Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Tingkatkan Daya Saing Global, Aruna Masuk Tahap Pre-Assessment Sertifikasi MSC
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tingkatkan Daya Saing Global, Aruna Masuk Tahap Pre-Assessment Sertifikasi MSC

Tingkatkan Daya Saing Global, Aruna Masuk Tahap Pre-Assessment Sertifikasi MSC

Redaksi
Redaksi
Published: 6 Januari 2023
Bagikan
3 Minimal Baca
Bagikan

KALTIM – Aruna bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur dan DKP Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melaksanakan pre-assessment untuk memperoleh sertifikasi MSC (Marine Stewardship Council) di Jenebora, Kalimantan Timur pada Tanggal 4 hingga 5 Januari 2023.

Dalam prosesnya, Aruna menunjuk Bio Inspecta Conformity Assessment Body (CAB) dari Australia, pemberi kredensial keberlanjutan melalui sertifikasi terhadap standar praktik global terbaik untuk industri makanan laut. Sertifikasi MSC ini merupakan sertifikat bergengsi untuk industri perikanan. Dengan dimilikinya sertifikasi tersebut, kredibilitas produk Aruna pun akan semakin diakui dan komitmen Aruna terhadap fisheries improvement akan semakin terwujud.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Langkah pertama yang ditempuh untuk memperoleh sertifikasi ini adalah pre-assessment gap analysis, di mana kesenjangan antara situasi Aruna saat ini dan apa yang idealnya terjadi diidentifikasi. Selanjutnya, ketika informasi dasar  sudah diperoleh, pemutusan action plan untuk meningkatkan kinerja pun baru dapat dilakukan.

Standar sertifikasi MSC sendiri memiliki tiga prinsip utama yang harus dipenuhi, pertama, cadangan ikan berkelanjutan yang harus terjaga, di mana praktik perikanan tidak boleh menyebabkan penurunan populasi. Kedua, minimalisasi dampak lingkungan agar keragaman ekosistem tetap terpelihara. Ketiga, tata kelola industri perikanan yang efektif, di mana praktik perikanan harus tetap menghormati hukum, kearifan lokal, standar nasional dan internasional.

Ketiga prinsip ini merupakan suatu kesatuan yang wajib dilaksanakan oleh para pelaku di industri perikanan, termasuk Aruna. Tujuannya tentu bukan hanya untuk merealisasikan visi jangka panjang Aruna sendiri saja, tetapi juga untuk mengimplementasikan keberlanjutan ekosistem laut dan perikanan secara lebih luas dan riil.

Irhan Hukmaidy, S. Pi., M.P, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur menyatakan optimismenya terhadap Aruna.

“Aruna telah banyak peduli terhadap keberlanjutan ekosistem laut secara keseluruhan, khususnya di Jenebora ini. Aruna juga berkolaborasi dengan dinas provinsi dan kabupaten Penajam Paser Utara dalam beberapa kegiatannya untuk mewujudkan niat baiknya,” ujarnya.

“Kami percaya bahwa implementasi perikanan berkelanjutan, terutama untuk komoditas unggulan Aruna di wilayah kami seperti rajungan ini, akan dapat semakin didukung dengan diperolehnya sertifikasi MSC. Dengan demikian, hasil produksi rajungan kita pun makin berkualitas, sehingga dapat diterima oleh market baru di domestik dan internasional,” kata Irhan.

Ir. Andi Trasodiharto, M.Si, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara juga menegaskan, DKP PPU mendukung penuh Aruna dalam perikanan berkelanjutan sehingga produktivitas nelayan setempat juga meningkat.

Utari Octavianty, Co-Founder dan Chief Sustainability Officer Aruna, mengatakan, apa yang Aruna fokuskan ini tentu selaras dengan pendekatan ekologi dan peraturan pemerintah. Mulai dari Nelayan Aruna yang diedukasi untuk memenuhi standar alat tangkap yang benar, area penangkapan yang diperbolehkan, ukuran komoditas yang boleh ditangkap, dan lain-lain.

“Sebagai perusahaan perikanan di Indonesia, semoga langkah untuk memperoleh sertifikasi MSC ini dapat semakin menandai komitmen kami untuk keberlanjutan ekosistem laut dan perikanan,” pungkasnya.(sha)

 

Anda Mungkin Juga Menyukai

Senam Sehat Pasar Ikan Higienis
Merasa Terancam, Warga di Tabur Lestari Laporkan Mandor Perusahaan Sawit ke Polisi
Saling Lapor Kasus Penganiayaan, Kapolsek Nunukan : Semua Sama di Mata Hukum
Masa sih, DS Punya Dapur MBG?
BPK Berikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian ke-12 Kali untuk LKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Hasil Seleksi Jalur Domisili SMPN Tangsel Diumumkan Malam Ini, Pemkot Jamin Transparansi
Pendidikan
26 Juni 2026
Air Bersih untuk Rakyat, Kado Nyata HUT Bhayangkara ke-80 dari Polda Kaltara
Kaltara
25 Juni 2026
ISOG Capai Gas Pertama Lapangan Karamba di Kalimantan Timur, Siap Pasok Kilang Balikpapan
Berita Energi Industri Kaltara
24 Juni 2026
Bandara Juwata Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa Perbatasan
Ekonomi
24 Juni 2026

Berita Terhangat

BeritaOpiniProv. KaltaraTarakan

Tarif PBJT ditetapkan 10%, Untuk Restoran Penyedia Makanan dan Minuman

1 Juni 2026
BeritaHukumProv. KaltaraTarakan

Sebut UU Tidak Wajibkan 10%, Akademisi Hukum Desak Peninjauan Kembali Pajak Restoran di Tarakan

1 Juni 2026
Prov. Kaltara

Deddy “Arsenal” Sitorus

31 Mei 2026
BeritaProv. KaltaraTarakan

Momentum Idul Adha, Tani Merdeka Kaltara Bagikan Daging Kurban

30 Mei 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?