KALIMANTAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan pasokan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG), tetap aman dan lancar selama periode Ramadan serta Idulfitri 1447 H/2026 M.
Untuk mendukung hal tersebut, perusahaan telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026 yang mulai beroperasi sejak Senin, 9 Maret 2026.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, menyatakan bahwa persiapan ini bertujuan menjaga kelancaran mobilitas mudik, aktivitas ibadah, serta roda ekonomi masyarakat di wilayah Kalimantan.
“Kami telah memetakan potensi lonjakan kebutuhan energi berdasarkan proyeksi arus mudik dan balik. Seluruh rantai suplai, mulai dari stok hingga distribusi, telah kami perkuat agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang,” ujar Isfahani.
Berdasarkan pengalaman Satgas tahun sebelumnya, konsumsi gasoline dan LPG biasanya meningkat signifikan selama Ramadan dan Idulfitri akibat peningkatan aktivitas memasak, transportasi, serta perjalanan mudik.
Sementara itu, konsumsi gasoil dan kerosene cenderung menyesuaikan atau stabil. Proyeksi ini menjadi landasan strategi penguatan suplai di seluruh wilayah Kalimantan.
Dari sisi infrastruktur, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyiagakan aset pendukung yang cukup masif, meliputi 16 Terminal BBM, 3 Terminal LPG, 11 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), 786 SPBU reguler, 558 Pertashop, 527 Agen LPG, 52 SPBE (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji), serta 13 Agen Minyak Tanah. Distribusi energi diperkuat dengan 762 unit mobil tangki dan 99 unit skidtank guna menjangkau wilayah terpencil dan pelosok.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menambahkan bahwa layanan tambahan turut disiapkan di jalur-jalur strategis seperti tol, jalur wisata, dan lintas utama.
“Kami operasikan 90 SPBU Siaga 24 Jam, 326 Agen LPG Siaga, layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga, Motorist/PDS BBM, mobil tangki standby, serta 4 unit Serambi MyPertamina sebagai tempat istirahat bagi pemudik. Ini wujud komitmen kami dalam mendukung kebutuhan energi masyarakat,” jelas Edi.
Selain keandalan pasokan, Pertamina juga meluncurkan sejumlah program promo Ramadan dan Idulfitri melalui aplikasi MyPertamina untuk meringankan beban ekonomi masyarakat. Di antaranya:
– Flash Sale MyPertamina 3.3 serta promo mudik hemat hingga Rp300 per liter untuk pembelian Pertamax Series dan Dex Series pada 18–29 Maret 2026.
– Promo harga spesial tiket Pelita Air bagi pelanggan yang membeli tiket mudik via MyPertamina periode 10 Februari–29 Maret 2026.
– Bright Gas Spesial Ramadan (20 Februari–31 Maret 2026) dengan program trade-in dua tabung LPG 3 kg menjadi Bright Gas 5,5 kg, plus cashback dan potongan isi ulang via MyPertamina.
– THR MyPertamina (23 Februari–10 Maret 2026) bagi pelanggan dengan akumulasi transaksi minimal Rp1.000.000 untuk mendapatkan e-voucher Rp100.000.
– Takjil Gratis dari Bright Store x MyPertamina (1–20 Maret 2026) dengan pembelian Pertamax Series dan Dex Series minimal Rp300.000.
– Program “Singgah di SPBU Pertamina” (20 Februari–16 Maret 2026) dengan kesempatan memenangkan hadiah jutaan rupiah melalui unggahan momen di media sosial.
Di sektor aviasi, Pertamina memberikan diskon 10% untuk Avtur di 37 bandara selama 14–29 Maret 2026, guna mendukung kelancaran operasional penerbangan mudik.
Proyeksi nasional menunjukkan pergerakan masyarakat selama periode Lebaran 2026 mencapai sekitar 143,9 juta orang, dengan puncak arus mudik pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026, serta arus balik pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.
Persiapan Pertamina di Kalimantan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas energi nasional di tengah lonjakan mobilitas tersebut.
“Ramadan dan Idulfitri merupakan momen penting bagi masyarakat. Kami berkomitmen memastikan energi selalu tersedia untuk mendukung perjalanan, ibadah, dan kebersamaan di Kalimantan,” tutup Edi Mangun.
Dengan langkah-langkah ini, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan diharapkan dapat menjaga kestabilan pasokan energi, mendukung pemulihan ekonomi pasca-pandemi, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap ketahanan energi nasional selama periode hari raya. (*)
Reporter : Arif Rusman

