dukung Restrukturisasi OPD, Harap Birokrasi Lebih Lincah
Pemerintahan
5 Oktober 2026
Kantor Imigrasi Tarakan Musnahkan 3 Printer Paspor Demi Peremajaan Layanan
Imigrasi
30 September 2026
Pertamina Gelar Maternity Expo, 100 Ibu Hamil di Tarakan Dapat Layanan Gratis
Kesehatan
29 September 2026

Berita Terhangat

Hukum

Bebas Bersyarat dan Kembali ke Tengah Masyarakat, Warga Binaan Lapas Tarakan Kompak Sujud Syukur

24 September 2026
Hukum

Lapas Tarakan Bersama Personil TNI/Polri dan BNNP Kaltara Laksanakan Razia Gabungan, Perkuat Deteksi Dini

23 September 2026
Hukum

Bantah Sebagai Pemilik 74 Kg Emas, Febrie: Saya Tak Punya IUP Tambang, Konsesi Sawit dan Tak Pernah Minta Kuota Impor

18 September 2026
Hukum

Jalani Program Integrasi Pembebasan Bersyarat, Warga Binaan Siap Kembali Ke Tengah Masyarakat

18 September 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?