TARAKAN – Di tengah bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT Phoenix Resources International (PRI) kembali menghangatkan suasana dengan menggelar acara buka puasa bersama puluhan jurnalis. Kegiatan ini jadi momen silaturahmi sekaligus ungkapan terima kasih kepada insan pers yang menjadi mitra strategis perusahaan.
Acara berlangsung hangat di Thopoles Cafe, Jembatan Besi, Kelurahan Lingkas Ujung, Tarakan, pada Kamis (5/3/2026). Sekitar 60 wartawan dari berbagai media, baik mainstream maupun non-mainstream turut hadir. Tak ketinggalan perwakilan dari organisasi pers seperti PWI, IJTI, SMSI, JMSI, serta Amsindo ikut meramaikan.
Humas Media Relation PT PRI, Mansyur, menjelaskan bahwa buka puasa bersama ini sudah menjadi agenda tahunan sejak 2024 lalu. Ini merupakan kali ketiga diselenggarakan.
“Ini kegiatan rutin setiap Ramadan. Tujuannya untuk mempererat silaturahmi dengan teman-teman media, baik dari organisasi pers, pimpinan perusahaan media, pemred, hingga asosiasi media sosial,” ujar Mansyur, yang juga mantan jurnalis Radar Tarakan.
Ia pun mengapresiasi tinggi peran awak media yang selalu menjunjung prinsip jurnalistik dalam memberitakan setiap peristiwa. Melalui acara ini, PT PRI berharap hubungan baik dengan insan pers di Kalimantan Utara, khususnya Tarakan, terus terjaga.
Mansyur juga menyampaikan harapannya agar rekan-rekan pers terus mendukung PT PRI agar perusahaan bisa mencapai performa maksimal dalam produksi pulp.
Kontribusi ini diharapkan bisa berdampak positif bagi wartawan, masyarakat Tarakan secara umum, serta percepatan pembangunan daerah.
Sejak masa konstruksi pabrik pulp di Tarakan, PT PRI konsisten menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menyentuh berbagai sektor.
Mulai dari pendidikan, kesehatan, keagamaan, pemberdayaan UMKM, infrastruktur, hingga pelestarian lingkungan, semuanya diberdayakan untuk masyarakat sekitar perusahaan.
“Insya Allah, kegiatan serupa akan kami gelar lagi di Ramadan tahun depan,” tutup Mansyur penuh harap.
Kegiatan seperti ini jadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tapi juga memperbanyak kebaikan dan silaturahmi. Semoga semakin banyak inisiatif positif seperti ini mewarnai bulan suci di berbagai daerah. (*)
Reporter : Arif Rusman

