SEBATIK – Di tengah semangat Ramadan yang penuh berkah, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan tak ketinggalan berbagi kebahagiaan. Melalui Tim Satgas RAFI 2026, mereka menggelar kegiatan berbagi takjil dan sembako di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan. Ini bukan hanya soal energi, tapi juga kepedulian nyata untuk masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Kegiatan ini digelar pada Selasa, 24 Februari 2026, di SPBU 66774009 PT. Cahaya Sopeng. Tim membagikan takjil gratis kepada pengguna SPBU dan warga sekitar yang masih dalam perjalanan menjelang buka puasa.
Tak berhenti di situ, keesokan harinya, Rabu 25 Februari 2026, mereka menyalurkan bantuan sembako kepada para santri di Pesantren Al-Khairaat Pulau Sebatik. Semua berjalan lancar tanpa mengganggu operasional SPBU.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa Satgas RAFI tak hanya urus operasional.
“Ramadan adalah momen untuk berbagi dan mempererat silaturahmi. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Pertamina benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan. Tidak hanya menghadirkan energi yang andal, tapi juga kepedulian yang tulus,” ujar Edi.
Senada dengan itu, Sales Branch Manager Kaltimut V Fuel (Kalimantan Utara), Muhammad Naufal Atiyah, menekankan pentingnya Pulau Sebatik sebagai wilayah strategis.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Pertamina Patra Niaga tidak hanya sebagai penyedia energi, tapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Kami ingin memastikan pelayanan energi berjalan optimal, sekaligus menghadirkan kepedulian sosial bagi masyarakat perbatasan. Harapannya, ini bisa mempererat hubungan antara Pertamina, mitra SPBU, dan warga sekitar,” kata Naufal.
Lewat aksi sederhana ini, Pertamina Patra Niaga berharap bisa mendukung kelancaran ibadah Ramadan. Selain itu, kegiatan seperti ini juga memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat.
Di wilayah perbatasan seperti Sebatik, kehadiran perusahaan seperti Pertamina memang dibutuhkan untuk memastikan energi tetap mengalir dan kebaikan terus tersebar. (*)
Reporter : Arif Rusman




