Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Rismanto Soroti Skema Distribusi BBM di Nunukan yang Sering Tersendat
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Nunukan > Rismanto Soroti Skema Distribusi BBM di Nunukan yang Sering Tersendat

Rismanto Soroti Skema Distribusi BBM di Nunukan yang Sering Tersendat

Redaksi
Redaksi
Published: 4 Maret 2026
Bagikan
3 Minimal Baca
Anggota DPRD Kalimantan Utara, Rismanto,ST,.MT,.MPSDA saat melakukan kunjungan kerja di kantor PT Pertamina Tarakan.
Bagikan

TARAKAN – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Rismanto, menyampaikan keluhan mendalam terkait kondisi distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Nunukan yang dinilai tidak stabil. Hal ini disampaikan dalam sebuah pertemuan dengan pihak Fuel terminal Pertamina Tarakan, Rabu (4/3/2026).

Rismanto mengungkapkan bahwa masyarakat di wilayah perbatasan seringkali menghadapi situasi sulit akibat stok BBM yang mendadak kosong dalam periode tertentu. Fenomena ini dianggap janggal karena pada waktu-waktu lainnya pasokan terlihat sangat lancar, namun seketika bisa berubah menjadi kelangkaan yang menyulitkan mobilitas warga.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Kondisi ini memicu pertanyaan besar dari pihak legislatif mengenai bagaimana sebenarnya skema pengiriman yang diterapkan oleh Pertamina untuk wilayah Nunukan. Rismanto menegaskan bahwa kejelasan mengenai penyebab keterlambatan ini sangat dinantikan oleh masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berlarut-larut.

Menurutnya, kepastian distribusi sangat krusial mengingat ketergantungan masyarakat di wilayah kepulauan dan perbatasan terhadap ketersediaan bahan bakar sangatlah tinggi untuk menggerakkan roda ekonomi lokal.

“Kami mempertanyakan terkait skema pengiriman di Nunukan, karena terkadang stoknya sangat baik dan lancar, namun kenapa dalam kondisi tertentu terjadi beberapa kali keterlambatan, apa penyebabnya supaya saya bisa jelaskan kepada konstituen kami di Nunukan,” ujar Rismanto.

Lebih lanjut, Rismanto menekankan bahwa persoalan BBM ini berkaitan erat dengan pelayanan publik yang mendasar, serupa dengan kebutuhan akan aliran listrik. Ia memberikan perumpamaan bahwa gangguan kecil dalam distribusi dapat berdampak besar bagi kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama bagi mereka yang mengandalkan kendaraan untuk bekerja.

Oleh karena itu, ia berharap Pertamina dapat memberikan gambaran yang lebih detail mengenai kendala teknis maupun operasional yang sering terjadi di lapangan selama ini.
Pihak DPRD Kaltara juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam pelayanan karena BBM menyangkut hajat hidup orang banyak di Kalimantan Utara.

Politisi Nasdem ini menyebutkan bahwa dirinya kerap menerima laporan dari konstituen mengenai antrean panjang atau kekosongan stok yang terjadi secara tiba-tiba tanpa ada penjelasan yang memadai. Hal ini menuntut adanya transparansi dari pihak penyalur mengenai jadwal pengiriman dan kapasitas angkut yang dialokasikan untuk wilayah Nunukan setiap bulannya.

“Masalah BBM ini menyangkut sama halnya dengan PLN, ini menyangkut nyawa dari perputaran ekonomi masyarakat, meskipun mati atau kosong hanya beberapa hari saja, tetap saja itu sangat berdampak bagi warga di sana,” tegas Rismanto.

Ia meminta adanya perbaikan sistemik agar distribusi ke Nunukan tidak lagi mengalami pasang surut yang drastis. Ia berharap ke depannya ada koordinasi yang lebih intensif antara Pertamina, pemerintah daerah, dan lembaga legislatif untuk memantau arus masuk BBM ke wilayah tersebut. Dengan adanya komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, diharapkan masalah kelangkaan musiman di perbatasan Kaltara dapat segera teratasi demi kesejahteraan masyarakat luas. (Sha)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Tarif PBJT ditetapkan 10%, Untuk Restoran Penyedia Makanan dan Minuman
Sebut UU Tidak Wajibkan 10%, Akademisi Hukum Desak Peninjauan Kembali Pajak Restoran di Tarakan
Deddy “Arsenal” Sitorus
Momentum Idul Adha, Tani Merdeka Kaltara Bagikan Daging Kurban
Polres Tarakan Laksanakan Sertijab Kapolsek KSKP dan Penyerahan Jabatan Kasat Resnarkoba
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Merger Perumda Hingga Penggabungan OPD Masuk Propemperda 2026
Parlemen
3 Juni 2026
Tim Gabungan Berhasil Ungkap Peredaran Sabu 23,9 Gram di Tarakan Utara
Hukum & Kriminal
2 Juni 2026
Herman Bagikan Kuota KIP Kuliah Tanpa Istimewakan Almamater
Pendidikan
2 Juni 2026
Menguliti Narasi Pseudo Moral Superiority Yusuf Amir, Mengapa Pembela Hak Koruptor Mendadak Nyaring di Ruang Digital?
Hukum
1 Juni 2026

Berita Terhangat

BeritaHukumKaltaraMahasiswaProv. KaltaraTarakanViral

Direktur PDAM Tarakan Dilaporkan ke Polisi, Iwan Setiawan : Belum Saatnya Saya Bicara

29 Mei 2026
BeritaMahasiswaPendidikanProv. KaltaraTarakan

Mahasiswa Akuntansi Universitas Borneo Tarakan Gelar Sosialisasi Manajemen Risiko dan Asuransi di SMKN 1 Tarakan

26 Mei 2026
BeritaProv. KaltaraTarakan

BPK Kaltara Serahkan LHP, Ada Temuan Pemalsuan Dokumen

25 Mei 2026
BeritaProv. KaltaraTarakan

Puluhan Tahun Berdiri, Aset Pemerintah dan Lahan Warga Tarakan Tak Bersertifikat Akibat WKP

25 Mei 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?