By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Muhammad Hatta Dorong Penyelesaian Rencana Kebijakan Secara Tuntas, Ingatkan Belajar dari Daerah Lain
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Prov. Kaltara > Muhammad Hatta Dorong Penyelesaian Rencana Kebijakan Secara Tuntas, Ingatkan Belajar dari Daerah Lain

Muhammad Hatta Dorong Penyelesaian Rencana Kebijakan Secara Tuntas, Ingatkan Belajar dari Daerah Lain

Redaksi
Redaksi
Published: 10 Maret 2026
Bagikan

TARAKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Muhammad Hatta, menekankan pentingnya menjaga semangat dan komitmen bersama dalam merampungkan pembahasan suatu rencana kebijakan daerah agar dapat diselesaikan secara tuntas. Hal tersebut disampaikannya dalam forum rapat pembahasan bersama sejumlah pihak terkait.

Dalam penyampaiannya, Hatta mengungkapkan bahwa sejak awal pembahasan rencana tersebut, seluruh pihak yang terlibat menunjukkan antusiasme dan semangat yang tinggi. Menurutnya, semangat tersebut muncul karena adanya harapan bahwa apabila rencana itu berhasil diselesaikan, maka Kalimantan Utara berpotensi menjadi daerah yang pertama atau salah satu daerah yang berhasil merealisasikannya.

“Kita dari awal membahas rencana ini sangat semangat, karena ada harapan jika ini bisa selesai dan rampung, maka Kalimantan Utara yang melakukan hal ini,” ujarnya dalam rapat tersebut, Selasa (10/3/26).

Namun demikian, ia juga menyoroti informasi yang disampaikan oleh salah satu narasumber dalam forum rapat, yakni Bambang. Dalam penjelasannya, Bambang menyebutkan bahwa sebenarnya terdapat daerah lain yang pernah membahas rencana serupa, tetapi proses tersebut tidak berhasil diselesaikan hingga tuntas.

Menanggapi hal tersebut, Hatta menilai penting bagi seluruh pihak untuk memahami lebih jauh penyebab gagalnya pembahasan serupa di daerah lain. Menurutnya, pemahaman terhadap hambatan yang pernah terjadi akan menjadi pelajaran penting agar hal yang sama tidak terulang di Kalimantan Utara.

Ia meminta agar informasi mengenai kendala yang dihadapi daerah tersebut dapat dijelaskan secara lebih rinci, sehingga menjadi bahan evaluasi dalam proses pembahasan yang sedang berlangsung.

“Perlu mungkin kita tahu sedikit persoalannya apa, kira-kira kemudian ini tidak selesai. Jangan sampai ada persoalan atau hal-hal yang sama yang nanti kita hadapi di Kalimantan Utara,” katanya.

Lebih lanjut, Hatta mengingatkan bahwa identifikasi terhadap berbagai potensi hambatan perlu dilakukan sejak awal. Dengan demikian, apabila terdapat indikator atau kondisi yang mirip dengan daerah lain yang gagal merampungkan rencana tersebut, maka langkah antisipasi dapat segera dilakukan.

Ia menilai langkah tersebut penting agar proses pembahasan yang sedang berjalan tidak terhenti di tengah jalan, sekaligus memastikan bahwa target penyelesaian dapat dicapai secara optimal.

“Jangan sampai ada persoalan atau indikasi yang hampir sama dengan wilayah yang pernah membahas hal ini sebelumnya,” ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, Hatta kembali menegaskan harapannya agar semangat yang telah terbangun sejak awal pembahasan dapat terus dipertahankan oleh seluruh pihak yang terlibat. Ia optimistis bahwa dengan kerja sama dan komitmen bersama, rencana yang sedang dibahas tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

“Supaya kita ini lebih semangat lagi untuk bisa menyelesaikan ini. Insya Allah saya kira kita bisa menyelesaikan ini,” tutupnya.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD dan pemangku kepentingan di Kalimantan Utara untuk memastikan setiap rencana kebijakan yang dirumuskan dapat melalui proses kajian yang matang, sekaligus mempertimbangkan pengalaman daerah lain sebagai bahan pembelajaran dalam pengambilan keputusan. (sdq)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Arming Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi dalam Raperda Pemberdayaan Desa
Tiduri Siswinya Dua Kali, Guru SMK di Tarakan Dilaporkan Ke Polisi
Jumlah TKA di Kaltara Tercatat Capai 240 Jiwa
Putra Daerah Kalimantan Berhasil Mendapat Gelar ‘Doktor’ di Usia Muda
Gubernur Kaltara Tekankan Pentingnya Publikasi Program Pemerintah
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0

Berita Terbaru

Supa’ad Hadianto : Media Sosial untuk Transparansi Kegiatan dan Dokumentasi Publik
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Maret 2026
DPRD Kaltara Dorong Penguatan Bahasa dan Sejarah Lokal dalam Raperda Perbukuan dan Literasi
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Maret 2026
DPRD Kaltara Dorong Raperda Perbukuan dan Budaya Literasi untuk Perkuat Sejarah dan Penulis Lokal
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Maret 2026
Minim Penerbit dan Distribusi Buku, Vamelia Ibrahim minta Perkuat Regulasi Literasi
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Maret 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber