Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Masih Langka
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Ekonomi > Masih Langka

Masih Langka

Redaksi
Redaksi
Published: 14 Maret 2022
Bagikan
3 Minimal Baca
Masih Langka, DPRD Usulkan Operasi Pasar Digelar
Bagikan

TARAKAN – Masih langkanya minyak goreng yang terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia membuat kesulitan di masyarakat. Dengan kondisi itu, beberapa distributor malah mengaku belum dapat menjual stok minyak yang ada di gudang. Hal itu lantaran belum adanya refaksi pabrik sebagai tanda persetujuan untuk menganti biaya berlebih saat dilakukan pembelian.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Tarakan Muhammad Yusuf menerangkan, guna mengantisipasi kelangkaan memasuki bulan Ramadhan, pihaknya mengusulkan agar dilakukannya Operasi Pasar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Berkenaan dengan kelangkaan minyak goreng di Kota Tarakan, apalagi saat ini menjelang memasuki bulan Ramadhan, memang pada umumnya, teman-teman pengusaha itu dalam kondisi stoknya kosong. Karena memang suplai dari pabrik terganggu,”ujarnya, (14/03/2022).

“Kami memberikan rekomendasi sebagai upaya untuk menetralisir kekurangan (stok) ini, di sisi lain juga masih ada stok yang dimiliki pengusaha, oleh karena itu kami merekomendasikan kepada pemerintah untuk melaksanakan operasi pasar,”sambungnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Sehingga paling tidak akan menutupi kelangkaan minyak goreng saat ini. Tentunya kami berharap, pemerintah dapat hadir di masyarakat dalam rangka mengantisipasi kelangkaan memasuki Ramadhan ini,”terangnya.

Sementara itu, sebelumnya Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) dan UMKM Tarakan Untung Prayitno menerangkan, hingga saat ini suplai minyak goreng ke distributor masih terkendala lantara belum adanya kesepakatan antara pabrik dan distributor terkait perjanjian harga.

“Sampai saat ini belum bisa direfaksi, maksudnya belum ada persetujuan dari pabrik, karena pabrik belum bisa menormalkan harga tersebut. Jadi barang itu masih ada di gudang tapi dia belum berani (mengeluarkan). (Merk) Kunci mas tetap bisa masuk, ini saya dapat informasi dari distributor. Dalam 2 atau 3 hari ini dia akan datang dengan harga yang baru harga HET,”katanya.

“Kalau di ritel itu memang harus harga HET tidak boleh di atas HET. Karena mereka langsung dari pusat. Karena mereka sudah ada perjanjian dengan pihak Asosiasi Ritel Indonesia. Makanya kyak Alfamidi, Ramayana, barang itu tidak disebut Tarakan tapi dia langsung mengambil dari pabrik di Jawa. Mereka sudah ada kesepakatan itu harga HET,”lanjutnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih berupaya untuk mengatasi persoalan tersebut. Menurutnya, keharusan menjual pada batas harga membuat distributor enggan melakukan suplai lantaran ancaman kerugian. Sehingga, diperlukan sebuah penjanjian antara distributor dan pabrik agar dapat menurunkan harga jual.

“Kalau saya maunya walaupun harga mahal tapi barangnya ada, masyarakat kita tidak masalah. Tapi dari Kementrian itu tetap harus harga HET. Ini juga upaya mempersiapkan bulan Ramadhan,”terangnya.

“Persoalannya sebenarnya distributor itu mau saja mengeluarkan. Tapi dia rugi, dia beli dengan harga Rp 20 ribu tapi dia disuruh jual Rp 14 ribu, tidak mungkin dia mau bisnis rugi,”tutupnya.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Pertamina Pastikan Penyaluran Pertalite ke Nelayan Bulungan Sesuai Aturan
Pertamina Tuntaskan Pasokan 415 KL BBM ke Sebatik, Antrean di SPBU Langsung Terurai
HLM BI Kaltara Dorong Money Changer Berizin di Kalimantan Utara
Tarakan Juara TPID Award 2026, Inflasi Terkendali lewat Inovasi Lokal
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Pasokan Pertalite di Pulau Sebatik
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Tarakan Musnahkan 3 Printer Paspor Demi Peremajaan Layanan
Imigrasi
30 September 2026
Nopol Truk Tak Sesuai, Pertamina Akhiri Kontrak Operator SPBU di Bulungan
Hukum
29 September 2026
Pertamina Gelar Maternity Expo, 100 Ibu Hamil di Tarakan Dapat Layanan Gratis
Kesehatan
29 September 2026
Polisi Tangkap Penimbun BBM Subsidi di Kaltara
Hukum & Kriminal
27 September 2026

Berita Terhangat

Ekonomi

Ahli Keuangan: Transfer Pricing Itu Legal, Jika Ada Kerugian Negara Harus Hasil Audit BPK

21 September 2026
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Pengawasan dan Pembinaan SPBU

8 September 2026
Ekonomi

Transformasi D’Baloy Food yang Menghidupkan Komoditas Unggulan Kaltara

27 Agustus 2026
Ekonomi

Deddy Sitorus Desak Kaltara Bangun Ekosistem Ekonomi, Bukan Sekadar Program

6 Agustus 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?