By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Indonesia Jadi Mediator Konflik AS-Iran
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Berita > Indonesia Jadi Mediator Konflik AS-Iran

Indonesia Jadi Mediator Konflik AS-Iran

Redaksi
Redaksi
Published: 4 Maret 2026
Bagikan
Eks Menteri Luar Negeri (Menlu), Hassan Wirajuda

INFOINDO.CO.ID — Eks Menteri Luar Negeri (Menlu), Hassan Wirajuda angkat bicara soal rencana Presiden RI Prabowo Subianto agar Indonesia menjadi mediator konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Menurut Hassan, ada syarat mutlak yang harus dipenuhi untuk menjadi mediator yaitu diterima oleh pihak-pihak yang bertikai atau berkonflik.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sampai saat ini, Hassan mengatakan belum ada tanda-tanda yang terlihat bahwa AS, Israel ataupun Iran menerima rencana tersebut.

“Kita tidak membicarakan apakah indonesia mampu atau tidak. Itu kan pemikiran awal,” kata Hassan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 3 Maret 2026.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Dalam kata lain, untuk menjadi mediator juga harus ada penerimaan dari dua pihak yang bertikai dan kita belum lihat tanda-tanda itu,” sambung Hassan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan siap bertolak ke Iran untuk memfasilitasi dialog demi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif.

Dalam siaran resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Pemerintah Indonesia menyesalkan gagalnya perundingan antara AS dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.

Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi. Pemerintah juga menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai.
“Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” demikian pernyataan Kemlu.

Langkah ini mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas global, sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dipegang teguh.

Kementerian Luar Negeri menilai peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia.

Pemerintah juga mengimbau warga negara Indonesia yang berada di wilayah terdampak untuk tetap tenang dan waspada.

WNI diminta mengikuti arahan otoritas setempat serta menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat guna memastikan keselamatan dan keamanan. (int)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Profesionalisme ASN Harus Dijaga
Pemerintah Imbau Masyarakat Hindari Puncak Arus Balik
Sosraperda Kesejahteraan Sosial Menunggu Nomor Registrasi, Syamsuddin Arfah : Kalau Sudah Ada, Langsung On The Track!
DPRD Tarakan dan Pemkot Tandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2026, Pendapatan Diproyeksikan Rp930 Miliar
Syamsuddin Arfah Sosialisasikan Perda Pelayanan Kesehatan, BPJS Jadi Sorotan
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0

Berita Terbaru

Dua Kapal Pertamina Terjebak di Selat Hormuz
Berita Internasional Nasional
4 Maret 2026
Dubes RI di Iran Diminta Evakuasi WNI
Berita Internasional Nasional
4 Maret 2026
Dino Adrian Soroti Penggantian Susu dengan Kacang dan Puding Saat Sidak di SMKN 4 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
3 Maret 2026
Muhammad Hatta Tegaskan Pengawasan Harga dan Kualitas Menu Saat Sidak di SMKN 4 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
3 Maret 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber