Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Satgas Terbentuk, Yulius Ingatkan Jangan Sampai Ada Pelanggaran Regulasi
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Politik > Satgas Terbentuk, Yulius Ingatkan Jangan Sampai Ada Pelanggaran Regulasi

Satgas Terbentuk, Yulius Ingatkan Jangan Sampai Ada Pelanggaran Regulasi

Redaksi
Redaksi
Published: 8 November 2022
Bagikan
4 Minimal Baca
Wakil Ketua II DPRD Tarakan, Yulius Dinandus.
Bagikan

TARAKAN – Pembentukan Satgas untuk mengkaji dan mencari solusi tentang stabilitas harga udang di gelar Sabtu (5/11/2022) malam lalu di Kantor DPRD Kota Tarakan. Rapat pembentukan satgas ini menindaklanjuti surat perjanjian antara Pemerintah Kota Tarakan dengan Aliansi Mahasiswa dan petambak pada demo jilid II, Rabu (2/11/2022) lalu.

Rapat pembentukan satgas dihadiri langsung oleh Wali Kota Tarakan, Unsur Pimpinan DPRD Kota Tarakan, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Dinas Kelautan dan Perikan Provinsi Kaltara, Direktur BUMD Agrobisnis, Cold Storage, Aliansi Mahasiswa, Aliansi Pos, Aliansi Petambak dan beberapa tamu undangan lainnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Wakil Ketua II DPRD Kota Tarakan, Yulius Dinandus menjelaskan, dalam surat perjanjian antara pemerintah kota dan aliansi mahasiswa disepakati dua poin. Yang pertama, pembentukan cold storage milik pemerintah daerah di Kaltara dan kedua, pembentukan tim satgas untuk mengkaji dan mencari solusi tentang permasalahan stabilitas harga udang windu dengan melibatkan aliansi petambak, pos dan mahasiswa dengan memberikan jangka waktu 7X24 jam.

“Langkah pertama pembentukan satgas sudah kami lakukan, bahkan ada tambahan penyelesaian awal. Karena hari Senin sudah mulai masa panen, untuk mengantisipasian khusus panen sekarang antara cold storage, pos dan petambak sepakat dengan menggunakan two time,” jelasnya.

Waktu pertama, kata Ketua DPC Partai Hanura ini, tentang pengumpulan komoditas udang dari pos dan juga diberikan waktu untuk para petambak yang langsung ke cold storage dengan harga Rp 150 ribu per kilogram untuk size 20. Pemberlakuan harga ini sesuai dengan syarat teknis yang tertuang dalam SOP masing-masing cold storage. Salah satu isi dari SOP adalah standar mutu udang.

“Jika tidak memenuhi seperti SOP, maka cold storage berhak untuk menolak atau mengembalian udang tersebut,” tegasnya.

Kedua, sudah terbentuk satgas tim pengawasan dan tim pengkajian untuk komoditas udang yang ada di kota Tarakan.  Unsur satgas terdiri dari unsur pemerintahan, penanggung jawab adalah Walikota Tarakan, pengarah adalah pimpinan DPRD dan Kapolres, ketua Satgas Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Kota Tarakan dengan pengurus inti adalah OPD terkait di dalam produk produksi udang.

“Tugas-tugas mereka itu sebenarnya tertuang semua termasuk yang diinginkan oleh teman-teman kemarin tentang nilai-nilai transparansi dari proses penjualan udang. Itu salah satunya, maka mereka yang akan mengkaji nanti,” ujarnya.

Termasuk transparansi dan bagaimana cara peningkatan kenaikan harga udang di kota Tarakan. Itu yang menjadi tugas dari satgas. Juga akan mengkaji indikator-indikator tentang kerja satgas, serta job description masing-masing.

“Dari hasil kajian mereka akan disampaikan kepada kita semua secara terbuka bahwa ternyata memang keadaan kita seperti ini. Nah, itu tugas-tugas para Satgas,” ungkapnya.

Mengenai perwakilan dari aliansi petambak, lanjut Yulius, itu akan ditentukan dari mereka menggunakan surat, bukan dari pemerintah. Ini untuk menghindari kekuatiran salah memilih perwakilan. Hal ini berlaku juga untuk aliansi mahasiswa dan aliansi pos.

“Dalam satgas ini kita tidak melibatkan cold storage karena memang kita tahu tentang dasar hukum pasar. Harapan kita dengan adanya Satgas ini bisa menuntaskan menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh para petani tambak. Juga jangan sampai satgas ini ada pelanggaran regulasi,” harpanya.

“Saya selalu pesankan, memang metode penjualan petani tambak itu bisa dengan metode musyawarah, bisa dengan lelang, bisa dengan penambahan regulasi, tetapi dengan regulasi ini jangan sampai kita melanggar hukum pasar,” tambahnya.

Yulius juga mengingatkan, semakin banyak investor masuk ke suatu daerah, maka itu menjadi salah satu indikator ukuran kesejahteraan dan pengembangan daerah tersebut.

“Mudah-mudahan masyarakat bisa memaklumi keadaan ini, bahwa perkembangan sebuah daerah tertentu sebuah sirkulasi. Jika salah satu sirkulasi dimatikan maka server akan menjadi cacat. Maka mudah-mudahan persoalan-persoalan ini jika muncul pada transparansi yang memang ditransparankan. Tapi ingat, hal-hal yang sifatnya menjadi persaingan bisnis di antara mereka mungkin transparan. Itu wewenang rumah tangga mereka, jangan sampai ada pelanggaran regulasi jika membuat regulasi,” tegasnya.(sha)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Anak Muda Dominasi, PDI Perjuangan Tarakan Siap Turun ke Akar Rumput
Edi Patanan: Kerja Dulu, Pilkada Nanti
Program “KPU Mengajar” Hadir di Tarakan, Siapkan Generasi Muda Jadi Pemilih Pintar
Jateng dan Bali Jadi Target PSI, Rusdi Masse Perkuat Peta Politik
Golkar Siapkan Strategi Inovatif Tarik Pemilih Usia Produktif Menuju 2029
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Hasil Seleksi Jalur Domisili SMPN Tangsel Diumumkan Malam Ini, Pemkot Jamin Transparansi
Pendidikan
26 Juni 2026
Air Bersih untuk Rakyat, Kado Nyata HUT Bhayangkara ke-80 dari Polda Kaltara
Kaltara
25 Juni 2026
Merasa Terancam, Warga di Tabur Lestari Laporkan Mandor Perusahaan Sawit ke Polisi
Berita Nunukan Prov. Kaltara
24 Juni 2026
Saling Lapor Kasus Penganiayaan, Kapolsek Nunukan : Semua Sama di Mata Hukum
Berita Nunukan Prov. Kaltara
24 Juni 2026

Berita Terhangat

BeritaBulunganMalinauNunukanPolitikProv. KaltaraTana TidungTarakan

Verifikasi selesai, Syarwani Satu-satunya Calon yang Memenuhi Syarat

25 November 2025
BeritaPolitikProv. KaltaraTarakan

Randy Ramadhana Serap Aspirasi Warga di Reses Dapil I: Tekankan Refleksi, Komitmen dan Tantangan Anggaran

17 November 2025
BeritaPolitikProv. KaltaraTarakan

Pemasangan PDAM dan PJU di Wilayah Pesisir Mulai Dikerjakan, Asrin R. Saleh: Aspirasi Warga Perlahan Terwujud

17 November 2025
BulunganHukum & KriminalPartaiPolitikProv. Kaltara

Kadernya di DPRD Bulungan Terlibat Pengeroyokan, Markus Juk : Sanksi Terberat Dipecat

14 November 2025
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?