Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Masyarakat Adat Malinau Minta Polri Tetap Mandiri
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Hukum > Masyarakat Adat Malinau Minta Polri Tetap Mandiri

Masyarakat Adat Malinau Minta Polri Tetap Mandiri

Redaksi
Redaksi
Published: 3 Februari 2026
Bagikan
3 Minimal Baca
Bagikan

MALINAU – Persatuan Masyarakat Adat Daerah Aliran Sungai Tubu (PERBUMASDASTU) Malinau menyatakan dukungannya agar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tetap berada langsung di bawah Presiden. Sikap ini dinilai penting untuk menjaga independensi Polri dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan masyarakat, termasuk di wilayah pedalaman Kalimantan Utara.

Ketua PERBUMASDASTU Malinau, Yohanes Padan, menegaskan bahwa masyarakat adat memerlukan kehadiran aparat yang netral dan tidak mudah dipengaruhi kepentingan politik maupun tekanan kelompok tertentu.

“Polri harus tetap independen di bawah Presiden. Kami masyarakat adat butuh kepastian bahwa polisi bekerja untuk rakyat, bukan untuk kepentingan tertentu,” ujar Yohanes saat dikonfirmasi.

Yohanes menyebut, masyarakat adat di Daerah Aliran Sungai (DAS) Tubu hidup di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan. Dalam kondisi seperti itu, keberadaan aparat keamanan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga stabilitas sosial dan mencegah konflik.

Menurutnya, Polri memiliki peran strategis dalam memastikan situasi tetap kondusif, terutama saat terjadi persoalan sosial yang berpotensi memicu gesekan di tingkat kampung.

“Kalau keamanan terganggu, aktivitas masyarakat ikut lumpuh. Ini bukan cuma soal ketertiban, tapi juga soal kelangsungan hidup,” tegasnya.

Selain menjaga keamanan, Yohanes menilai independensi Polri juga berkaitan langsung dengan perlindungan hak masyarakat adat. Ia menekankan bahwa aparat kepolisian harus tetap profesional dan berpegang pada aturan, terutama ketika menghadapi persoalan yang menyangkut kepentingan publik.

Yohanes mengatakan masyarakat adat berharap Polri bisa berdiri di tengah, tidak berpihak, dan tetap menjunjung asas keadilan.

“Kami ingin polisi benar-benar menjadi pengayom. Kalau Polri kuat dan independen, masyarakat kecil juga merasa terlindungi,” katanya.

Yohanes juga menyoroti bahwa tantangan keamanan di wilayah pedalaman tidak hanya berkaitan dengan kriminalitas, tetapi juga persoalan sosial yang membutuhkan pendekatan humanis.

Ia berharap Polri terus memperkuat pelayanan di daerah terpencil, termasuk membangun komunikasi yang baik dengan tokoh adat dan warga setempat.

“Kami tidak minta yang muluk-muluk. Yang penting polisi hadir, cepat merespons, dan bisa bekerja sama dengan masyarakat adat,” ucap Yohanes.

PERBUMASDASTU Malinau turut mendorong agar Polri terus memperkuat integritas serta meningkatkan kepercayaan publik melalui kerja-kerja profesional. Yohanes menilai kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama di daerah yang memiliki karakter sosial dan budaya yang kuat seperti DAS Tubu.

“Kami mendukung Polri tetap di bawah Presiden supaya lebih jelas garis komandonya dan tetap independen. Yang terpenting, Polri harus tetap profesional,” tutupnya.

Dengan dukungan dari masyarakat adat,Yohanes berharap Polri semakin kuat sebagai institusi yang dipercaya, sekaligus mampu menjaga keamanan dan ketertiban secara adil di seluruh wilayah, termasuk kawasan pedalaman Malinau. (*)

Reporter : Arif Rusman

Anda Mungkin Juga Menyukai

JPU Duga Pelibatan Pihak Luar seperti Ibam-Jurist Tan Agar Chromebook Tetap Jadi Pilihan
Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja ‘Tutup Telinga’ ke Dirjen demi “Gol-kan” ChromeOS
Kasus Korupsi Chromebook, Pengamat: Tim Khusus Nadiem di Kasus Tersebut Bukan Inovasi, tapi “Pemerintahan Bayangan”
PT Meris Abadi Jaya Siap Bayar Kompensasi Pekerja PHK
Selesaikan Polemik Ketenagakerjaan, Komisi I DPRD Tarakan Temui PT Meris
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Pansus III DPRD Kaltara Matangkan Ranperda Perizinan Pengusahaan Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Kayan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
8 Mei 2026
Akselerasi Pemerataan Ekonomi, Wali Kota Tangsel Targetkan 329 Unit Rumah Layak Huni di Tahun 2026
Ekonomi
7 Mei 2026
Citra APH Buruk Lantaran Galian C Ilegal Masih Operasi. Ketua KI Ajak Kedepankan Bijak
Berita Bulungan Hukum & Kriminal Malinau Nunukan Prov. Kaltara Tana Tidung Tarakan
7 Mei 2026
Airin Raih Penghargaan Leader Regional Development, Wali Kota Benyamin Davnie: Beliau Adalah Arsitek Kemajuan Tangsel
NUSANTARA
7 Mei 2026

Berita Terhangat

Hukum

JPU Buka Suara Soal Nadiem Jalani Sidang dengan Infus di Tangan: Terdakwa Sehat, Tidak Diinfus

5 Mei 2026
Hukum

Mangkrak 5 Tahun, GAMKI Bulungan Desak KPK Usut Proyek Jembatan Apau Kayan

30 April 2026
Hukum

Sebut Narasi Chromebook Ferry Irwandi Sesat Pikir, Pengamat: Hukum Pidana Itu Fakta Sidang, Bukan Opini Medsos

27 April 2026
Hukum

Wujudkan Pembinaan Intelektual Melalui Pendidikan Inklusif Bagi Narapidana dan Anak Binaan Lapas Tarakan

22 April 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?