TARAKAN – Sebanyak sembilan mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan (UBT), menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), berupa sosialisasi bertema manajemen risiko dalam kehidupan sehari-hari serta pengenalan mekanisme asuransi. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium SMK Negeri 1 Tarakan pada Selasa (26/5/26).
Acara yang dikemas secara interaktif ini menghadirkan tiga pemateri dari kalangan mahasiswa. Bunga Najwa membawakan materi pertama tentang Manajemen Risiko dalam Kehidupan Sehari-hari. Dalam paparannya, ia menjelaskan pentingnya mengidentifikasi, menganalisis, serta mengendalikan berbagai risiko yang mungkin timbul dari aktivitas rutin, mulai dari risiko kesehatan, kecelakaan, hingga kerugian finansial.
Materi kedua disampaikan oleh Anis Farisa dengan topik Mekanisme Asuransi dan Jenis-Jenisnya. Anis menguraikan secara rinci bagaimana sistem asuransi bekerja, prinsip dasar pengalihan risiko, serta ragam produk asuransi yang umum seperti asuransi kesehatan, jiwa, kendaraan, dan pendidikan. Penjelasannya dilengkapi dengan contoh skema premi dan klaim yang mudah dipahami oleh siswa SMK.
Pemateri terakhir, Muhammad Al-Idrus, memberikan sesi Studi Kasus Jiwasraya. Ia membahas secara mendalam kasus gagal bayar (default) yang menimpa PT Asuransi Jiwasraya (Persero), termasuk kronologi, penyebab utama seperti praktik investasi bermasalah dan tata kelola yang lemah, serta dampaknya terhadap nasabah dan industri asuransi di Indonesia. Sesi ini memberikan pelajaran penting bagi peserta tentang pentingnya transparansi, regulasi, serta kehati-hatian dalam memilih produk asuransi.
Kegiatan tidak berlangsung secara monoton. Panitia membuka dengan sesi ice breaking untuk mencairkan suasana, dilanjutkan dengan permainan melatih kekompakan yang melibatkan seluruh peserta. Sebagai puncak interaksi, diadakan kuis berhadiah seputar manajemen risiko dan asuransi. Para siswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat mendapatkan hadiah menarik.
Salah satu pemateri, Anis Farisa, menyampaikan sosialisasi ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. “Kami ingin membekali siswa SMK, terutama jurusan akuntansi, dengan pemahaman praktis mengenai risiko dan asuransi. Bekal ini berguna baik untuk kehidupan pribadi maupun kelak saat mereka memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Para siswa SMKN 1 Tarakan terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Salah satu peserta mengaku mendapatkan wawasan baru bahwa asuransi bukan sekadar produk, melainkan strategi manajemen risiko yang penting. “Sekarang saya paham pentingnya memilih asuransi yang sesuai kebutuhan,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan ditutup dengan sesi foto bersama. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan generasi muda semakin sadar akan pentingnya perlindungan risiko sejak dini.

