By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Tokoh Masyarakat Sebatik Tegas Tolak Wacana Polri Masuk Kementerian
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Hukum > Tokoh Masyarakat Sebatik Tegas Tolak Wacana Polri Masuk Kementerian

Tokoh Masyarakat Sebatik Tegas Tolak Wacana Polri Masuk Kementerian

Redaksi
Redaksi
Published: 31 Januari 2026
Bagikan

NUNUKAN – Wacana menempatkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian kembali menuai respons dari berbagai kalangan. Kali ini, penolakan datang dari tokoh masyarakat Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Haji Herman, yang meminta agar Polri tetap berada langsung di bawah Presiden.

Menurut Haji Herman, posisi Polri yang saat ini berada di bawah Presiden sudah tepat dan harus dipertahankan. Ia menilai, perubahan struktur kelembagaan Polri justru berpotensi menimbulkan persoalan baru, terutama terkait independensi dan efektivitas kerja kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Haji Herman menegaskan bahwa Polri merupakan institusi strategis negara yang memegang peran vital dalam menjaga stabilitas nasional. Karena itu, ia mengingatkan agar wacana Polri masuk kementerian tidak dipaksakan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Polri itu pilar penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kalau ditarik masuk kementerian, saya khawatir akan memengaruhi independensi Polri,” kata Haji Herman.

Ia menilai, Polri harus tetap berdiri sebagai lembaga yang kuat, profesional, dan mampu bekerja tanpa tekanan kepentingan tertentu. Terlebih, Polri juga memiliki tugas besar dalam penegakan hukum serta pelayanan publik.

Sebagai tokoh masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan, Haji Herman menilai keberadaan Polri sangat penting, terutama untuk menjaga keamanan di kawasan strategis seperti Sebatik yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Ia menyebut, tantangan keamanan di perbatasan tidak bisa dianggap sepele. Mulai dari potensi penyelundupan, pelanggaran batas wilayah, hingga gangguan ketertiban lainnya.

“Kami di perbatasan sangat merasakan pentingnya peran Polri. Yang dibutuhkan adalah penguatan, bukan perubahan struktur yang bisa membuat Polri tidak maksimal,” tegasnya.

Haji Herman juga menyoroti kekhawatiran masyarakat terhadap kemungkinan Polri terseret dalam kepentingan politik atau kelompok tertentu jika berada di bawah kementerian.

Menurutnya, Polri harus tetap menjadi institusi yang netral dan fokus pada kepentingan masyarakat luas. Ia menilai, keberadaan Polri langsung di bawah Presiden memberikan garis koordinasi yang jelas dalam sistem pemerintahan.

“Kalau Polri berada langsung di bawah Presiden, garis komandonya jelas. Ini penting supaya Polri tetap profesional dan tidak dijadikan alat kepentingan,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Haji Herman berharap agar pemerintah mendengar aspirasi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan yang sangat bergantung pada kehadiran aparat keamanan.

Ia menekankan, yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah penguatan kinerja Polri agar semakin dipercaya publik, bukan perubahan kelembagaan yang menimbulkan pro-kontra.

“Kami berharap Polri tetap di bawah Presiden. Yang penting sekarang adalah meningkatkan profesionalitas, memperkuat pelayanan, dan menjaga kepercayaan rakyat,” tutupnya. (*)

Reporter : Arif Rusman

Anda Mungkin Juga Menyukai

Berlanjut, Kasus Mark Up Mantan Wakil Walikota Tarakan Segera Dialihkan Ke Pengadilan Samarinda
Kunjungan Kapolda Kaltara ke Kodim 0914/Tana Tidung Perkuat Sinergitas
Usai Tertangkap, Kasus Korupsi eks Kepala Sekolah SDN 052 Masuki Tahap Penyidikan
Divonis 3,5 Tahun Penjara, Begini Kemungkinan Nasib Karir KAH di Partainya
Ribuan Kilogram Daging dan Sayur Illegal Asal Malaysia Diamankan Ditpolairud Polda Kaltara, Semua Barang Tanpa Dokumen
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0

Berita Terbaru

Penumpang Pelabuhan Lonjak Tajam Selama Ops Ketupat Kayan 2026
Kaltara
27 Maret 2026
Arus Balik Lebaran di Bandara Juwata Tarakan Diprediksi Meningkat pada Sabtu dan Minggu
Berita Prov. Kaltara Tarakan
27 Maret 2026
Indonesia–Malaysia Perkuat Komitmen: Kaltimtara Beraksi #2 Jadi Tonggak Kolaborasi Pemuda Lintas Negara
Berita Internasional Nasional Prov. Kaltara
25 Maret 2026
Jufri Budiman Dorong Penguatan Peternakan Ayam Petelur Lokal di Kaltara
Berita Prov. Kaltara Tarakan
25 Maret 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber