Usai Dilantik, Kerukunan Keluarga Toraja Utara Siapkan Program Pemberdayaan Petani dan Pendidikan
TARAKAN – Ketua Kerukunan Keluarga Toraja Utara (KKTU) yang baru dilantik, Simon Parintak, S.Pd., M.Pd., menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di sektor ekonomi dan pendidikan.
Dalam waktu dekat, pengurus KKTU berencana menggelar rapat internal untuk menyusun struktur program kerja setelah seluruh jajaran sekretariat berkumpul. Fokus utama yang menjadi prioritas adalah pemberdayaan warga yang berprofesi sebagai petani dan nelayan.
Simon menjelaskan bahwa organisasi akan mengumpulkan warga Toraja Utara yang bekerja di sektor pertanian untuk mengidentifikasi kebutuhan mendasar mereka di lapangan. Langkah awal yang akan diambil adalah membentuk kelompok-kelompok tani sebagai wadah koordinasi.
“Kami ingin mencari tahu apa kebutuhan mereka, sehingga nantinya organisasi dapat memfasilitasi dan menjembatani urusan tersebut ke pemerintah daerah yang menangani bidang terkait,” ujar Simon.
Meskipun wacana pembentukan koperasi telah muncul, Simon menyatakan bahwa saat ini fokus utama adalah penguatan di tingkat kelompok tani terlebih dahulu agar bantuan dan fasilitas dapat tersalurkan dengan lebih efektif.
Selain sektor ekonomi, Simon yang juga berlatar belakang pendidikan menekankan pentingnya jaminan sekolah bagi anak-anak dari keluarga Toraja Utara di perantauan. Organisasi akan melakukan pendataan untuk memastikan tidak ada anak yang terlantar atau putus sekolah.
“Ke depannya, kami akan melihat anak-anak sekolah. Jika ada dari kerukunan kita yang mungkin terkendala atau terlantar pendidikannya, tentu itu akan menjadi perhatian serius kami,” tambahnya.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan Kerukunan Keluarga Toraja Utara dapat menjadi pilar pendukung bagi kesejahteraan warga Toraja sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah melalui sektor-sektor strategis. (red)




