TARAKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Muhammad Hatta, menekankan pentingnya menjaga semangat dan komitmen bersama dalam merampungkan pembahasan suatu rencana kebijakan daerah agar dapat diselesaikan secara tuntas. Hal tersebut disampaikannya dalam forum rapat pembahasan bersama sejumlah pihak terkait.
Dalam penyampaiannya, Hatta mengungkapkan bahwa sejak awal pembahasan rencana tersebut, seluruh pihak yang terlibat menunjukkan antusiasme dan semangat yang tinggi. Menurutnya, semangat tersebut muncul karena adanya harapan bahwa apabila rencana itu berhasil diselesaikan, maka Kalimantan Utara berpotensi menjadi daerah yang pertama atau salah satu daerah yang berhasil merealisasikannya.
“Kita dari awal membahas rencana ini sangat semangat, karena ada harapan jika ini bisa selesai dan rampung, maka Kalimantan Utara yang melakukan hal ini,” ujarnya dalam rapat tersebut, Selasa (10/3/26).
Namun demikian, ia juga menyoroti informasi yang disampaikan oleh salah satu narasumber dalam forum rapat, yakni Bambang. Dalam penjelasannya, Bambang menyebutkan bahwa sebenarnya terdapat daerah lain yang pernah membahas rencana serupa, tetapi proses tersebut tidak berhasil diselesaikan hingga tuntas.
Menanggapi hal tersebut, Hatta menilai penting bagi seluruh pihak untuk memahami lebih jauh penyebab gagalnya pembahasan serupa di daerah lain. Menurutnya, pemahaman terhadap hambatan yang pernah terjadi akan menjadi pelajaran penting agar hal yang sama tidak terulang di Kalimantan Utara.
Ia meminta agar informasi mengenai kendala yang dihadapi daerah tersebut dapat dijelaskan secara lebih rinci, sehingga menjadi bahan evaluasi dalam proses pembahasan yang sedang berlangsung.
“Perlu mungkin kita tahu sedikit persoalannya apa, kira-kira kemudian ini tidak selesai. Jangan sampai ada persoalan atau hal-hal yang sama yang nanti kita hadapi di Kalimantan Utara,” katanya.
Lebih lanjut, Hatta mengingatkan bahwa identifikasi terhadap berbagai potensi hambatan perlu dilakukan sejak awal. Dengan demikian, apabila terdapat indikator atau kondisi yang mirip dengan daerah lain yang gagal merampungkan rencana tersebut, maka langkah antisipasi dapat segera dilakukan.
Ia menilai langkah tersebut penting agar proses pembahasan yang sedang berjalan tidak terhenti di tengah jalan, sekaligus memastikan bahwa target penyelesaian dapat dicapai secara optimal.
“Jangan sampai ada persoalan atau indikasi yang hampir sama dengan wilayah yang pernah membahas hal ini sebelumnya,” ujarnya.
Di akhir penyampaiannya, Hatta kembali menegaskan harapannya agar semangat yang telah terbangun sejak awal pembahasan dapat terus dipertahankan oleh seluruh pihak yang terlibat. Ia optimistis bahwa dengan kerja sama dan komitmen bersama, rencana yang sedang dibahas tersebut dapat diselesaikan dengan baik.
“Supaya kita ini lebih semangat lagi untuk bisa menyelesaikan ini. Insya Allah saya kira kita bisa menyelesaikan ini,” tutupnya.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD dan pemangku kepentingan di Kalimantan Utara untuk memastikan setiap rencana kebijakan yang dirumuskan dapat melalui proses kajian yang matang, sekaligus mempertimbangkan pengalaman daerah lain sebagai bahan pembelajaran dalam pengambilan keputusan. (sdq)

