Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Gubernur Paparkan Isu Strategis di Perbatasan Kaltara
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Advertorial > DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu) > Gubernur Paparkan Isu Strategis di Perbatasan Kaltara

Gubernur Paparkan Isu Strategis di Perbatasan Kaltara

Redaksi
Redaksi
Published: 17 November 2023
Bagikan
3 Minimal Baca
PAPARAN : Gubernur Kalimantan Utara, Drs. H Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum menyampaikan sejumlah isu strategis di Kalimantan Utara dalam acara pertemuan Borneo Business Roundtable dalam forum ASEAN Business Advisory Council (ASEAN BAC) di Sultan Hotel, Selasa (5/9/23).
Bagikan

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara, Drs. H Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum didampingi Ketua Kadin, Killit Laing dan Penata Kelola Penanaman Modal, Ahli Muda DPMPTSP, Rahman Putrayani mengikuti langsung pertemuan Borneo Business Roundtable dalam forum ASEAN Business Advisory Council (ASEAN BAC) di Sultan Hotel, Selasa (5/9/23).

Borneo Business Roundtable adalah forum komunikasi kerjasama peningkatan ekonomi seluruh wilayah di pulau Borneo yang mencakup Kalimantan, Serawak dan Sabah Malaysia, Labuan dan Brunei Darussalam.

Pada kesempatan itu, Gubernur Zainal menyampaikan sejumlah isu strategis di Kalimantan Utara, yakni isu perdagangan di perbatasan, isu pembangunan infrastruktur trans borneo dan isu pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (Indonesia Green Industrial Park) yang ada di Kabupaten Bulungan.

Selain itu, juga terkait upaya reduced emission, deforestation and degradation dan manajemen penggunaan lahan (REDD+) melalui heart of borneo seluas 1,2 juta Ha di Kabupaten Malinau.

Dijelaskan Gubernur, isu perdagangan cukup penting karena Kaltara melakukan kegiatan perdagangan/ekspor hasil pertanian seperti pisang, kelapa dan beras adan, makanan dan perikanan seperti kepiting, ikan dan ke depan rumput laut dalam jumlah besar ke Sabah Malaysia.

“Ini setiap hari kita lakukan sejak dulu di Kaltara, kita harapkan perdagangan di perbatasan ini mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi bersama dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Lanjut Zainal, Pemprov Kaltara juga sedang membangun jalan penghubung di perbatasan menuju Krayan dari Malinau sepanjang sekira 196 Km. “Ini untuk membuka keterisolasian dan menghubungkan Kaltara dengan Malaysia dan Brunei. Jika sudah terhubung, maka aktivitas ekonomi kita juga akan meningkat melalui perdagangan komoditi dan bahkan pariwisata,” tuturnya.

Selanjutnya untuk menarik Foreign Direct Investment (FDI), Kaltara juga sedang membangun Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) terbesar di dunia yang luasnya akan mencapai 30.000 Ha ke depan. “KIHI saat ini sudah mulai berjalan dan dalam waktu dekat kita targetkan Kaltara sudah memproduksi Aluminium Ingot sebanyak 500 ribu ton per tahun pada 2025,” terangnya.

Disampaikan Zainal, KIHI akan banyak tenan yang masuk. Di sinilah FDI Kaltara akan meningkat, bahkan diprediksi mencapai USD 132 Miliar atau setara sekira Rp 2000 triliun.

“Kami juga berharap dengan adanya Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) seluas 1,2 juta Ha di Kabupaten Malinau, ke depan akan ada dana kompensasi dari dunia internasional terkait perubahan iklim melalui perdagangan karbon. Setidaknya mereka bisa membantu Kaltara untuk pembangunan infrastruktur di perbatasan,” tutupnya.(adv)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Realisasi Investasi Triwulan I–III 2025 di Tarakan Capai Rp1,83 Triliun, Didominasi Penanaman Modal Asing
Punya Potensi Besar, Nilai Realisasi Investasi Akhir Tahun Diyakini Meningkat
Tahun Ini Nilai Realisasi Investasi di Kaltara Ditarget Capai Rp 20 Triliun
Dokumen Kerja Sama Pembangunan Bandara Hijau Tengah Dipersiapkan
Pembangunan Bandara Hijau Ditarget Tahun 2024
TAGGED:gubernur kaltaraPemprov kaltarazainal a paliwang
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

SMSI Kaltara Ajak Pemprov Jaga Ekosistem Media Lokal
Berita Bulungan Prov. Kaltara
13 Mei 2026
JPU Duga Pelibatan Pihak Luar seperti Ibam-Jurist Tan Agar Chromebook Tetap Jadi Pilihan
Hukum
13 Mei 2026
Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja ‘Tutup Telinga’ ke Dirjen demi “Gol-kan” ChromeOS
Hukum
12 Mei 2026
Kasus Korupsi Chromebook, Pengamat: Tim Khusus Nadiem di Kasus Tersebut Bukan Inovasi, tapi “Pemerintahan Bayangan”
Hukum
12 Mei 2026

Berita Terhangat

DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu)

Pemkab dan Pemprov Kaltara Harus Dilibatkan dalam Pembangunan Bandara Hijau

18 Desember 2023
DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu)

DPMPTSP Kaltara Terus Gencarkan Sosialisasi Pentingnya Melegalkan Usaha

16 Desember 2023
DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu)

Investor Bersiap Masuk Kaltara, DPMPTSP Siapkan SDM Lokal

16 Desember 2023
DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu)

Dukung Kemudahan Berusaha Lewat OSS-RBA

19 Desember 2023
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?