Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Jarang Terlihat, Akademisi Pertanyakan “Kinerja” Ketua DPRD Tarakan
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Pemerintahan > Jarang Terlihat, Akademisi Pertanyakan “Kinerja” Ketua DPRD Tarakan

Jarang Terlihat, Akademisi Pertanyakan “Kinerja” Ketua DPRD Tarakan

Redaksi
Redaksi
Published: 2 Maret 2022
Bagikan
2 Minimal Baca
Jarang Terlihat, Akademisi Pertanyakan "Kinerja" Ketua DPRD Tarakan
Bagikan

TARAKAN – Belum lama ini mahasiswa sempat melakukan aksi dalam merefleksi 2,5 tahun kinerja DPRD Kota Tarakan. Namun, ada yang menarik dari aksi yang dilakukan 2 jilid tersebut yakni tidak adanya kehadiran sosok Al Rhazali selaku Ketua DPRD Kota Tarakan.

Meski Wakil Ketua DPRD Yulius Dinandus telah mengklarifikasi ketidakhadiran fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, namun hal tersebut memancing ingatan masyarakat terhadap minimnya kehadiran ketua DPRD Tarakan dalam setiap agenda penting.

Melihat kondisi itu, salah satu akademisi kawakan Kaltara Dr. Ismid Mado, ST, MT angkat suara. Ismit aksi yang dilakukan sejumlah mahasiswa pekan lalu dikarenakan kehadiran ketua DPRD belum dirasakan masyarakat. Menurutnya, Ketua DPRD saat ini tidak menunjukan sikap layaknya sebagai seorang pemimpin lantaran dinilai kurang memprioritaskan kepentingan masyarakat.

“Ketua DPRD Tarakan saat ini tidak menunjukkan kolektif kolegial sebagai ketua yang merujuk pada sistem kepemimpinan yang melibatkan para pihak yang berkepentingan dalam mengeluarkan keputusan atau kebijakan melalui mekanisme yang ditempuh, bahkan musyawarah untuk mencapai mufakat dengan mengedepankan semangat keberasamaan,”ujarnya, (02/03).

Kata dia, Wakil Rakyat tidak hanya bukan hanya dituntut pada kinerja saja. Melainkan, diperlukan moral dan atitute sebagai publik figur. Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa jika ketua DPRD saat ini kurang dalam komunikasi kepada masyarakat sehingga menurutnya, masyarakat tidak pernah terwakili.

“Misalnya dicontohkan ketika demo yang dilakukan kemarin atau yang pernah dilakukan sebelumnya dan ketuanya tidak pernah hadir untuk bertemu massa. Kalau di Jepang ketuanya mendapatkan hal seperti itu mundur sudah ketuanya. Itu bukan lagi masalah administrasi, hukum tetapi masalah etika, moral dan adat,”tuturnya.

Menurutnya, jika kemudian hari masyarakat menginginkan adanya pergantian Ketua DPRD, maka hal itu sah-sah saja. Mengingat, selama ini masyarakat tidak merasakan secara nyata kehadiran Ketua DPRD Tarakan.

“Kalau dikatakan ketua DPRD tidak ingin dipublis segala aktivitasnya, kan sekarang jamannya teknologi masa tidak dimuat dalam media sosial. Katakanlah 10 kegiatan masa sama sekali tidak ada yang diekspos,”tandasnya.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Program “KPU Mengajar” Hadir di Tarakan, Siapkan Generasi Muda Jadi Pemilih Pintar
DPRD Tarakan Rencanakan Panggil OPD dan Perusahaan Buntut PHK Petugas Kebersihan
Mendagri Instruksikan Kepala Daerah dan Wakilnya Libur Lebaran
Supaya Bisa Diawasi Masyarakat, BGN Wajibkan SPPG Punya TikTok dan Instagram
Rismanto Kritik Draft Raperda Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinilai Terlalu General
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

JPU Duga Pelibatan Pihak Luar seperti Ibam-Jurist Tan Agar Chromebook Tetap Jadi Pilihan
Hukum
13 Mei 2026
Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja ‘Tutup Telinga’ ke Dirjen demi “Gol-kan” ChromeOS
Hukum
12 Mei 2026
Kasus Korupsi Chromebook, Pengamat: Tim Khusus Nadiem di Kasus Tersebut Bukan Inovasi, tapi “Pemerintahan Bayangan”
Hukum
12 Mei 2026
Pansus III DPRD Kaltara Matangkan Ranperda Perizinan Pengusahaan Sumber Daya Air di Wilayah Sungai Kayan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
8 Mei 2026

Berita Terhangat

Politik

Jateng dan Bali Jadi Target PSI, Rusdi Masse Perkuat Peta Politik

7 Februari 2026
BeritaBulunganMalinauNunukanPemerintahanPendidikanProv. KaltaraTana TidungTarakan

Daftar Penerima Beasiswa Kaltara Unggul 2025 Resmi Dirilis

18 Desember 2025
BeritaBulunganMalinauNunukanPartaiPolitikProv. KaltaraTana TidungTarakan

Golkar Siapkan Strategi Inovatif Tarik Pemilih Usia Produktif Menuju 2029

30 November 2025
BeritaBulunganMalinauNunukanPemerintahanPemprov KaltaraProv. KaltaraTana TidungTarakan

Sosialisasi Perda, Syamsuddin Arfah Tekankan Akses Pendidikan dan Program Beasiswa Kaltara Unggul

28 November 2025
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?