Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Rapat Berlangsung Alot, Finalisasi Harga dan SOP Dilanjut Pagi Ini
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Rapat Berlangsung Alot, Finalisasi Harga dan SOP Dilanjut Pagi Ini

Rapat Berlangsung Alot, Finalisasi Harga dan SOP Dilanjut Pagi Ini

Redaksi
Redaksi
Published: 9 November 2022
Bagikan
5 Minimal Baca
Bagikan

TARAKAN – Dirjen Perikanan Budidaya dan Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan Perikanan Kementerian Kelautan Perikanan bertandang ke Tarakan, Selasa (8/11/2022) kemarin. Ini sebagai upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dalam mencari solusi mengenai peningkatkan produktivitas dan stabilitas harga udang.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Gubernur Kaltara, DPRD Kaltara, Wakil Walikota Tarakan, Unsur Pimpinan DPRD Tarakan, Asosiasi Petambak, Asosiasi Pos Pembelian, Cold Storage, Mahasiswa dan beberapa instansi terkait.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Rapat koordinasi stabilitas harga udang di Kaltara dengan Dirjen KKP.

Rapat yang digelar dari siang hingga malam kemarin belum menghasilkan keputusan final terkait langkah yang akan diambil dalam menstabilkan harga udang seperti yang diinginkan para petambak di Kaltara.

Dirjen Perikanan Budidaya KKP, TB Haeru Rahayu yang ditemui usai rapat menuturkan, keputusan finalisasi akan dilanjutkan pada rapat yang akan digelar pagi ini. Ia juga menilai permasalahan yang terjadi di Kaltara ini karena adanya informasi yang tidak tersampaikan.

”Persoalan itu selalu muncul. Itu artinya bahwa kita hidup dinamis. Tapi yang paling pokok adalah bagaimana kita menyikapi persoalan yang ada dengan positif dan semangat mencari solusi,” kata Haeru.

Dirjen Perikanan Budidaya KKP, TB Haeru Rahayu.

Setelah mengikuti rapat secara marathon yang digelar sejak pukul 14.30 Wita hingga pukul 21.10 Wita, Haeru mengatakan, secara garis besar pokok permasalahan sudah ada.

“Saya lihat tadi maraton luar biasa, untuk finalisasi besok akan dilanjutkan pukul 09.00 Wita, tapi garis besar sudah ketemu. Saya mewakili unsur pemerintah pusat mengapresiasi pemda provinsi dan kota. Masyarakat dengan segala dinamika yang ada, saya pikir ini bagian dari pembelajaran ke depan untuk Kaltara lebih baik,” ujarnya.

Dikatakan Haeru, garis besar yang dibahas dalam rapat adalah bagaimana stabilitas harga udang di Kaltara. Ada dua pihak yang sangat berpengaruh. Yakni pembudidaya di hulu, pihak kedua, di hilir yaitu cold storage.

“Itu saja saya lihat persoalannya. Tadi sudah mengerucut bahwa ada SOP yang akan disepakati,” ucapnya.

“SOP yang diinginkan cold storage dan pembudidaya nanti ketemu di tengah dengan harga sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Satu, maknanya tetap bisnis, untung, tapi satu sisi tidak merugikan di hulu. Intinya adalah kerja sama,” lanjut Haeru.

Terkait harga jual di luar negeri juga sudah disampaikan dalam rapat tersebut oleh Dirjen Daya Saing. Seperti harga di India, Jepang, Cina dan beberapa negara lainnya.

“Kalau dilihat harga di Tarakan tidak kalah lebih jelek dibandingkan dengan Jakarta dan Surbaya. Di sini relatif lebih baik. Cuma mungkin informasi tidak sampai dengan komprehensif ke semua lapisan sehingga muncul polemik di lapangan. Tapi menurut saya, itu bukan unjuk rasa namun itu penyampaian aspriasi,” tuturnya.

Ia juga menilai permasalahan ini sangat bisa diselesaikan. Meski di awal rapat, terjadi dialog yang begitu panjang dalam mencari solusi.

“Sangat bisa. Saya percaya kepada Gubernur, DPRD dan Wakil Wali Kota. Optimis bisa diselesaikan. Besok kepastian disepakati harga,” tegasnya.

Terkait adanya permintaan bantuan untuk para petambak dalam operasional seperti excavator dan pembibitan, dikatakan Haeru, akan dicarikan solusi.

“Kami di pusat tugasnya tiga. Pertama menyiapkan regulasi (payung hukum), NSPK (Normal Standar Prosedur Kriteria), siapkan SDM di dalamnya bimtek dan kemudian infrastruktur dasar. Tapi mohon izin, negara juga punya keterbatasan, tidak semua permintaan bisa dipenuhi. Yang bisa dibantu ya dibantu, yang belum ya carikan solusi,” bebernya.

Ia juga menyebutkan, wacana pembentukan cold storage oleh pemerintah daerah menurutnya itu langkah yang sangat bagus.

“Upaya investor baru, siapapaun diundang. Kaltara tidak boleh tertutup untuk semua kalangan. Harus boleh semuanya. Bersaing dengan baik, sepanjang mengunakan koridor bagaimana tata kelola bisnis. Harusnya begitu. Kalau dibatasi nanti kena KPPU,” kata Haeru.

“Pusat juga akan membantu, kita puya forum bisinis. Satu minggu lalu saya hadir mendampingi Menteri itu membahas investasi rumput laut,” pungkasnya.(sha)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Senam Sehat Pasar Ikan Higienis
Merasa Terancam, Warga di Tabur Lestari Laporkan Mandor Perusahaan Sawit ke Polisi
Saling Lapor Kasus Penganiayaan, Kapolsek Nunukan : Semua Sama di Mata Hukum
Masa sih, DS Punya Dapur MBG?
BPK Berikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian ke-12 Kali untuk LKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Hasil Seleksi Jalur Domisili SMPN Tangsel Diumumkan Malam Ini, Pemkot Jamin Transparansi
Pendidikan
26 Juni 2026
Air Bersih untuk Rakyat, Kado Nyata HUT Bhayangkara ke-80 dari Polda Kaltara
Kaltara
25 Juni 2026
ISOG Capai Gas Pertama Lapangan Karamba di Kalimantan Timur, Siap Pasok Kilang Balikpapan
Berita Energi Industri Kaltara
24 Juni 2026
Bandara Juwata Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa Perbatasan
Ekonomi
24 Juni 2026

Berita Terhangat

BeritaOpiniProv. KaltaraTarakan

Tarif PBJT ditetapkan 10%, Untuk Restoran Penyedia Makanan dan Minuman

1 Juni 2026
BeritaHukumProv. KaltaraTarakan

Sebut UU Tidak Wajibkan 10%, Akademisi Hukum Desak Peninjauan Kembali Pajak Restoran di Tarakan

1 Juni 2026
Prov. Kaltara

Deddy “Arsenal” Sitorus

31 Mei 2026
BeritaProv. KaltaraTarakan

Momentum Idul Adha, Tani Merdeka Kaltara Bagikan Daging Kurban

30 Mei 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?