Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Perda Pendidikan Dorong Penguatan Literasi, Muatan Lokal, dan Moral Generasi Muda
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Perda Pendidikan Dorong Penguatan Literasi, Muatan Lokal, dan Moral Generasi Muda

Perda Pendidikan Dorong Penguatan Literasi, Muatan Lokal, dan Moral Generasi Muda

Redaksi
Redaksi
Published: 10 Maret 2026
Bagikan
4 Minimal Baca
Bagikan

TARAKAN – Pembahasan rancangan peraturan daerah (Perda) terkait penyelenggaraan pendidikan di Kalimantan Utara tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis pendidikan, tetapi juga pada penguatan literasi, muatan lokal, serta pembentukan karakter generasi muda. Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Khusus (Pansus IV) DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, dalam forum pembahasan rancangan perda tersebut.

Menurutnya, pendidikan di daerah tidak boleh hanya berfokus pada pembangunan fisik dan fasilitas semata, tetapi juga harus memperhatikan kualitas sumber daya manusia serta pembentukan moral masyarakat. Ia menilai kebijakan pendidikan perlu diarahkan untuk membangun karakter dan budaya belajar yang kuat sejak dini.

Salah satu perhatian utama dalam pembahasan perda tersebut adalah penguatan budaya literasi di kalangan pelajar. Syamsuddin menyampaikan bahwa kebiasaan membaca buku saat ini mulai berkurang, terutama karena anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu menggunakan gawai dan media digital.

Ia bahkan mengaku baru-baru ini mendapat masukan dari komunitas masyarakat terkait pentingnya menghidupkan kembali kebiasaan membaca buku secara langsung. Menurut mereka, membaca melalui perangkat digital tidak sepenuhnya dapat menggantikan pengalaman membaca buku secara fisik.

“Anak-anak sekarang lebih banyak scroll di gadget. Kebiasaan membaca buku mulai hilang. Padahal membaca buku itu tidak bisa tergantikan,” ujarnya, Selasa (10/3/26).

Masukan dari masyarakat tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pembahasan perda agar kebijakan pendidikan nantinya juga mendorong terbentuknya budaya literasi yang lebih kuat di masyarakat.

Selain literasi, penguatan muatan lokal juga menjadi sorotan dalam pembahasan. Syamsuddin menilai muatan lokal dapat menjadi sarana untuk memperkuat identitas daerah sekaligus menanamkan kebanggaan terhadap budaya setempat kepada generasi muda.

Ia mencontohkan pengalaman pribadi ketika anaknya bersekolah di wilayah Jawa Barat dan harus mempelajari bahasa Sunda sebagai bagian dari muatan lokal di sekolah. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan keseriusan daerah lain dalam menjaga identitas budaya melalui sistem pendidikan.

“Kalau orang dari Kalimantan sekolah di Jawa Barat, mereka harus bisa bahasa Sunda. Kenapa kita di daerah sendiri tidak memperkuat muatan lokal kita,” katanya.

Karena itu, ia berharap kebijakan pendidikan di Kaltara juga mampu memberikan ruang yang lebih kuat bagi pembelajaran muatan lokal yang mencerminkan identitas daerah.

Di sisi lain, pembahasan perda juga menyinggung pentingnya penguatan pendidikan berbasis nilai dan moral. Dalam rancangan kebijakan tersebut, beberapa gagasan yang muncul di antaranya penguatan pendidikan agama serta pembiasaan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.

Menurut Syamsuddin, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga oleh karakter dan moral yang kuat.

“Sebagus apa pun pembangunan fisik, kalau moral masyarakat tidak dibangun, maka hasilnya tidak akan maksimal,” ujarnya.

Ia menegaskan rancangan perda pendidikan tersebut diharapkan mampu menjadi pijakan jangka panjang bagi pengembangan sumber daya manusia di Kaltara. Dengan adanya kebijakan yang komprehensif, pendidikan di daerah diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, budaya literasi, serta pemahaman terhadap identitas daerah.

Syamsuddin juga berharap pembahasan perda dapat berjalan secara kolaboratif antara legislatif, pemerintah daerah, akademisi, serta masyarakat. Dengan demikian, regulasi yang dihasilkan benar-benar lahir dari kajian akademis dan kebutuhan masyarakat.

“Harapannya perda ini bukan sekadar menggugurkan kewajiban membuat regulasi, tetapi benar-benar menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kaltara,” pungkasnya. (sdq)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Merasa Terancam, Warga di Tabur Lestari Laporkan Mandor Perusahaan Sawit ke Polisi
Saling Lapor Kasus Penganiayaan, Kapolsek Nunukan : Semua Sama di Mata Hukum
ISOG Capai Gas Pertama Lapangan Karamba di Kalimantan Timur, Siap Pasok Kilang Balikpapan
Masa sih, DS Punya Dapur MBG?
BPK Berikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian ke-12 Kali untuk LKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Hasil Seleksi Jalur Domisili SMPN Tangsel Diumumkan Malam Ini, Pemkot Jamin Transparansi
Pendidikan
26 Juni 2026
Air Bersih untuk Rakyat, Kado Nyata HUT Bhayangkara ke-80 dari Polda Kaltara
Kaltara
25 Juni 2026
Bandara Juwata Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa Perbatasan
Ekonomi
24 Juni 2026
Polda Kaltara dan Pusat Studi Kepolisian UBT Kolaborasi Cegah Konflik Lewat Riset Akademik
Hukum
23 Juni 2026

Berita Terhangat

BeritaOpiniProv. KaltaraTarakan

Tarif PBJT ditetapkan 10%, Untuk Restoran Penyedia Makanan dan Minuman

1 Juni 2026
BeritaHukumProv. KaltaraTarakan

Sebut UU Tidak Wajibkan 10%, Akademisi Hukum Desak Peninjauan Kembali Pajak Restoran di Tarakan

1 Juni 2026
Prov. Kaltara

Deddy “Arsenal” Sitorus

31 Mei 2026
BeritaProv. KaltaraTarakan

Momentum Idul Adha, Tani Merdeka Kaltara Bagikan Daging Kurban

30 Mei 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?