Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Kolaborasi AYS–Antara Lestari: Mangrove sebagai Pusat Penelitian dan Rumah Baru Bekantan di Pulau Tarakan
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Kolaborasi AYS–Antara Lestari: Mangrove sebagai Pusat Penelitian dan Rumah Baru Bekantan di Pulau Tarakan

Kolaborasi AYS–Antara Lestari: Mangrove sebagai Pusat Penelitian dan Rumah Baru Bekantan di Pulau Tarakan

Siddiq Rustan
Siddiq Rustan
Published: 10 Januari 2026
Bagikan
3 Minimal Baca
FOTO BERSAMA : Muhammad Abrar Putra Siregar (Founder AYS Indonesia) dan Sugeng Widarno (Ketua Lestari Kaltara) bersama Peserta Sosialisasi ‘SOBAT BEKANTAN’
Bagikan

TARAKAN – Dalam agenda “SOBAT BEKANTAN: REHABILITASI EKOSISTEM MANGROVE SEBAGAI HABITAT SATWA ENDEMIK PESISIR TARAKAN” yang digelar pada Sabtu (10/1/26), para pelaku konservasi dan komunitas lokal bergandengan tangan mendorong upaya pemulihan habitat mangrove sebagai langkah menyelamatkan bekantan, salah satu primata endemik Kalimantan yang populasinya kini terancam.

Muhammad Abrar Putra Siregar, Founder AYS Indonesia, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara AYS Indonesia dan kelompok Antara Lestari Kelurahan Kampung 4 untuk memperkuat fungsi kawasan konservasi sebagai tempat hidup dan penelitian bekantan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Bekantan ini merupakan salah satu hewan endemik Kalimantan yang statusnya hampir krisis. Kami melihat potensi besar di kawasan konservasi habitat yang terawat dan terjaga dapat menjadi wadah penelitian sekaligus pembelajaran tentang karakter bekantan,” ujar Abrar.

Abrar juga menyampaikan harapannya agar program penanaman habitat, khususnya mangrove di pesisir Pulau Tarakan, dapat menumbuhkan kembali populasi bekantan. Selain mangrove, pemulihan ekosistem dipandang akan berdampak positif pada biota lain seperti kepiting dan ikan. Ia mengajak generasi muda Tarakan untuk aktif merawat dan melestarikan lingkungan.

“Langkah-langkah kecil untuk kegiatan konservasi dan penanggulangan kerusakan lingkungan adalah perkara mulia jaga spirit ini, karena dari hal kecil bisa berdampak besar,” bebernya.

Sementara itu, Sugeng Widarno, Ketua Antara Lestari Kaltara, memaparkan metode rehabilitasi mangrove yang selama ini efektif diterapkan di wilayah pesisir. Menurut Sugeng, pilihan metode harus disesuaikan kondisi lokasi dan jenis substrat tanah.

“Untuk penanaman di pesisir dengan gelombang cukup besar, metode rumpun berjarak dinilai lebih efektif. Sedangkan untuk daerah bukan pesisir, metode intensif (misalnya 1×1 atau 2×1) dapat diterapkan,” jelasnya.

Sugeng memberi contoh jenis tanaman yang cocok untuk berbagai kondisi pantai. Di kawasan berpasir seperti Pantai Amal, jenis api-api lebih adaptif dibandingkan bakau yang tumbuh lebih baik di substrat lumpur yang cenderung lebih ke darat. Ia menekankan perlunya menyesuaikan jenis mangrove dengan kondisi tanah agar rehabilitasi berhasil.

Keduanya sepakat bahwa pembinaan dan keterlibatan generasi muda menjadi kunci keberlanjutan program. Sugeng menilai kegiatan ini penting untuk mengalihkan perhatian anak muda yang kini banyak terserap oleh dunia digital, menuju aktivitas produktif yang mencintai alam.

Agenda yang diadakan Komunitas AYS Indonesia tidak hanya berisi penanaman mangrove, tetapi juga sosialisasi pentingnya konservasi satwa endemik, pelibatan komunitas, serta potensi kawasan konservasi sebagai pusat studi dan ekowisata yang berkelanjutan. Penyelenggara berharap kegiatan ini menjadi langkah awal yang menginspirasi replikasi program serupa di wilayah lain di Kalimantan. (Sdq)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Merasa Terancam, Warga di Tabur Lestari Laporkan Mandor Perusahaan Sawit ke Polisi
Saling Lapor Kasus Penganiayaan, Kapolsek Nunukan : Semua Sama di Mata Hukum
ISOG Capai Gas Pertama Lapangan Karamba di Kalimantan Timur, Siap Pasok Kilang Balikpapan
Masa sih, DS Punya Dapur MBG?
BPK Berikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian ke-12 Kali untuk LKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Hasil Seleksi Jalur Domisili SMPN Tangsel Diumumkan Malam Ini, Pemkot Jamin Transparansi
Pendidikan
26 Juni 2026
Air Bersih untuk Rakyat, Kado Nyata HUT Bhayangkara ke-80 dari Polda Kaltara
Kaltara
25 Juni 2026
Bandara Juwata Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa Perbatasan
Ekonomi
24 Juni 2026
Polda Kaltara dan Pusat Studi Kepolisian UBT Kolaborasi Cegah Konflik Lewat Riset Akademik
Hukum
23 Juni 2026

Berita Terhangat

BeritaOpiniProv. KaltaraTarakan

Tarif PBJT ditetapkan 10%, Untuk Restoran Penyedia Makanan dan Minuman

1 Juni 2026
BeritaHukumProv. KaltaraTarakan

Sebut UU Tidak Wajibkan 10%, Akademisi Hukum Desak Peninjauan Kembali Pajak Restoran di Tarakan

1 Juni 2026
Prov. Kaltara

Deddy “Arsenal” Sitorus

31 Mei 2026
BeritaProv. KaltaraTarakan

Momentum Idul Adha, Tani Merdeka Kaltara Bagikan Daging Kurban

30 Mei 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?