Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Hendak Diseludupkan Ke Tarakan, Ratusan Koli Kosmetik Ilegal Diamankan
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Hendak Diseludupkan Ke Tarakan, Ratusan Koli Kosmetik Ilegal Diamankan

Hendak Diseludupkan Ke Tarakan, Ratusan Koli Kosmetik Ilegal Diamankan

Redaksi
Redaksi
Published: 13 Oktober 2022
Bagikan
4 Minimal Baca
Bagikan

TARAKAN – Sebanyak 151 paket kardus atau koli barang kiriman kosmetik ilegal diamankan Tim Gabungan dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Tarakan atau KPPBC TMP B Tarakan, Korem Maharajalila 092 dan Balai POM di Tarakan, Rabu (5/10/2022) kemarin.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Tarakan, Minhajuddin Napsah mengungkapkan, dari total
151 paket barang kiriman tersebut, terdiri dari dua paket atau dua koli diduga berasal dari impor ilegal asal Filipina bermerek Briliant. Hal ini disampaikan usai pemeriksaan dan pendalaman dilakukan ke PJT TIKI Tarakan oleh Tim Gabungan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Hasilnya kosmetik impor diduga asalnya dari Filipina ditemukan sebanyak 400 pcs kosmetik rencnanaya hendak dikirimkan keluar Kaltara setelah dikirim dari Sebatik, Nunukan” terang Minhajuddin.

Adapun lanjutnya, sisa 149 paket atau koli atau mardus, terdiri dari 5.168 pcs dan 30 set kometik ilegal berbagai merek dengan total berat 323, 31 kg diduga berasal dari Filipina dan Malaysia juga berhasil diungkap di Kantor PT Pos Indonesia Tarakan dan rutenya sama akan dikirim kembali ke Pulau Jawa dan Sulawesi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Total keseluruhan BB berhasil diamankan tim gabungan setelah diukur memiliki berat 353,31 kilogram dengan nilai barang mencapai Rp 200 juta. Rilis yang dilakukan ini adalah bukti sinergitas hasil kerja bersama dengan Bea Cukai, Korem Maharajalila 092 dan Balau POM di Tarakan,” ungkapanya.

Sementara itu, kata dia tangkapan ini menjadi gambaran ke depan yang namanya kosmetik diimpor dimasukkan ilegal itu perlu mengikuti aturan yang jelas.

“Diharapkan bisa mengedukasi masyarakat bahwa kosmetik illegal masuk bisa membahayakan kesehatan. sejauh ini Bea Cukai selain kosmetik illegal, semua barang masuk dari luar menjadi tanggung jawab Bea dan Cukai Tarakan,”

“Ketika masuk dilihat dulu, biasa ada titipan instansi lain, misalnya ada titipan obat dan makanan yang Balai POM, kalau ada hal lain seperti ikan, kami serahkan ke Karantina,” sambungnya.

Adapun kosmetik ini sudah kerap kali diungkap Bea Cukai Tarakan dan adapaun dinilainya ini yang paling besar jumlah temuannya.

“Tahun lalau juga kalau tidak salah ada, kami koordinasi dengan Lantamal XIII dan koordinasi serahterimakan ke Balai POM di Tarakan juga,” ujarnya.

Dari total tangkapan kemarin, estimasi nilai barang kembali diulasnya mencapai Rp 200 juta berdasarkan harga estimasi kalkulasi jenis dan jumlah.

Ia melanjutkan upaya membentuk tim lanjutnya, sebenarnya APH sangat banyak. Bisa dari Kejaksaan, dari DKUKMP, Kehutanan dan memang saat ini ada Forum Komunikasi bersama Intelijen Daerah dikoordinir dengan Kabinda Kaltara.

“ Untuk formal MoU sejauh ini dianggap kalau lebih tepat situasional, ada informasi, siapa berkesempatan ambil bagian berperan, kita sama-sama tuntaskan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejauh ini rerata mereka melalui perusahaan jasa titipan (PJT) yang menjadi primadona dengan model transaksi online.

“Searching website, pilih produk dan transfer. Variasi banyak dan diskon dan cash back. Kalau tracking Bea Cukai bukan hanya kosmetik, kami punya database istilahnya cyber crawling, semua kita analisa, transaksi mencurigakan akan dianalisa mendalam,” ujarnya.

Jika informasinya itu mencurigakan maka tim langsung bergerak. Salah satunya kata Minhajuddin Napsah, dominan yang diprioritas narkotika.

“Yang kosmetik baru tiga kali, ballpress tidak sering, rokok ini illegal dan minuman ini juga ada. Nanti khusus rokok dan minuman ada timing-nya kami sampaikan ke teman-teman media,” tutupnya.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Atasi Krisis Air Baku Tarakan, Dari Pengadaan Pompa sampai Pipanisasi Bulungan-Tarakan Sudah Dibahas
Jalan di Selumit Pantai Disemenisasi, Warga Apresiasi Kinerja Hj Jamaliah
Disdik Tarakan Pastikan Tidak Ada Potongan PIP, Bantuan Transfer Langsung ke Rekening Murid
Tarakan Kekurangan Tenaga Guru, Pemkot Koordinasi ke Pusat
Herman Tegaskan Bantuan PIP Harus Tepat Saran, Tanpa Potongan Dalam Bentuk Apapun
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Kantor Imigrasi Tarakan Musnahkan 3 Printer Paspor Demi Peremajaan Layanan
Imigrasi
30 September 2026
Nopol Truk Tak Sesuai, Pertamina Akhiri Kontrak Operator SPBU di Bulungan
Hukum
29 September 2026
Pertamina Gelar Maternity Expo, 100 Ibu Hamil di Tarakan Dapat Layanan Gratis
Kesehatan
29 September 2026
Pertamina Pastikan Penyaluran Pertalite ke Nelayan Bulungan Sesuai Aturan
Ekonomi Energi
28 September 2026

Berita Terhangat

BeritaBudayaSeni BudayaTarakan

Pekan Kebudayaan Daerah VI Ditutup, Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus : Kebudayaan dan Keharmonisan Masyarakat Harus Dirawat Bersama

25 Agustus 2026
KaltaraProv. Kaltara

Jembatan Garuda Juata Kerikil Resmi Dibuka, Warga Hemat Jarak Tempuh 7 Km

13 Agustus 2026
Tarakan

DPRD Tarakan Dorong Kepastian Status Lahan di WKP

11 Agustus 2026
Tarakan

Komisi I DPRD Tarakan Minta BPN Atensi Pengajuan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan

11 Agustus 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?