Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Golkar Siapkan Strategi Inovatif Tarik Pemilih Usia Produktif Menuju 2029
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Bulungan > Golkar Siapkan Strategi Inovatif Tarik Pemilih Usia Produktif Menuju 2029

Golkar Siapkan Strategi Inovatif Tarik Pemilih Usia Produktif Menuju 2029

Siddiq Rustan
Siddiq Rustan
Published: 30 November 2025
Bagikan
3 Minimal Baca
Ketua DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia
Bagikan

TANJUNG SELOR – Ketua DPP Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mendorong partainya melakukan transformasi strategi untuk meraih pemilih usia 17–50 tahun yang diperkirakan mencapai 72 persen pada Pemilu 2029. Menurut Bahlil, Musda harus berfungsi sebagai forum konsolidasi politik.

Golkar memandang perubahan demokrasi pemilih sebagai momen strategis yang menentukan arah politik jangka menengah. Dengan proyeksi 72 persen pemilih berada di rentang usia produktif 17–50 tahun pada 2029, partai dituntut tidak hanya menyesuaikan pesan kampanye tetapi juga bentuk keterlibatan politiknya. Pendekatan yang diusulkan Bahlil mengedepankan fungsi dan program ketimbang sekadar struktur organisasi memberi sinyal bahwa Golkar akan mengintensifkan aktivitas komunikasi dua arah, menyampaikan janji politik sekaligus mendengarkan keluhan dan aspirasi kaum muda secara terukur dan berkelanjutan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Di tahun 2029 nanti, jumlah pemilih di usia 17 tahun sampai dengan 50 ini 72 persen. Maka tidak ada cara lain adalah Golkar harus melakukan strategi inovatif untuk bagaimana merekrut dan meraih simpati pemilih yang mayoritas itu,” ujarnya dalam sambutan saat Musda DPD Golkar Kaltara pada Minggu (30/11/25).

Secara operasional, konsolidasi dari provinsi hingga kecamatan akan diterjemahkan ke dalam beberapa langkah praktis, penguatan pengurus kecamatan dan desa sebagai basis relawan, pengembangan program kaderisasi yang memadukan pelatihan kepemimpinan dengan keterampilan ekonomi. Serta kampanye digital yang menargetkan platform populer generasi muda. Selain itu, program-program lokal yang nyata seperti inkubasi usaha mikro, beasiswa pendidikan vokasi, atau forum aspirasi pemuda diproyeksikan menjadi alat ukur efektivitas dalam meraih simpati dan dukungan di level akar rumput.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Bahlil menekankan pentingnya pendekatan fungsional bukan hanya struktural meliputi komunikasi vertikal dan horizontal serta program kaderisasi yang mampu menarik minat generasi muda. Target DPP, menurutnya, adalah penambahan kursi di semua tingkatan legislatif sebagai ukuran keberhasilan kepengurusan.

Dia juga menginstruksikan rehabilitasi dan evaluasi kepengurusan DPD II serta memperkuat pengurus kecamatan dan desa untuk menjaga mesin politik Golkar tetap hidup di akar rumput.

“Partai siapa yang survive adalah partai yang bisa menarik hati perasaan anak-anak muda,” kata Bahlil.

Tantangan yang harus diantisipasi Golkar adalah fragmentasi preferensi politik generasi muda dan kebutuhan untuk menghadirkan narasi pemerintahan yang relevan dengan keseharian mereka. Lapangan kerja, akses pendidikan dan pelatihan, serta layanan publik yang cepat dan transparan. Untuk itu, evaluasi berkala terhadap kinerja DPD II dan rehabilitasi struktur organisasi yang disebut Bahlil bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan langkah penting agar mesin politik partai tetap adaptif terhadap dinamika lokal dan nasional.

Jika implementasi instruksi ini konsisten dan terukur, hasilnya bukan hanya penambahan kursi legislatif yang menjadi target DPP, tetapi juga pembentukan citra Golkar sebagai partai yang mampu bertransformasi menjadi lebih relevan bagi generasi produktif. Musda DPD Kaltara yang digelar kini berpotensi menjadi model uji bagi strategi tersebut, dengan catatan bahwa janji konsolidasi harus diikuti peta jalan program konkret dan indikator keberhasilan yang jelas menuju Pemilu 2029. (sdq)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Atasi Krisis Air Baku Tarakan, Dari Pengadaan Pompa sampai Pipanisasi Bulungan-Tarakan Sudah Dibahas
Jalan di Selumit Pantai Disemenisasi, Warga Apresiasi Kinerja Hj Jamaliah
Disdik Tarakan Pastikan Tidak Ada Potongan PIP, Bantuan Transfer Langsung ke Rekening Murid
Tarakan Kekurangan Tenaga Guru, Pemkot Koordinasi ke Pusat
Herman Tegaskan Bantuan PIP Harus Tepat Saran, Tanpa Potongan Dalam Bentuk Apapun
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Program Pusling Lapas Tarakan Dukung Literasi Warga Binaan
Literasi
25 September 2026
HLM BI Kaltara Dorong Money Changer Berizin di Kalimantan Utara
Ekonomi
25 September 2026
Tarakan Juara TPID Award 2026, Inflasi Terkendali lewat Inovasi Lokal
Ekonomi
25 September 2026
Pengamat: Stop Hoaks dan Persekusi Digital Anak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Hukum
25 September 2026

Berita Terhangat

BeritaBudayaSeni BudayaTarakan

Pekan Kebudayaan Daerah VI Ditutup, Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus : Kebudayaan dan Keharmonisan Masyarakat Harus Dirawat Bersama

25 Agustus 2026
BeritaEnergiIndustriMigas

SKK Migas dan Polda Kaltim Perkuat Sinergi Pengamanan Hulu Migas

23 Agustus 2026
BeritaEnergiIndustriMigas

Tahap Konstruksi, Pemotongan Baja Perdana untuk Pengembangan Lapangan Gas Laut di Indonesia

14 Agustus 2026
KaltaraProv. Kaltara

Jembatan Garuda Juata Kerikil Resmi Dibuka, Warga Hemat Jarak Tempuh 7 Km

13 Agustus 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?