Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : DPKP Aktif Survei Cegah Wabah Antraks Masuk Kaltara
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > DPKP (Dinas Pertanian Ketahanan Pangan) > DPKP Aktif Survei Cegah Wabah Antraks Masuk Kaltara

DPKP Aktif Survei Cegah Wabah Antraks Masuk Kaltara

Redaksi
Redaksi
Published: 12 Juli 2023
Bagikan
3 Minimal Baca
Bagikan

TANJUNG SELOR – Wabah antraks yang menyebabkan kematian di wilayah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIY), belum lama ini menjadi perhatian serius di setiap daerah di Indonesia. Termasuk Kalimantan Utara (Kaltara).

Medik Veteriner pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Supardi menjelaskan, antraks adalah penyakit bakterial bersifat menular akut pada manusia dan hewan yang disebabkan oleh bakteri Bacillus Anthracis.

“Jadi perbedaannya Penyakit mulut dan kuku (PMK) penyebabnya adalah virus, sedangkan antraks penyebabnya adalah bakteri, tapi masih bisa diobati. Jadi kalau sapi itu sakit dan cepat diobati kemungkinan besar masih bisa diselamatkan. Tapi kalau sapi terkena virus obatnya tidak ada, tapi itu akan pulih dengan sendirinya,” ucapnya, Rabu (12/7)

“Untuk mencegah penyakit itu, tentu peternak harus memberikan makanan yang cukup, kebersihan kandang dan menjaga sapi peliharaan agar tidak stres. Jadi secara berlahan selama dua Minggu misalnya ada sapi yang sakit  dan bertahan, perlahan-lahan bisa pulih kemudian rutin vaksinasi kepada hewan,” tambahnya.

Mengenai seberapa bahaya penyakit ini, dijelaskan Supardi, PMK adalah penyakit kuku dan mulut penyakit tentu sangat menular tetapi kepada sesama hewan ternak dan tidak menular kepada manusia.

“Dia tidak sonosis (kulit membiru) dagingnya masih bisa dikonsumsi. Tapi kalau antraks masuk ke dalam golongan zoonosis tidak boleh dipotong, jadi kalau ternak yang terdeteksi antraks langsung saja dikubur tidak boleh keluar darahnya dan dikubur di tempat hewan itu mati, tidak boleh dipindah,” jelasnya.

Jika hewan terinfeksi antraks dan dikubur ke tempat lain, dikhawatirkan akan ada spora yang menyebar.

“Ya Kaltara aman dari antraks, tapi beberapa provinsi itu sudah endemis termasuk Sulawesi Selatan, Jawa Tengah yang lagi heboh di media,dan meninggal akibat mengkonsumsi bangkai dari ternak sapi,” paparnya.

“Itu sangat bertentangan sekali dengan agama dan tidak dianjurkan oleh kesehatan, karena namanya bangkai tidak boleh dikonsumsi,” imbuhnya.

Tak hanya itu, pihaknya selalu aktif melakukan surveilans untuk mengambil sampel yang ada di kabupaten kota untuk diuji di laboratorium, dan sampai saat ini Kaltara belum ditemukan endemis terhadap antraks.

“Meskipun kita sering memasukkan ternak dari daerah endemis seperti dari Sulawesi, tapi kita ketat, dan sampai sekarang kita belum pernah ada gejala kepada antraks,” pungkasnya. (adv) 

Anda Mungkin Juga Menyukai

Koperasi Merah Putih Selumit Jadi Percontohan Nasional, Olah Limbah Nelayan Jadi Produk Bernilai Tinggi
Lapas Tarakan Lalukan Pembinaan Keahlian Program Ketahanan Pangan
PRI Bantu Ratusan Ribu Benih Komoditas Tanaman untuk Petani di Tarakan
Tanjung Selor Kian Dekat Jadi Kota Otonom, Bulungan Siapkan Pondasi Administratif dan Sambut Investasi Hijau
Menjaga Inflasi DPKP Kaltara Gelar Sosialisasi Budidaya Cabai
TAGGED:gubernur kaltaraPemprov kaltarazainal a paliwang
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

SMSI Kaltara Ajak Pemprov Jaga Ekosistem Media Lokal
Berita Bulungan Prov. Kaltara
13 Mei 2026
JPU Duga Pelibatan Pihak Luar seperti Ibam-Jurist Tan Agar Chromebook Tetap Jadi Pilihan
Hukum
13 Mei 2026
Skakmat Rocky Gerung, Jaksa Ungkap Nadiem Sengaja ‘Tutup Telinga’ ke Dirjen demi “Gol-kan” ChromeOS
Hukum
12 Mei 2026
Kasus Korupsi Chromebook, Pengamat: Tim Khusus Nadiem di Kasus Tersebut Bukan Inovasi, tapi “Pemerintahan Bayangan”
Hukum
12 Mei 2026

Berita Terhangat

DPKP (Dinas Pertanian Ketahanan Pangan)

Fokus Kembangkan Pertanian di Kaltara, DPKP akan Tarik Program Pusat ke Daerah

17 Juli 2023
DPKP (Dinas Pertanian Ketahanan Pangan)

GAPKI Tunjuk Kaltara Jadi Tuan Rumah Forum Borneo ke-6

17 Juli 2023
DPKP (Dinas Pertanian Ketahanan Pangan)

Naik, Harga TBS Bulan Ini Menjadi Rp 2.000 per Kg

17 Juli 2023
DPKP (Dinas Pertanian Ketahanan Pangan)

Sapi Kurban Presiden Jokowi Tiba di Malinau

17 Juli 2023
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?