Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Penuhi Kebutuhan Masyarakat, 40 Anakan Sapi Didatangkan Dari Toli-toli
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Penuhi Kebutuhan Masyarakat, 40 Anakan Sapi Didatangkan Dari Toli-toli

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, 40 Anakan Sapi Didatangkan Dari Toli-toli

Redaksi
Redaksi
Published: 15 Januari 2023
Bagikan
1 Minimal Baca
Bagikan

TARAKAN – Guna memenuhi kebutuhan pangan pemerintah kota (Pemkot) Tarakan mendatangkan 40 bibit anakan sapi yang berasal dari Tolitoli, Sulawesi Tengah. Saat di wawancara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tarakan, Elang Buana menerangkan, 40 ekor anakan sapi tersebut didatangkan dua kelompok tani yakni Kelompok Pemuda Muhammadiyah, dan kedua, untuk kelompok Mawahdah Islamiah masing-masing 20 ekor.

“Ini ada bantuan dari pusat, umur bibit sapi sekitar 8 bulanan. Ada dua kelompok, tapi untuk per orang ada yang dua ekor, ada satu ekor. Setelah menerima bantuan anakan sapi, petani dan peternak akan memelihara dan mengembangkan anakan sapi tersebut,”ungkapnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menerangkan, anakan sapi tersebut diberikan kepada seorang yang belum mendapatkan secara gratis untuk petani atau peternak di Tarakan. Adapun kata Elang Buana, bibit sapi didatangkan dari Sulawesi, Palu dan sudah melalui proses pemeriksaan.

“Untuk proses pengembangan anakan sapi, 1,5 tahun sudah mulai membesar. Kami mendatangkan anakan sapi dari Palu, Sulawesi Tengah karena belum pernah ada kasus PMK ditemukan. Nanti dua tahun sudah bisa bunting. Jantan dua, 38 betina. Sengaja ini mau dikembangbiakkan,” jelasnya.

“Zonasinya memang masih kuning, ya kita melalui proses karantina lama sekali, bibitnya 14 hari dikarantina, di Tanjung 14 hari karena Tanjung mendapatkan,” pungkasnya.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Senam Sehat Pasar Ikan Higienis
Merasa Terancam, Warga di Tabur Lestari Laporkan Mandor Perusahaan Sawit ke Polisi
Saling Lapor Kasus Penganiayaan, Kapolsek Nunukan : Semua Sama di Mata Hukum
Masa sih, DS Punya Dapur MBG?
BPK Berikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian ke-12 Kali untuk LKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Bukan Pencari Kerja, Pemuda Tarakan Ini Pilih Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Pendidikan
30 Juni 2026
Hasil Seleksi Jalur Domisili SMPN Tangsel Diumumkan Malam Ini, Pemkot Jamin Transparansi
Pendidikan
26 Juni 2026
Air Bersih untuk Rakyat, Kado Nyata HUT Bhayangkara ke-80 dari Polda Kaltara
Kaltara
25 Juni 2026
ISOG Capai Gas Pertama Lapangan Karamba di Kalimantan Timur, Siap Pasok Kilang Balikpapan
Berita Energi Industri Kaltara
24 Juni 2026

Berita Terhangat

BeritaOpiniProv. KaltaraTarakan

Tarif PBJT ditetapkan 10%, Untuk Restoran Penyedia Makanan dan Minuman

1 Juni 2026
BeritaHukumProv. KaltaraTarakan

Sebut UU Tidak Wajibkan 10%, Akademisi Hukum Desak Peninjauan Kembali Pajak Restoran di Tarakan

1 Juni 2026
Prov. Kaltara

Deddy “Arsenal” Sitorus

31 Mei 2026
BeritaProv. KaltaraTarakan

Momentum Idul Adha, Tani Merdeka Kaltara Bagikan Daging Kurban

30 Mei 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?