Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Serikat Buruh Bulungan Nilai Polri Independen Jamin Rasa Aman
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Hukum > Serikat Buruh Bulungan Nilai Polri Independen Jamin Rasa Aman

Serikat Buruh Bulungan Nilai Polri Independen Jamin Rasa Aman

Redaksi
Redaksi
Published: 5 Februari 2026
Bagikan
2 Minimal Baca
Bagikan

BULUNGAN – Dukungan agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, suara tersebut datang dari kalangan buruh di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Ketua Serikat Buruh Borneo Raya Kabupaten Bulungan, Ibrahim, menegaskan bahwa independensi Polri merupakan faktor penting dalam menjaga keadilan, kepastian hukum, serta perlindungan hak-hak pekerja.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurutnya, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden akan membuat institusi tersebut lebih netral dan tidak mudah diintervensi kepentingan tertentu.

“Bagi kami kaum buruh, Polri yang independen adalah jaminan rasa aman. Ketika terjadi persoalan ketenagakerjaan, konflik industrial, atau aksi unjuk rasa, buruh membutuhkan aparat yang profesional dan tidak berpihak,” kata Ibrahim.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ibrahim menilai, selama ini Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, termasuk saat buruh menyampaikan aspirasi secara demokratis.

Keberadaan Polri yang netral, kata dia, menjadi penyeimbang antara kepentingan pekerja dan pengusaha agar semua proses berjalan sesuai hukum.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa buruh di daerah seperti Bulungan sangat bergantung pada situasi keamanan yang kondusif. Stabilitas tersebut tidak hanya berdampak pada kenyamanan bekerja, tetapi juga pada keberlangsungan investasi dan lapangan kerja.

“Kalau keamanan terganggu, yang pertama kali terdampak adalah buruh. Karena itu kami mendukung penuh Polri tetap berada di bawah Presiden agar fokus menjaga keamanan nasional tanpa tarik-menarik kepentingan,” ujarnya.

Ibrahim juga berharap Polri terus meningkatkan pendekatan humanis dalam menangani isu ketenagakerjaan.

Menurutnya, dialog dan penegakan hukum yang adil akan memperkuat kepercayaan buruh terhadap institusi kepolisian.

“Buruh bukan lawan negara. Kami mitra dalam pembangunan. Polri yang profesional dan independen akan menjadi penjaga keadilan bagi semua pihak,” tutup Ibrahim. (*)

Reporter : Arif Rusman

Anda Mungkin Juga Menyukai

Kritik Dianggap Hoaks, Beda Pendapat Dicap Gaduh: Menjaga Nalar Publik dalam Perang Narasi Kasus Febrie Ardiansyah di Medsos
Peduli Kesehatan Mental, Lapas Tarakan Bersama IPK Indonesia Wilayah Kaltara Gelar Psikoedukasi dan Skrining Mental
Pihak Febrie Minta Penyidik Usut Pemilik 74 Kg Emas: Jangan Hanya Andalkan Pengakuan Tersangka!
Kasus Febrie Adriansyah, Pengamat Pertanyakan Dasar Perkara TPPU
Pengamat: Isu Terhadap Febrie Adriansyah Diduga Bagian dari ‘Corruptor Fights Back’ untuk Lumpuhkan Kejaksaan
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

DPRD Tarakan Dorong Kepastian Status Lahan di WKP
Tarakan
11 Agustus 2026
Komisi I DPRD Tarakan Minta BPN Atensi Pengajuan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan
Tarakan
11 Agustus 2026
Soroti Pelayanan BPN Tarakan, DPRD Tekan Pentingnya Kepastian Hukum Hak Tanah Warga
Tarakan
10 Agustus 2026
Pengurusan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan Tertahan Sumur Tua, DPRD Tarakan Gelar RDP
Tarakan
10 Agustus 2026

Berita Terhangat

Hukum

Rumah Febrie Ardyansah Digeledah Tanpa Adanya Pemeriksaan Awal, Pengamat: Ini Praktek ‘Fishing Expedition’

24 Juli 2026
Hukum

Pengamat: Ada Benturan Kepentingan di Balik Isu Liar Kasus Febrie

21 Juli 2026
Hukum

UU Perampasan Aset Belum Disahkan, Praktisi: Penyitaan Kafe De Clan dan Rumah Sentul Prematur dan Langgar Hak Konstitusi

20 Juli 2026
Hukum

Pakar: Penetapan Febrie sebagai Tersangka Tanpa Diperiksa Bertentangan dengan Konstitusi dan Langgar HAM

19 Juli 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?