Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Jufri Budiman Dorong Perbaikan Akses dan Solusi Harga Rumput Laut untuk Petani Pantai Amal, Tarakan Timur
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Jufri Budiman Dorong Perbaikan Akses dan Solusi Harga Rumput Laut untuk Petani Pantai Amal, Tarakan Timur

Jufri Budiman Dorong Perbaikan Akses dan Solusi Harga Rumput Laut untuk Petani Pantai Amal, Tarakan Timur

Siddiq Rustan
Siddiq Rustan
Published: 15 Februari 2026
Bagikan
3 Minimal Baca
Foto Kegiatan : Jufri Budiman Gelar Reses untuk Mendengar Aspirasi Warga Pantai Amal
Bagikan

TARAKAN – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Jufri Budiman, menegaskan komitmen DPRD untuk menindaklanjuti aspirasi warga Pantai Amal RT 11, Tarakan Timur, terkait kondisi infrastruktur dan masalah harga hasil laut, khususnya rumput laut. Hal itu disampaikan saat reses penjemputan aspirasi masyarakat yang digelar di lokasi pada Rabu (4/2/26).

Warga menyampaikan keluhan utama tentang kondisi jalan dari kawasan Providen yang tembus ke Selipi, jalan yang saat ini dikuasai dan dikelola oleh Pertamina. Meskipun perbaikan sebagian sudah dilakukan pihak Pertamina, warga khawatir jalan akan kembali longsor saat hujan sehingga mengganggu mobilitas petani dan akses hasil panen ke pasar atau tempat penampungan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Jufri mengatakan aspirasi itu penting karena jalan tersebut berpotensi menjadi akses alternatif kedua bagi para petani.

“Kalau itu sudah masuk kewenangan pemerintah kota, tentu jalan akan jadi tanggung jawab pemerintah kota dan perawatannya berkelanjutan,” ujar Jufri, yang menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Wakil Wali Kota Tarakan untuk mengupayakan pengalihan kewenangan (hibah) jalan agar menjadi tanggung jawab pemerintah kota Tarakan.

Selain masalah infrastruktur, Jufri juga menyoroti disparitas harga rumput laut di Tarakan. Menurut pengakuan petani di Pantai Amal, harga rumput laut di tingkat petani di Tarakan hanya sekitar Rp 8.000 per kilogram, jauh lebih murah dibandingkan wilayah lain. Jufri menyebut ketimpangan ini sebagai hasil permainan rantai bisnis dan biaya logistik, yang membuat harga di Tarakan anjlok. Ia menambahkan bahwa DPRD akan memperjuangkan solusi agar petani mendapat harga yang layak sehingga perekonomian lokal bergerak lebih baik.

“Kami terus berdiposisi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kota. Untuk masalah harga, pada akhirnya terkait kebijakan di tingkat pusat dan kementerian terkait,” kata politikus dari Partai Gerindra ini.

Salah satu usulan strategis yang diangkat ialah membuka jalur transportasi laut langsung dari Tarakan menuju pabrik pengolahan di daerah lain, khususnya Pare-Pare, yang dikenal memiliki pabrik rumput laut. Dengan akses kapal langsung, diharapkan petani tidak perlu memutar jalur panjang melalui pelabuhan lain sehingga efisiensi biaya angkut dapat meningkatkan harga yang diterima petani.

Ketua Komisi III itu menegaskan langkah teknis akan dibahas bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan instansi terkait.

“Kita akan bangun satu persepsi bersama agar ada solusi kapal langsung dari Tarakan ke Pare-Pare. Ini penting supaya petani bisa tersenyum,” ujarnya.

Reses di Pantai Amal juga menjadi momen bagi DPRD untuk menyerap masukan lain dari masyarakat yang berkaitan dengan akses pertanian laut dan fasilitas penunjang ekonomi lokal. Jufri menegaskan DPRD akan menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui dialog formal dengan pemerintah daerah dan langkah advokasi ke kementerian terkait.

DPRD berharap koordinasi lintas tingkat pemerintahan dapat segera menemukan solusi jangka pendek untuk perbaikan akses dan solusi jangka panjang untuk memperbaiki struktur harga rumput laut, sehingga kesejahteraan petani di Tarakan Timur meningkat. (Sdq)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Merasa Terancam, Warga di Tabur Lestari Laporkan Mandor Perusahaan Sawit ke Polisi
Saling Lapor Kasus Penganiayaan, Kapolsek Nunukan : Semua Sama di Mata Hukum
ISOG Capai Gas Pertama Lapangan Karamba di Kalimantan Timur, Siap Pasok Kilang Balikpapan
Masa sih, DS Punya Dapur MBG?
BPK Berikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian ke-12 Kali untuk LKPD Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Hasil Seleksi Jalur Domisili SMPN Tangsel Diumumkan Malam Ini, Pemkot Jamin Transparansi
Pendidikan
26 Juni 2026
Air Bersih untuk Rakyat, Kado Nyata HUT Bhayangkara ke-80 dari Polda Kaltara
Kaltara
25 Juni 2026
Bandara Juwata Siap Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa Perbatasan
Ekonomi
24 Juni 2026
Polda Kaltara dan Pusat Studi Kepolisian UBT Kolaborasi Cegah Konflik Lewat Riset Akademik
Hukum
23 Juni 2026

Berita Terhangat

BeritaOpiniProv. KaltaraTarakan

Tarif PBJT ditetapkan 10%, Untuk Restoran Penyedia Makanan dan Minuman

1 Juni 2026
BeritaHukumProv. KaltaraTarakan

Sebut UU Tidak Wajibkan 10%, Akademisi Hukum Desak Peninjauan Kembali Pajak Restoran di Tarakan

1 Juni 2026
Prov. Kaltara

Deddy “Arsenal” Sitorus

31 Mei 2026
BeritaProv. KaltaraTarakan

Momentum Idul Adha, Tani Merdeka Kaltara Bagikan Daging Kurban

30 Mei 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?