Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Usulan Soal Sistem Zonasi di PPDB Jadi Atensi Pansus 4 DPRD Kaltara
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Advertorial > Usulan Soal Sistem Zonasi di PPDB Jadi Atensi Pansus 4 DPRD Kaltara

Usulan Soal Sistem Zonasi di PPDB Jadi Atensi Pansus 4 DPRD Kaltara

Redaksi
Redaksi
Published: 4 Agustus 2022
Bagikan
3 Minimal Baca
Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan oleh DPRD Kaltara.
Bagikan

TARAKAN – Konsultasi publik yang dilakukan oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kaltara membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan, menuai berbagai masukan.

Konsultasi publik atau Public Hearing yang digelar di Ballroom Kayan Hotel Tarakan Plaza, menghadirkan berbagai pihak mulai dari DPRD Provinsi dan Kabupaten/kota, Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/kota, Dewan Pendidikan, akademisi dan kepala sekolah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Saran yang dilontarkan kepada Pansus tersebut diantaranya terkait insentif guru dan evaluasi PPDB jalur zonasi. Keduanya dipertimbangkan juga akan kondisi geografis Kaltara yang begitu luas.

“Seperti Insentif guru itu tidak harus sama, tapi insentif bagi guru-guru di daerah terpencil itu harus dibedakan karena mereka sudah mau mengabdikan diri di daerah terpencil dengan biaya kebutuhan yang lebih tinggi,” ungkap Ketua Pansus 4 DPRD Kaltara, Dr. Syamsuddin Arfah, Kamis (4/8/2022).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Melalui masukan tersebut, ia berharap pendidikan tidak hanya berkiblat di kota tetapi juga di daerah terpencil sehingga dapat merata.

Tak hanya insentif guru, PPDB Zonasi dalam konsultasi publik ini disebutkan perlu dikaji ulang, karena Kaltara tidak dapat terlalu menerapkan sistem zonasi, lantaran masih ada daerah yang ketumpahan dan langka.

“Sedangkan akreditasi sekolah itu berbeda, seperti di daerah terpencil ada sekolah yang tidak terakreditasi. Kemudian mereka harus masuk di daerah tersebut, mau masuk di daerah lain itu bukan zonasinya,” tambah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Guna mewujudkan penyelenggaraan pendidikan di Kaltara, beberapa saran dan pertimbangan tersebut akan memasuki tahap finalisasi bersama Dewan Pendidikan, Biro Hukum, sebelum diinternalisasi oleh DPRD Kaltara.

“Setelah ini kita akan fasilitasi di Kemenkumham selama 5 hari, kemudian beberapa masukan kita tinjau lagi,” ucapnya.

Dikatakan Syamsuddin Arfah, Perda ini menjadi Ranperda ini dapat menjadi Perda induk, mengingat Kaltara belum pernah memiliki Perda induk. Perda ini menurutnya telah lama digulirkan, sehingga pihaknya menindaklanjutinya di prioritas pembentukan Perda, kemudian membentuk tim pembahasan.

“Selama pembahasan Raperda ini, berjalan dengan baik lantaran dibahas secara detail setiap pasalnya. Harapan kami akhir Agustus ini sudah bisa pengesahan, itu targetnya,” tutur dia.

Penerapan Perda Penyelenggaraan Pendidikan ini, nantinya akan dijabarkan kembali dalam Peraturan Gubernur (Pergub) dan Komisi IV DPRD Kaltara bakal monitoring tahapan implementasinya.(ad/hms_dprd)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Tarakan Kekurangan Tenaga Guru, Pemkot Koordinasi ke Pusat
Herman Tegaskan Bantuan PIP Harus Tepat Saran, Tanpa Potongan Dalam Bentuk Apapun
Mahasiswa Hukum UBT Dibekali Praktik Kerja Profesi dan Kuliah Umum Bersama Praktisi
Dialog Publik Soroti Kerusakan Gunung Bulu Bawakaraeng, Kolaborasi Mahasiswa Pecinta Alam Dorong Perlindungan Serius
MAPALASTA Ambil Peran Strategis dalam Riset Nasional Restorasi Gunung Bulu Bawakaraeng Berbasis Ekoteologi
TAGGED:borneoDPRD KaltaraFbFokusborneoFokusHeadlinePansusPelajarPendidikanPPDBPublic Hearing DPRD Kaltara
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Program Pusling Lapas Tarakan Dukung Literasi Warga Binaan
Literasi
25 September 2026
HLM BI Kaltara Dorong Money Changer Berizin di Kalimantan Utara
Ekonomi
25 September 2026
Tarakan Juara TPID Award 2026, Inflasi Terkendali lewat Inovasi Lokal
Ekonomi
25 September 2026
Pengamat: Stop Hoaks dan Persekusi Digital Anak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Hukum
25 September 2026

Berita Terhangat

Pendidikan

Sekolah Lansia NURANI Hadir di Tarakan, Ajak Lansia Tetap Aktif dan Bahagia

2 Juli 2026
Pendidikan

Bukan Pencari Kerja, Pemuda Tarakan Ini Pilih Jadi Pencipta Lapangan Kerja

30 Juni 2026
Pendidikan

Hasil Seleksi Jalur Domisili SMPN Tangsel Diumumkan Malam Ini, Pemkot Jamin Transparansi

27 Juni 2026
Politik

Anak Muda Dominasi, PDI Perjuangan Tarakan Siap Turun ke Akar Rumput

11 Juni 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?