Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : TPBIS Butuh Komitmen Pemangku Kepentingan
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Advertorial > TPBIS Butuh Komitmen Pemangku Kepentingan

TPBIS Butuh Komitmen Pemangku Kepentingan

Redaksi
Redaksi
Published: 19 Juli 2022
Bagikan
3 Minimal Baca
TPBIS Butuh Komitmen Pemangku Kepentingan
Bagikan

TANJUNG SELOR – Untuk mendorong penerima manfaat program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di Kaltara kian siginifikan, dibutuhkan komitmen dukungan Kerjasama dari para pemangku kepentingan (stake holder). Termasuk sektor swasta lewat tanggungjawab sosialnya atau Corporate Social Responsibility.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kaltara Ramli, SE, M.Si saat memberikan sambutan dalam acara kegiatan Sosialisasi Provinsi Kaltara, di Hotel Luminor, Selasa (19/7/2022).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ramli mengatakan, program TPBIS yang dilaksanakan sejak 2020 lalu, baru dirasakan manfaatnya oleh tiga perusda dan 12 perpusdes. Padahal program tersebut bertujuan memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga mampu meningkatkan inovasi, kreativitas masyarakat serta kesenjangan akses informasi.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan laksanakan pertemuan para pemangku kepentingan, termasuk pihak swasta agar ada komitmen terkait TPBIS. Harapannya penerima manfaat bisa meningkat kesejahteraannya, mandiri serta menularkan ilmunya kepada masyarakat sekitarnya,” ujarnya.

Ramli menyebutkan, bahwa Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kaltara pada tahun 2021 mencapai 16,71 persen, dengan tingkat kegemaran membaca sebesar 56,12 persen. Namun
angka tersebut masih rendah jika dibandingkan dengan tingkat kegemaran membaca Indonesia untuk tahun 2024 mendatang, yakni sebesar 71,3 persen.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa perpustakaan dengan basis inklusi sosial merupakan perpustakaan yang memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk melihat keberagaman budaya, memiliki keinginan untuk menerima perubahan, dan memberi kesempatan dalam berusaha dan melindungi budaya.

Menurutnya, hal ini penting agar perpustakaan tak hanya berperan sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku, melainkan sebagai wahana pembelajaran untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang lebih baik.

Perlu adanya sinegritas dan kolaborasi untuk mendukung TPBIS. Diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap citra perpustakaan dan memberi dampak peningkatan kesejahteraan bagi pemustakanya.

“Saya berharap seluruh peserta sosialisasi mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin, sehingga keberlangsungan program ini lebih aktif dengan melibatkan berbagai pihak,” pungkas Ramli.

Dalam sambutan tertulisnya, gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menyampaikan, seiring perkembangan zaman, terutama di era industri 4.0 seperti saat ini, keberadaan Perpustakaan harus terus diperkuat. Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui peningkatan literasi.

“Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, serta kebutuhan masyarakat, mendorong Pemerintah menyelenggarakan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Di mana, ini merupakan bagian dari program nasional 2020-2024,” ujarnya. Pemprov sendiri mendorong program tersebut. Untuk semakin meningkatkan literasi di Kaltara.

Sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi ini, Dyah Nugraheni dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah, dan Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional, Supriyanto. Sosialisasi diikuti perwakilan OPD di lingkup Pemprov, serta dari Dinas Perpustakaan kabupaten-kota se Kaltara. (dkisp)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Rismanto Kritik Draft Raperda Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinilai Terlalu General
Pertamina Pastikan Stok BBM Nunukan Aman dan Siapkan Langkah Strategis Penguatan Distribusi
Keluhkan Operasional SPBU di Nunukan, Rismanto: Lebih Banyak Libur daripada Beroperasi
Rismanto Soroti Skema Distribusi BBM di Nunukan yang Sering Tersendat
DPRD Tarakan Dorong Pengelolaan Parkir Profesional
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Senam Sehat Pasar Ikan Higienis
Berita Ekonomi Pasar Prov. Kaltara Tarakan
28 Juni 2026
Hasil Seleksi Jalur Domisili SMPN Tangsel Diumumkan Malam Ini, Pemkot Jamin Transparansi
Pendidikan
26 Juni 2026
Air Bersih untuk Rakyat, Kado Nyata HUT Bhayangkara ke-80 dari Polda Kaltara
Kaltara
25 Juni 2026
Merasa Terancam, Warga di Tabur Lestari Laporkan Mandor Perusahaan Sawit ke Polisi
Berita Nunukan Prov. Kaltara
24 Juni 2026

Berita Terhangat

AdvertorialParlemenParlementerTarakan

DPRD Tarakan Minta Penjelasan Publik Soal THR Non-ASN

2 Maret 2026
AdvertorialBeritaKaltaraNunukanProv. KaltaraSosial

Anggota DPRD Kaltara, Rismanto Serahkan Bantuan ke Pantiasuhan Aisyiyah Ruhama

1 Maret 2026
AdvertorialBeritaKaltaraNunukanProv. Kaltara

Reses DPRD Kaltara : Rismanto Serap Aspirasi Kelompok Tani

1 Maret 2026
AdvertorialBeritaKaltaraNunukanProv. Kaltara

Reses di Desa Rahayu, Anggota DPRD Kaltara Rismanto Tampung Aspirasi Air Bersih Hingga PLTS untuk Warga Nunukan Barat

4 Maret 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?