TARAKAN – Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Gunung Lingkas, Tarakan, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan mereka. Kepala Puskesmas Gunung Lingkas, dr. Anis Priliatna, menjelaskan detail layanan yang diberikan dalam program tersebut.
Menurut dr. Anis, dalam Cek Kesehatan Gratis, masyarakat akan menjalani screening untuk mengetahui kemungkinan penyakit yang diderita serta mendapatkan tindak lanjut yang sesuai.
“Itu apa saja untuk Cek Kesehatan Gratis? Kita nanti di-screening. Penyakit apa kira-kira yang ada pada diri kita? Dan apa tindak lanjutnya? Tapi yang jelas Bapak Ibu semua diberikan pemeriksaan gula darah. Sekali setahun,” ujar dr. Anis.
Hasil pemeriksaan akan dimasukkan menggunakan NIK. Setelah itu, masyarakat akan menerima rapor kesehatan yang langsung masuk ke ponsel masing-masing.
Program ini bisa dilakukan sepanjang tahun dan terbuka untuk segala usia. Namun, pemeriksaan hanya dilakukan sekali dalam setahun.
Proses screening tidak hanya berupa pemeriksaan fisik. Petugas juga akan mewawancarai peserta terkait gaya hidup dan riwayat penyakit yang pernah diderita. Pertanyaan yang diajukan disesuaikan dengan usia peserta.
“Masyarakat kita lakukan screening, diwawancara terkait dengan gaya hidupnya seperti apa. Kemudian penyakit yang pernah diderita apa. Nah itu disesuaikan dengan umur. Itu beda pertanyaannya dengan dewasa, berbeda pertanyaannya dengan anak-anak,” jelasnya.
Puskesmas Gunung Lingkas memiliki dua dokter yang bertugas di dalam dan luar gedung. Tim luar gedung biasanya bertugas di posyandu serta melakukan kegiatan jemput bola ke RT-RT.
Sementara layanan di dalam gedung puskesmas dibuka setiap hari. Pendaftaran dimulai pukul 07.30 hingga 12.30.
Bagaimana jika saat Cek Kesehatan Gratis ditemukan kondisi yang cukup kritis? Dr. Anis menjelaskan, asalkan peserta memiliki BPJS aktif, pihak puskesmas akan melakukan rujukan sesuai faskes yang tertera di kartu peserta.
Sebagai contoh, jika ditemukan hipertensi dan membutuhkan pemeriksaan EKG, pemeriksaan tersebut bisa langsung dilakukan di puskesmas.
“Jadi mohon maaf, misalkan oh ternyata pada saat CKG ditemukan hipertensi. Oh ternyata butuh EKG. Kami lakukan EKG. Pemeriksaan EKG ada di puskesmas loh. Nggak perlu harus jauh-jauh ke rumah sakit. Di puskesmas sudah ada EKG,” tegasnya.
Dengan adanya Cek Kesehatan Gratis ini, masyarakat Tarakan diharapkan lebih mudah memantau kondisi kesehatan mereka secara rutin dan mendapatkan penanganan lebih cepat jika ditemukan masalah. (*)
Reporter: Arif Rusman



