TARAKAN – Gardu Markoni Domino Club (MDC) Tarakan sukses menggelar turnamen Domino MDC CUP I. Kegiatan eksklusif ini berlangsung Sabtu (8/8/2026) di Gedung Sri Tower, Tarakan, Kalimantan Utara.
Turnamen ini hanya diikuti empat tim yang direkomendasikan beberapa gardu di Kota Tarakan. Acara tersebut sekaligus menjadi ajang perkenalan resmi terbentuknya Gardu MDC. Struktur kepengurusan MDC terdiri dari Dewan Pembina Herman, S.H., Dewan Pengarah Ricky Valentino, M.I.Kom., dan Ketua MDC Sulaiman, S.H., LL.M.
Kegiatan digelar bertepatan dengan momentum menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus mendatang. Selain kompetisi, turnamen ini juga menjadi sarana silaturahmi antar pemain domino di Tarakan.
Ketua MDC Sulaiman, S.H., LL.M. mengungkapkan alasan di balik pembentukan klub ini. Ia mengaku heran melihat antusiasme warga yang selalu bermain domino di kedai kopi maupun kafe.
“Ternyata pemain kartu domino ini ramai juga. Saya heran, setiap hari di kedai kopi dan kafe, kenapa orang selalu bermain domino. Semua memiliki kartu domino. Saya coba, ternyata domino permainan yang sangat menarik. Begitu saya coba, saya ketemu dengan permainan yang saya sukai,” ujar Sulaiman.
Karena kecintaan terhadap permainan tersebut, ia mengajak teman-teman yang sama-sama gemar bermain domino. “Akhirnya, bagaimana kalau kita buat namanya Markoni Domino Club (MDC),” lanjutnya.
Sulaiman juga menyinggung teori efek domino yang pernah dibacanya. “Saya baca-baca artikel, saya menemukan makna. Kita butuh menyimpan satu kartu domino yang cantik. Ternyata ada teori efek domino oleh H.N. Jennings. Salah menempatkan posisi di awal, itu bisa berantakan,” katanya.
Dewan Pembina MDC yang juga Anggota DPD RI Kalimantan Utara, Herman, S.H., mengaku sempat bingung ketika tiba-tiba ditunjuk sebagai pembina dan diminta mengeksekusi kegiatan ini. Namun, ia bersyukur acara akhirnya terlaksana dengan baik.
“Pada sore hari ini, jujur saja saya sangat bingung. Tiba-tiba ada MDC, tiba-tiba saya jadi Dewan Pembina, tiba-tiba disuruh eksekusi buat kegiatan. Alhamdulillah sore ini terlaksana, walaupun dengan berbagai macam persoalan. Itulah dinamika kita,” tuturnya.
Herman memastikan turnamen serupa akan digelar lebih meriah tahun depan. “Insyaallah panjang umur, tahun depan kita adakan lebih meriah dari ini. Sponsor makin besar, hadiahnya makin menarik. Saya pastikan Pak Wali juga harus ikut main,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Tarakan Khairul menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat silaturahmi sekaligus menyambut HUT RI. Ia juga menyinggung efek domino dalam setiap aktivitas.
“Tujuan kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi. Setiap kegiatan pasti ada efek dominonya. Ini dalam rangka silaturahmi dan memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Mudah-mudahan tujuan itu bisa tercapai,” ujar Khairul.
Menurutnya, peminat permainan domino di Tarakan sangat banyak, bahkan bisa mencapai ratusan orang. Ia mengapresiasi perubahan persepsi terhadap domino yang kini lebih dilihat sebagai olahraga tradisional, bukan lagi dikaitkan dengan judi.
“Dulu olahraga domino masih ada bau-bau judi. Sekarang sudah tidak dianggap demikian. Bahkan Kapolres sendiri dulu suka membuat acara ini sampai banyak sekali pesertanya,” jelasnya.
Khairul mengingatkan agar semangat sportivitas tetap dijaga. “Mudah-mudahan kegiatan positif semacam ini bisa terus dilaksanakan. Yang perlu dijaga, jangan sampai bermain menimbulkan disharmoni di antara anggota. Menang dan kalah adalah hal biasa. Apalagi hadiahnya cukup besar,” pesan Wali Kota.
Ia menutup dengan ucapan selamat kepada pengurus MDC. “Alhamdulillah bisa dilaksanakan dengan baik. Sekali lagi, selamat kepada para pengurus MDC yang sudah sukses menyelenggarakan kegiatan ini.”
Turnamen Domino MDC CUP I diharapkan menjadi awal dari rangkaian kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan warga Tarakan, sekaligus menjaga semangat silaturahmi menjelang HUT RI. (*)
Reporter: Arif Rusman


