TARAKAN – Ketua DPC PDI Perjuangan Tarakan, Edi Patanan, menegaskan pembentukan kepengurusan partai di berbagai tingkatan merupakan kewajiban sesuai AD/ART dan peraturan partai pasca Kongres PDI Perjuangan. Pernyataan ini disampaikannya usai pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Tarakan, Kamis (11/6/2026).
Menurut Edi, proses pembentukan kepengurusan telah melalui tahapan ketat. Mulai dari penjaringan, tes tertulis, hingga psikotes, sebelum akhirnya dilantik.
“Jadi saya bicara proses dulu, sesuai dengan pasca kongres PDI Perjuangan, itu adalah rapat tertinggi di PDI Perjuangan dan kemudian kita mengambil keputusan, kesepakatan yang tertuang di dalam AD/ART dan peraturan partai,” ujar Edi Patanan.
Ia menambahkan pembentukan struktur kepengurusan dari tingkat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi, DPC, PAC, hingga Ranting dan Anak Ranting bersifat wajib bagi PDI Perjuangan.
Edi merinci timeline pembentukan struktur partai secara nasional.
“Pengurus DPP itu sudah terbentuk di Kongres ke-6 PDI Perjuangan pada tanggal 1 Agustus 2025, itu sudah sah. Kemudian pengurus DPD dan DPC terbentuk di bulan Oktober sampai Desember tahun 2025. Kalau PAC itu mulai dari Maret sampai bulan Juni ini sudah terbentuk semua. Kalau Ranting dan Anak Ranting itu mulai dari Juni sampai Desember harus terbentuk semua tahun 2026,” jelasnya.
Struktur ini merupakan ujung tombak partai di lapangan yang bertugas langsung mendengar aspirasi dan keluhan masyarakat, kemudian menyampaikannya kepada tiga pilar partai, yaitu eksekutif, legislatif, dan struktural.
Menurutnya, struktur partai dari tingkat RT hingga pusat merupakan ujung tombak PDI Perjuangan di lapangan. Para pengurus ini yang langsung bertemu masyarakat, mendengar aspirasi serta keluhan, kemudian menyampaikannya kepada tiga pilar partai, yaitu eksekutif (pemerintahan), legislatif (DPR/DPRD), dan struktural partai.
Terkait persiapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan Pemilu mendatang, Edi menegaskan PDI Perjuangan belum membahas target kursi atau calon. Partai saat ini lebih memfokuskan diri pada kerja nyata untuk kesejahteraan masyarakat.
“PDI Perjuangan masih fokus bekerja, bekerja untuk kesejahteraan rakyat. Tentunya pemilihan legislatif dan kepala daerah masih jauh, kami masih fokus untuk bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan partai terus menjalankan kaderisasi melalui Sekolah Partai dan pendidikan politik guna mempersiapkan kader menghadapi berbagai kontestasi politik ke depan.
“Secara pengkaderan kita juga ada sekolah partai tentunya untuk menghadapi baik itu pilkada, kita memang itu digembleng ya, dan kemudian ada namanya kaderisasi pendidikan politik, itu sudah kita siapkan semua,” pungkas Edi Patanan.
Pelantikan PAC ini menjadi bagian dari konsolidasi internal PDI Perjuangan Tarakan menjelang berbagai agenda politik nasional dan daerah di masa mendatang. (*)
Reporter: Arif Rusman


