Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Diskusi Publik di Tarakan Dorong Pelestarian Mangrove untuk Masa Depan Berkelanjutan
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Industri > Diskusi Publik di Tarakan Dorong Pelestarian Mangrove untuk Masa Depan Berkelanjutan

Diskusi Publik di Tarakan Dorong Pelestarian Mangrove untuk Masa Depan Berkelanjutan

Redaksi
Redaksi
Published: 17 Mei 2025
Bagikan
6 Minimal Baca
Bagikan

TARAKAN – DPD KNPI Tarakan menggelar diskusi publik bertema “Membangun Kota Industri Berkelanjutan: Inovasi, Investasi, dan Implementasi untuk Masa Depan” di Kelurahan Karang Rejo, kota Tarakan, Kalimantan Utara, Sabtu (17/5/2025).

Kegiatan yang menyasar masyarakat pesisir ini menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua DPD KNPI Tarakan Adry Setiawan, Kepala Bappeda Tarakan Catur Hendratmo, dan Comrel dan CID Zona 10 Tarakan Field PT Pertamina EP Abrar Putra Siregar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Diskusi ini berfokus pada pentingnya pelestarian ekosistem mangrove bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian lokal.

Ekosistem mangrove di Tarakan tersebar terutama di wilayah pesisir, dengan kawasan utama berada di Kecamatan Tarakan Barat, seperti di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) di Jalan Gajah Mada, yang berdekatan dengan kompleks Pasar Gusher. KKMB ini mencakup area seluas sekitar 21–22 hektare dan menjadi habitat alami pohon bakau serta fauna khas seperti bekantan.

Selain itu, mangrove juga ditemukan di wilayah pesisir Kelurahan Pamusian dan Pantai Amal, meskipun sebagian area di Tarakan bagian timur mengalami degradasi akibat konversi lahan menjadi tambak. Hutan mangrove di Tarakan merupakan salah satu ekosistem penting di kota ini.

Pemerintah Kota Tarakan menyampaikan, Ekosistem Mangrove memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

“Mangrove berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi pantai dari abrasi dan badai, sekaligus menjadi tempat berkembang biak berbagai spesies laut,” ujar Kepala Bappeda Tarakan Catur Hendratmo

Ekosistem ini juga menyerap karbon dalam jumlah besar, membantu mitigasi perubahan iklim. Bagi masyarakat pesisir, mangrove menjadi sumber mata pencaharian, seperti hasil tangkapan ikan, kepiting, dan madu hutan.

Pemerintah mengatakan pelestarian mangrove di Tarakan juga tak luput dari sejumlah tantangan. Pemerintah daerah, melalui Bappeda, telah mengintegrasikan pelestarian mangrove dalam rencana pembangunan berkelanjutan.

“Kami mendukung penanaman kembali mangrove dan edukasi lingkungan,” kata Catur.

Sementara itu, masyarakat diajak berpartisipasi melalui program penanaman mangrove, pengawasan lingkungan, dan pengembangan ekowisata. Komunitas lokal, seperti kelompok nelayan dan pemuda, berperan dalam memantau kawasan mangrove dan melaporkan aktivitas yang merusak.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, para narasumber mengusulkan langkah-langkah seperti kampanye edukasi di sekolah, pelatihan pengelolaan ekowisata, dan pembentukan kelompok pengawas mangrove.

“Kami juga mendorong insentif bagi masyarakat yang aktif melestarikan mangrove, seperti bantuan peralatan untuk nelayan,” kata Catur.

Kolaborasi dengan perusahaan swasta, seperti PT Pertamina EP, juga dianggap penting untuk mendanai program rehabilitasi. Diskusi ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dapat mendorong aksi lingkungan.

Keberadaan perusahaan Industri seperti PT Pheonix Resources International (PRI) di Tarakan dengan nilai investasi puluhan Triliun Rupiah, memiliki potensi pencemaran yang cukup tinggi jika proses pembuangan limbahnya tidak dikelola dengan tepat.

Diskusi ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, tentang pentingnya menjaga mangrove.

“Kami ingin anak muda tidak hanya paham, tetapi juga terlibat aktif dalam aksi pelestarian,” kata Ketua DPD KNPI Tarakan, Adry Setiawan.

Kegiatan ini mendorong dialog terbuka, memungkinkan warga menyampaikan pandangan dan ide untuk menjaga ekosistem pesisir. Melalui pendekatan edukasi yang inklusif, diskusi ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk memahami dampak kerusakan mangrove dan urgensi pelestariannya.

Dari sisi lingkungan, mangrove membantu menjaga kualitas air dan mengurangi risiko bencana alam, yang pada akhirnya menghemat biaya pemulihan pasca bencana. Diskusi ini juga menargetkan generasi muda sebagai agen perubahan.

“Kami melibatkan pemuda dalam diskusi ini agar mereka termotivasi untuk mengkampanyekan pelestarian mangrove melalui media sosial dan aksi nyata,” ujar Adry

Kegiatan seperti ini diharapkan menciptakan efek domino, di mana pemuda menginspirasi komunitas mereka untuk peduli pada lingkungan.

“Pendekatan dialog yang melibatkan semua pihak bisa diterapkan untuk isu lain, seperti pengelolaan sampah atau pelestarian terumbu karang,” ujar Adry.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan keterlibatan komunitas adalah kunci keberhasilan pelestarian lingkungan.

Pelestarian mangrove tidak hanya berdampak positif pada lingkungan, tetapi juga perekonomian masyarakat. Mangrove yang sehat meningkatkan hasil tangkapan ikan dan kepiting, yang menjadi sumber pendapatan utama warga pesisir.

“Satu hektare mangrove dapat menghasilkan produk perikanan senilai puluhan juta rupiah per tahun,” ungkap Abrar.

Selain itu, pengembangan ekowisata mangrove berpotensi menarik wisatawan, menciptakan lapangan kerja baru, seperti pemandu wisata dan pengelola homestay.

Pelestarian mangrove berpotensi menggerakkan roda ekonomi masyarakat pesisir. Selain meningkatkan hasil perikanan, ekowisata mangrove dapat menciptakan peluang usaha baru, seperti kuliner lokal dan jasa transportasi wisata.

“Jika dikelola dengan baik, ekowisata mangrove bisa menyumbang pendapatan daerah dan mengurangi ketergantungan pada sektor industri,” ujar Abrar.

Program pelestarian juga membuka peluang kerja, seperti tenaga penanam mangrove atau pengelola kawasan konservasi, yang dapat mengurangi angka pengangguran di kalangan pemuda.

Kegiatan diskusi publik ditutup dengan penanaman 100 bibit mangrove di sekiar wilayah pesisir Karang Rejo. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya mangrove.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, Tarakan berpeluang menjadi contoh kota industri yang harmonis dengan pelestarian lingkungan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi warganya. (*)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Air Bersih untuk Rakyat, Kado Nyata HUT Bhayangkara ke-80 dari Polda Kaltara
ISOG Capai Gas Pertama Lapangan Karamba di Kalimantan Timur, Siap Pasok Kilang Balikpapan
Hari Bakti ke-79, Lanud Anang Busra Kirim 5 Ton Bantuan ke Krayan
Hari Ketiga Pencarian, Basarnas Sisir Hutan Cari Warga Tarakan Hilang
Direktur PDAM Tarakan Dilaporkan ke Polisi, Iwan Setiawan : Belum Saatnya Saya Bicara
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Hasil Seleksi Jalur Domisili SMPN Tangsel Diumumkan Malam Ini, Pemkot Jamin Transparansi
Pendidikan
26 Juni 2026
Merasa Terancam, Warga di Tabur Lestari Laporkan Mandor Perusahaan Sawit ke Polisi
Berita Nunukan Prov. Kaltara
24 Juni 2026
Saling Lapor Kasus Penganiayaan, Kapolsek Nunukan : Semua Sama di Mata Hukum
Berita Nunukan Prov. Kaltara
24 Juni 2026
Bandara Juwata Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa Perbatasan
Ekonomi
24 Juni 2026

Berita Terhangat

Kaltara

Syamsuddin Arfah Pastikan Dana Umat di Baznas Kaltara Aman

24 Mei 2026
Kaltara

Bukan Sekadar Viral, AMSINDO Kaltara dan PWI Tarakan Tekankan Pentingnya Verifikasi

23 Mei 2026
Kaltara

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Pastikan Penanganan Cepat dan Keselamatan Operasional di SPBU Tanjung Selor

18 Mei 2026
Kaltara

Supaad Hadianto Tekankan Sinergi Pendidikan dan Ketenagakerjaan di Kaltara

17 Mei 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?