Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Festival Budaya Dumud Disambut Antusias Masyarakat
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Festival Budaya Dumud Disambut Antusias Masyarakat

Festival Budaya Dumud Disambut Antusias Masyarakat

Redaksi
Redaksi
Published: 24 Desember 2022
Bagikan
3 Minimal Baca
Bagikan

TARAKAN – Sebagai upaya melestarikan budaya tak benda, masyarakat Kota Tarakan kembali menggelar adat budaya Dumud yang dilaksanakan di Jalan Agus Salim Kelurahan Selumit Kecamatan Tarakan Tengah Kota Tarakan. Budaya Dumud memiliki arti pesta bagi masyarakat yang ada di darat yang dikemas ke dalam pertunjukan seni khas suku Tidung.

Saat dikonfirmasi, Ketua Panitia Budaya Adat Dumud, Usman Najrid Maulana mengatakan tahun ini merupakan tahun ketiga Dumud digelar. Tak hanya pertunjukan seni, hal ini juga dinilai untuk melestarikan budaya tak benda di Bumi Paguntaka.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Untuk pelaksanaan Dumud pertama kali dilaksanakan pada 2018, tahun kedua di tahun 2020 dan tahun ketiga di tahun 2022.
Pelaksanaan pagelaran budaya Dumud ini berlangsung sejak 19 hingga 24 Desember 2022. Diinisiasi oleh Rumah Panggung Pagun Tengara Art Ploration pihaknya mengajak Gabungan Warga Selumit (Gawas) untuk turut menjadi panitia penyelenggara pelaksanaan pertunjukan seni ini,”ujarnya, (24/12/2022).

Lanjutnya, ia menerangkan hampir seluruh etnis yang ada di wilayah Selumit bergabung untuk mensukseskan kegiatan Dumud ini. Adapun tema yang diangkat pada Dumud ketiga ini ialah Gesinggau Imbayud yang artinya bersama beriringan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Rangkaian kegiatannya tetap seperti tahun 2018, pertama karnaval budaya dan hampir semua masyarakat terlibat antusias juga, dilanjutkan dengan acara sukab sungud yang artinya buka bicara,” bebernya.

Lanjutnya, rangkaian acara selanjutnya ialah Kiwon Gengkasi yang artinya kasih sayang. Secara kebetulan rangkaian acara ini berlangsung dan bertepatan dengan Hari Ibu. Selanjutnya terdapat pulau rangkaian Berudot Mulud Nabi dan akan dilanjutkan dengan Sumpur Arsyakal. Pada rangkaian selanjutnya ada pula Bekerangan Gambus Bedindang dan ditutup dengan Kiwon Bebingkai.

Ia menuturkan, adapun pagelaran budaya melibatkan warga sekitar dan juga pelajar di Kota Tarakan. Menariknya lagi tak hanya pelajar yang ada di sekolah umum namun juga pelajar asal Sekolah Luar Biasa (SLB) turut andil menampilkan sebuah karya.

“Di sini juga ada bazar dan makanan khas masyarakat tradisional suku Tidung, ada juga UMKM terlibat untuk meramaikan kegiatan budaya adat Dumud di sepanjang jalan Selumit,” jelasnya.

Dijelaskan Usman, meski pelaksanaan budaya Dumud baru memasuki tahun ketiga, Usman berharap agar pagelaran seni ini dapat dikenal luas oleh masyarakat. Untuk diketahui Dumud juga masuk ke dalam kalender of event.

“Kami berharap kegiatan Dumud ini nantinya mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Pelaksanaan Dumud di tahun ini mendapatkan support dari Pemerintah Provinsi Kaltara. Meski anggaran yang dikeluarkan terbilang masih kurang kami telah mengantisipasi untuk mengumpulkan dana swadaya dari masyarakat Selumit,”jelas dia.

“Jadi kami yakin dan percaya dari pemerintah memang support, didukung penuh oleh Provinsi Kaltara, kalau Pemkot Tarakan juga akhirnya memperhatikan untuk kesuksesan acara ini. Intinya berharap kepada pemerintah untuk coba dipikirkan anggarannya, karena ini dibantu warga juga. Untuk acara kurang lebih seminggu rasanya kalau Rp 80 juta potong pajak jauh dari kata cukup, yang pada akhirnya melibatkan swadaya,”pungkasnya.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Jembatan Garuda Juata Kerikil Resmi Dibuka, Warga Hemat Jarak Tempuh 7 Km
DPRD Tarakan Dorong Kepastian Status Lahan di WKP
Komisi I DPRD Tarakan Minta BPN Atensi Pengajuan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan
Soroti Pelayanan BPN Tarakan, DPRD Tekan Pentingnya Kepastian Hukum Hak Tanah Warga
Pengurusan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan Tertahan Sumur Tua, DPRD Tarakan Gelar RDP
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Jaksa Hari Wibowo
Hukum
15 Agustus 2026
Tahap Konstruksi, Pemotongan Baja Perdana untuk Pengembangan Lapangan Gas Laut di Indonesia
Berita Energi Industri Migas
14 Agustus 2026
Baru Terbentuk, Markoni Domino Club Langsung Gelar Turnamen Eksklusif
Kaltara
8 Agustus 2026
Ketua DPRD Tarakan Hadiri Pengukuhan DPC IWAPI, Tegaskan Komitmen Dukung Pengusaha Perempuan
Tarakan
7 Agustus 2026

Berita Terhangat

Tarakan

DPRD Tarakan Apresiasi Komitmen Pemkot Realisasikan Pembangunan Sirkuit Balap dan Proyek Strategis

11 Agustus 2026
Tarakan

Buka Safari Gotong Royong Bareng Demokrat, Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus Tekankan Pentingnya Keharmonisan dan Lingkungan Clean

11 Agustus 2026
Tarakan

Pemasangan PJU Jalan Poros Tanjung Pasir Tembus 85 Persen, DPRD Tarakan Dorong Penuntasan di APBD-P

11 Agustus 2026
Tarakan

Ketua DPRD Tarakan Hadiri Kenal Pamit Kapolres, Perkuat Sinergi dengan  Polri

11 Agustus 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?