LTARAKAN – Aliansi Mahasiswa Perbatasan Melawan menyampaikan aspirasi terkait layanan penerbangan perintis di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Utama Juwata Tarakan langsung menerima dan memfasilitasi penyampaian aspirasi tersebut dengan kondusif.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan damai di lingkungan Bandara Juwata Tarakan. Perwakilan mahasiswa menyampaikan berbagai masukan dan tuntutan, mulai dari peningkatan layanan transportasi udara perintis, transparansi informasi, mekanisme pelayanan, hingga aksesibilitas penerbangan bagi masyarakat di daerah perbatasan.
Kepala UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan, Bambang Hartato, hadir langsung bersama jajaran manajemen bandara. Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Utara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tarakan, serta Base Coordinator PT Asi Pudjiastuti Aviation (Susi Air). Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan keseriusan dalam mendengar suara masyarakat.
Bambang Hartato mengapresiasi cara penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai dan mengedepankan dialog.
“Bandara Juwata Tarakan menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi. Seluruh masukan yang disampaikan pada hari ini telah kami terima untuk ditindaklanjuti kepada pihak-pihak yang memiliki kewenangan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Bambang Hartato.
Dalam kesempatan tersebut, Bandara Juwata Tarakan menegaskan komitmennya sebagai penyelenggara pelayanan kebandarudaraan untuk terus memberikan layanan yang aman, selamat, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.
Pihak bandara juga menyatakan akan terus mendukung keterbukaan informasi publik serta memperkuat komunikasi antara masyarakat, operator penerbangan, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Berbagai masukan dari mahasiswa akan dikoordinasikan dan disampaikan kepada instansi terkait sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut.
“Selama kegiatan berlangsung, operasional penerbangan dan pelayanan kepada pengguna jasa di Bandara Juwata Tarakan tetap berjalan normal, aman, dan lancar,” tambah Bambang Hartarto.
Bandara Juwata Tarakan merupakan salah satu pintu gerbang transportasi udara strategis di Kalimantan Utara. Bandara ini memegang peranan penting dalam mendukung konektivitas wilayah perbatasan, pertumbuhan ekonomi daerah, pelayanan sosial, serta mobilitas masyarakat.
Melalui penyampaian aspirasi ini, Bandara Juwata Tarakan mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga komunikasi yang konstruktif guna mewujudkan konektivitas udara yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Utara, khususnya di wilayah perbatasan. (*)
Reporter: Arif Rusman


