Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Pertamina Tutup Mata Lahan WKP Dibangun Bangunan Permanen
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Pertamina Tutup Mata Lahan WKP Dibangun Bangunan Permanen

Pertamina Tutup Mata Lahan WKP Dibangun Bangunan Permanen

Siddiq Rustan
Siddiq Rustan
Published: 25 Mei 2026
Bagikan
3 Minimal Baca
Bagikan

Ketua DPRD Tarakan Desak Pertamina Lebih Tegas

TARAKAN – Kejelasan status lahan wilayah kerja pertambangan (WKP) dikeluhkan masyarakat. Meski lahan yang dikelola Pertamina selama bertahun-tahun belum ada kejelasannya hingga persoalan ini menjadi agenda pembahasan DPRD Kota Tarakan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Komisi I DPRD Tarakan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin, 25 Mei 2026. Dalam RDP, turut hadir Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus. Ia menyoroti adanya pembiaran pembangunan permanen di atas lahan WKP sepanjang jalan utama. Dia meminta, agar Pertamina segera turun ke lapangan untuk menentukan zona berbahaya, dan zona yang masih bisa dimanfaatkan kepentingan masyarakat.

Pernyataan itu, dia sampaikan dalam rapat koordinasi antara Komisi 1 DPRD Tarakan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), serta Pihak ATR/BPN Kota Tarakan. Menurutnya, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa hampir seluruh lahan di pinggir jalan, khususnya di ruas jalan di sekitar Kampung 1 telah dibangun bangunan permanen oleh warga. Pdahal lahan tersebut masih masuk dalam zona WKP yang seharusnya memiliki keterbatasan pemanfaatan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Kami tekankan di sini, nantinya Pertamina harus memberikan kejelasan. Yang mana sih yang bahaya, yang mana sih yang tidak. Kok dibiarkan masyarakat membangun?” ujar Muhammad Yunus, Rabu (20/11/2024).

Yunus menambahkan fenomena serupa tidak hanya terjadi di satu lokasi, melainkan merata di Kampung 1, Kampung 4, Kampung 6, hingga sepanjang jalan utama. Ia menilai telah terjadi pembiaran karena Pertamina hanya memasang plang peringatan tanpa tindakan tegas. Sementara itu, masyarakat terus membangun karena melihat tidak ada larangan nyata.

“Kami yang ingin menegur tidak mungkin, yang harus menegur ya Pertamina. Jangan hanya menerima laporan saja, harus turun ke lapangan,” tegasnya.

Salah satu dampak yang dikhawatirkan dari ketidakjelasan status lahan ini adalah hilangnya potensi PAD, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Muhammad Yunus menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah membangun infrastruktur seperti jalan semen (semenisasi) dan penerangan jalan (trengase) di kawasan tersebut, namun karena status lahannya bermasalah, pajak tidak dapat diterbitkan.

“Kami bangunkan jalan, listrik, tapi tidak ada manfaat bagi daerah. Minimal PBB-nya tidak bisa terbit. Padahal di pinggir jalan sekarang sudah banyak yang jual ikan, jual sayur, punya toko, bahkan los-los pasar jadi sepi karena pasar-pasar kecil di bahu jalan tumbuh liar,” keluhnya.

DPRD Tarakan berharap Pertamina Wilayah Kalimantan Timur segera mengirim tim ke lokasi untuk melakukan verifikasi. Jika lahan tersebut memang berbahaya, Pertamina wajib menginformasikan secara jelas kepada masyarakat. Sebaliknya, jika lahan masih dapat dimanfaatkan, sebaiknya Pertamina memberikan skema pemanfaatan sehingga ada kepastian hukum dan kontribusi bagi daerah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan DPRD Tarakan tersebut. (Sdq)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Atasi Krisis Air Baku Tarakan, Dari Pengadaan Pompa sampai Pipanisasi Bulungan-Tarakan Sudah Dibahas
Jalan di Selumit Pantai Disemenisasi, Warga Apresiasi Kinerja Hj Jamaliah
Disdik Tarakan Pastikan Tidak Ada Potongan PIP, Bantuan Transfer Langsung ke Rekening Murid
Tarakan Kekurangan Tenaga Guru, Pemkot Koordinasi ke Pusat
Herman Tegaskan Bantuan PIP Harus Tepat Saran, Tanpa Potongan Dalam Bentuk Apapun
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Program Pusling Lapas Tarakan Dukung Literasi Warga Binaan
Literasi
25 September 2026
HLM BI Kaltara Dorong Money Changer Berizin di Kalimantan Utara
Ekonomi
25 September 2026
Tarakan Juara TPID Award 2026, Inflasi Terkendali lewat Inovasi Lokal
Ekonomi
25 September 2026
Pengamat: Stop Hoaks dan Persekusi Digital Anak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Hukum
25 September 2026

Berita Terhangat

BeritaBudayaSeni BudayaTarakan

Pekan Kebudayaan Daerah VI Ditutup, Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus : Kebudayaan dan Keharmonisan Masyarakat Harus Dirawat Bersama

25 Agustus 2026
BeritaEnergiIndustriMigas

SKK Migas dan Polda Kaltim Perkuat Sinergi Pengamanan Hulu Migas

23 Agustus 2026
BeritaEnergiIndustriMigas

Tahap Konstruksi, Pemotongan Baja Perdana untuk Pengembangan Lapangan Gas Laut di Indonesia

14 Agustus 2026
KaltaraProv. Kaltara

Jembatan Garuda Juata Kerikil Resmi Dibuka, Warga Hemat Jarak Tempuh 7 Km

13 Agustus 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?