TARAKAN – Optimisme konsumen di Kalimantan Utara masih terjaga pada Maret 2026. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang berada di level 125,11, jauh di atas ambang batas optimis 100.
Meski demikian, hasil Survei Konsumen Bank Indonesia menunjukkan sedikit perlambatan dibandingkan bulan sebelumnya. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Utara, Hasiando G. Manik, menyatakan seluruh indeks konsumen masih berada di zona optimis, mengindikasikan daya beli masyarakat tetap terjaga dengan baik.
“IKK pada Maret 2026 tercatat sebesar 125,11, melambat dibandingkan Februari yang mencapai 128,06,” ujar Hasiando dalam keterangan resminya.
Berdasarkan rincian survei, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) pada Maret berada di level 117,18, turun tipis dari 118,29 pada Februari. Sementara Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tercatat sebesar 133,04, melambat dari posisi 137,83 di bulan sebelumnya.
Survei Konsumen merupakan survei bulanan yang dilakukan Bank Indonesia untuk memotret persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini serta ekspektasi mereka ke depan. Indeks ini menjadi salah satu indikator penting perkembangan konsumsi rumah tangga dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
Survei ini melibatkan 200 rumah tangga sebagai responden di wilayah Kalimantan Utara. Meski ada perlambatan, Bank Indonesia menilai tingkat keyakinan konsumen yang masih di atas 100 menunjukkan bahwa masyarakat masih cukup percaya diri terhadap kondisi ekonomi saat ini dan prospek ke depan.
Data ini memberikan sinyal positif bagi perekonomian Kaltara, terutama dalam mendukung konsumsi rumah tangga yang menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi. KPw BI Kaltara akan terus memantau perkembangan keyakinan konsumen sebagai bahan pertimbangan kebijakan moneter dan stimulus ekonomi. (*)
Reporter : Arif Rusman

