Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Minyak Masih Langka, DKUMP Khawatirkan Suplai Minyak Goreng Di Tarakan Di Bawa ke Daerah Lain
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Ekonomi > Minyak Masih Langka, DKUMP Khawatirkan Suplai Minyak Goreng Di Tarakan Di Bawa ke Daerah Lain

Minyak Masih Langka, DKUMP Khawatirkan Suplai Minyak Goreng Di Tarakan Di Bawa ke Daerah Lain

Redaksi
Redaksi
Published: 8 Maret 2022
Bagikan
2 Minimal Baca
Minyak Masih Langka
Bagikan

TARAKAN – Masih langkanya ketersediaan minyak goreng di seluruh Indonesia menimbulkan kekhawatiran besar masyarakat. Oleh karena itu, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (DKUMP) Tarakan aktif melakukan monitoring ke sejumlah retail yang ada di Tarakan guna memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran, terutama menjelang Ramadan nanti.

Saat dikonfirmasi, Kepala DKUMP Tarakan Untung Prayitno menuturkan retail modern seperti Alfamidi dan Ramayana masih menerima jatah dari pusat. Sedikitnya 20 kemasan setiap harinya.

“Per kemasan berisi 200 liter, biasanya habis sehari untuk Senin hingga Jumat. Sedangkan di hari Sabtu dan Minggu disiapkan 35 kemasan, berarti sekitar 350 liter. Pembatasan itu untuk memastikan tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi melakukan penimbunan,”kata dia.

Ia menambaukan, di sejumlah wilayah di Kaltara saat ini sedang mengalami kekosongan minyak goreng. Jika tidak dibatasi, kemungkinan besar minyak goreng ini akan digeser ke daerah lain yang kosong.

“Misalnya, ada keluarga di Tarakan disuruh beli terus dibawa ke Bulungan. Produk dari pabrik Wilmar ini merupakan salah satu yang ditunjuk dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk mendistribusikan minyak goreng sesuai Harga Eceran Tertentu (HET) yang ditentukan pemerintah pusat. Tapi ada beberapa distribusi lain yang sampai saat ini barangnya belum direfaksi,”urainya.

Dia membeberkan, saat ini ada beberapa distributor yang hingga saat ini belum ada kepastian dari pihak pabrik. Sehingga, belum bisa menjual dengan harga Rp14 ribu.
Rencananya, Kemendag juga akan turun tangan untuk membantu proses refaksi agar barang bisa segera disalurkan.

“Rretail modern sudah harus menjual harga minyak goreng sesuai HET, sesuai perjanjian pabrik dengan Asosiasi Praktisi Retail Indonesia (Apkrindo). Kalau sebelumnya kan berapapun dijual, pasti habis. Kalau dijatah, misalnya kebutuhan beli 5 liter, ternyata dijatah 3 liter kan akhirnya ada aksi borong. Ini yang menimbulkan di gerai dan swalayan banyak yang kosong,”tuntasnya.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Akselerasi Pemerataan Ekonomi, Wali Kota Tangsel Targetkan 329 Unit Rumah Layak Huni di Tahun 2026
TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas
Akademisi UBT Desak Pemda Kendalikan Miras Lewat Perda Kuat, Pajak Tinggi, dan Izin Ketat
Kaltara Perkuat Sinergi Ekonomi Kawasan Timur Lewat Konreg PDRB 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Lakukan Sidak LPG 3 Kg di Tarakan, Pastikan Kualitas dan Keamanan Konsumen
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

SMSI Kaltara Ajak Pemprov Jaga Ekosistem Media Lokal
Berita Bulungan Prov. Kaltara
13 Mei 2026
JPU Duga Pelibatan Pihak Luar seperti Ibam-Jurist Tan Agar Chromebook Tetap Jadi Pilihan
Hukum
13 Mei 2026
Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja ‘Tutup Telinga’ ke Dirjen demi “Gol-kan” ChromeOS
Hukum
12 Mei 2026
Kasus Korupsi Chromebook, Pengamat: Tim Khusus Nadiem di Kasus Tersebut Bukan Inovasi, tapi “Pemerintahan Bayangan”
Hukum
12 Mei 2026

Berita Terhangat

BeritaEkonomiPendidikanProv. KaltaraTarakan

Antara Ekonomi dan Ekologi: UBT Kaji Ketegasan Hukum di Tengah Laju Deforestasi Sawit

7 April 2026
BBMBeritaEkonomiNunukanProv. Kaltara

Warga Sebatik Ambil BBM di Malaysia, Imbas Pengurangan Kuota Distribusi BBM

5 April 2026
Ekonomi

Pertamina Patra Niaga Kalimantan Siagakan Pasokan Energi Ramadan-Idul fitri 2026

11 Maret 2026
EkonomiEnergi

Pasokan BBM Nasional Aman Selama Ramadan-Idul Fitri

6 Maret 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?