By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Tingkatkan Daya Saing Global, Aruna Masuk Tahap Pre-Assessment Sertifikasi MSC
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Prov. Kaltara > Tingkatkan Daya Saing Global, Aruna Masuk Tahap Pre-Assessment Sertifikasi MSC

Tingkatkan Daya Saing Global, Aruna Masuk Tahap Pre-Assessment Sertifikasi MSC

Redaksi
Redaksi
Published: 6 Januari 2023
Bagikan

KALTIM – Aruna bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Timur dan DKP Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melaksanakan pre-assessment untuk memperoleh sertifikasi MSC (Marine Stewardship Council) di Jenebora, Kalimantan Timur pada Tanggal 4 hingga 5 Januari 2023.

Dalam prosesnya, Aruna menunjuk Bio Inspecta Conformity Assessment Body (CAB) dari Australia, pemberi kredensial keberlanjutan melalui sertifikasi terhadap standar praktik global terbaik untuk industri makanan laut. Sertifikasi MSC ini merupakan sertifikat bergengsi untuk industri perikanan. Dengan dimilikinya sertifikasi tersebut, kredibilitas produk Aruna pun akan semakin diakui dan komitmen Aruna terhadap fisheries improvement akan semakin terwujud.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Langkah pertama yang ditempuh untuk memperoleh sertifikasi ini adalah pre-assessment gap analysis, di mana kesenjangan antara situasi Aruna saat ini dan apa yang idealnya terjadi diidentifikasi. Selanjutnya, ketika informasi dasar  sudah diperoleh, pemutusan action plan untuk meningkatkan kinerja pun baru dapat dilakukan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Standar sertifikasi MSC sendiri memiliki tiga prinsip utama yang harus dipenuhi, pertama, cadangan ikan berkelanjutan yang harus terjaga, di mana praktik perikanan tidak boleh menyebabkan penurunan populasi. Kedua, minimalisasi dampak lingkungan agar keragaman ekosistem tetap terpelihara. Ketiga, tata kelola industri perikanan yang efektif, di mana praktik perikanan harus tetap menghormati hukum, kearifan lokal, standar nasional dan internasional.

Ketiga prinsip ini merupakan suatu kesatuan yang wajib dilaksanakan oleh para pelaku di industri perikanan, termasuk Aruna. Tujuannya tentu bukan hanya untuk merealisasikan visi jangka panjang Aruna sendiri saja, tetapi juga untuk mengimplementasikan keberlanjutan ekosistem laut dan perikanan secara lebih luas dan riil.

Irhan Hukmaidy, S. Pi., M.P, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Timur menyatakan optimismenya terhadap Aruna.

“Aruna telah banyak peduli terhadap keberlanjutan ekosistem laut secara keseluruhan, khususnya di Jenebora ini. Aruna juga berkolaborasi dengan dinas provinsi dan kabupaten Penajam Paser Utara dalam beberapa kegiatannya untuk mewujudkan niat baiknya,” ujarnya.

“Kami percaya bahwa implementasi perikanan berkelanjutan, terutama untuk komoditas unggulan Aruna di wilayah kami seperti rajungan ini, akan dapat semakin didukung dengan diperolehnya sertifikasi MSC. Dengan demikian, hasil produksi rajungan kita pun makin berkualitas, sehingga dapat diterima oleh market baru di domestik dan internasional,” kata Irhan.

Ir. Andi Trasodiharto, M.Si, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara juga menegaskan, DKP PPU mendukung penuh Aruna dalam perikanan berkelanjutan sehingga produktivitas nelayan setempat juga meningkat.

Utari Octavianty, Co-Founder dan Chief Sustainability Officer Aruna, mengatakan, apa yang Aruna fokuskan ini tentu selaras dengan pendekatan ekologi dan peraturan pemerintah. Mulai dari Nelayan Aruna yang diedukasi untuk memenuhi standar alat tangkap yang benar, area penangkapan yang diperbolehkan, ukuran komoditas yang boleh ditangkap, dan lain-lain.

“Sebagai perusahaan perikanan di Indonesia, semoga langkah untuk memperoleh sertifikasi MSC ini dapat semakin menandai komitmen kami untuk keberlanjutan ekosistem laut dan perikanan,” pungkasnya.(sha)

 

Anda Mungkin Juga Menyukai

Randy Ramadhana Serap Aspirasi Warga di Reses Dapil I: Tekankan Refleksi, Komitmen dan Tantangan Anggaran
Penjaringan Calon Ketua DPD Golkar Kaltara Dibuka, Nonkader Bisa Mendaftar?
Sinergi LDII dan Polsek Tarakan Timur untuk Melawan Judi Online di Kalangan Remaja
Soroti Antrean dan SPBU Sering Tutup, Komisi III Usulkan Pemisahan Jalur BBM Subsidi dan Non-Subsidi
TPID Kaltara Pantau Stabilitas Harga Barang Jelang Idulfitri
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

FEB UBT Gelar Pra-Yudisium, Ari Hardianto : “Mereka Bisa Menjadi CEO Bagi Diri Mereka Sendiri”
Berita Pendidikan Prov. Kaltara Tarakan
31 Maret 2026
Mengaku Polisi dan Wartawan Diduga Intimidasi Yayasan PKBM Ba’ats Darif, Kuasa Hukum LL Laporkan Dua Oknum ke Polisi
Berita Bulungan Prov. Kaltara
31 Maret 2026
Bandara Juwata Tarakan Tutup Posko Lebaran 2026 dengan Catatan Positif
Kaltara
30 Maret 2026
Penumpang Pelabuhan Lonjak Tajam Selama Ops Ketupat Kayan 2026
Kaltara
27 Maret 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber