TARAKAN – Banyak ibu hamil di Tarakan yang masih enggan melahirkan di Puskesmas Gunung Lingkas. Alasan utamanya dua, tidak tahu ada layanan persalinan 24 jam, dan khawatir karena kartu BPJS Kesehatan mereka terdaftar di fasilitas kesehatan (faskes) lain. Padahal, Puskesmas ini siap melayani persalinan normal untuk pasien umum maupun BPJS tanpa pandang domisili faskes.
Kepala Puskesmas Gunung Lingkas, dr. Anis Priliatna, membantah anggapan tersebut. Menurutnya, masyarakat selama ini banyak yang salah paham.
“Kalau untuk bersalin, kami siap tiap hari. Kami punya 2 bed pasien untuk bersalin dan ruang nifas 2 hingga 3 bed. Jadi sebetulnya kalau bersalinan tiap hari pun kami siap,” ujar dr. Anis.
Saat ini, dalam satu bulan, melayani sekitar 10 pasien persalinan. Menurut dr. Anis, masih banyak masyarakat yang mengira layanan persalinan hanya melayani pendaftaran untuk proses rujuk ke persalinan di Rumah Sakit.
“BPJS kan tidak terpaku harus wilayah tertentu ke Puskesmas Gunung Lingkas. Sebetulnya mau di mana pun, seluruh Indonesia itu bisa dilayani di puskesmas. Bisa pakai BPJS. Mungkin ini yang selama ini masyarakat kurang tahu,” jelasnya.
Masyarakat cukup membawa kartu BPJS atau KTP. Petugas akan cek melalui NIK. Jika BPJS aktif, pelayanan gratis sesuai ketentuan. Jika tidak aktif, pasien tetap dilayani sebagai pasien umum tanpa diskriminasi.
Bagi pasien umum yang melahirkan normal tanpa komplikasi, biaya yang dikenakan sekitar Rp 800.000. Puskesmas hanya melayani persalinan normal yang tidak memerlukan pemeriksaan penunjang lanjutan atau dokter spesialis.
“Bidan standby 24 jam, bukan on call. Jadi selalu tersedia di situ. Kalau ada kondisi tertentu, kami rujuk ke rumah sakit dengan ambulans yang juga standby 24 jam,” tambah dr. Anis.
Puskesmas Gunung Lingkas bukan satu-satunya yang menyediakan layanan ini. Terdapat empat Puskesmas di Tarakan yang melayani persalinan 24 jam, yaitu Gunung Lingkas, Sebengkok, Karang Rejo, dan Juata. Sementara untuk rawat jalan 24 jam, baru dua Puskesmas yang tersedia. Yakni Puskesmas Karang Rejo dan Puskemas Juata.
dr. Anis berharap informasi ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat, terutama ibu hamil yang tinggal di sekitar wilayah Gunung Lingkas. Dengan fasilitas yang memadai dan tenaga kesehatan yang siap siaga, Puskesmas bisa menjadi pilihan aman, nyaman, dan terjangkau untuk persalinan normal.
Jangan ragu memanfaatkan layanan kesehatan primer yang sudah disediakan pemerintah. Persalinan di Puskesmas bukan berarti kualitas rendah. Justru dengan deteksi dini dan penanganan cepat, banyak risiko bisa diminimalisir.
Bagi yang ingin informasi lebih lanjut, masyarakat bisa langsung datang ke Puskesmas Gunung Lingkas atau menghubungi nomor resmi Puskesmas yang tertera di akun media sosial resmi. Kesehatan ibu dan bayi adalah prioritas. Semoga semakin banyak yang tahu dan memanfaatkan fasilitas ini. (*)
Reporter: Arif Rusman


