By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Sinergi Pemerintah Bersama Nelayan dan Petani, Dukung Ketahanan Pangan Untuk MBG
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Kaltara > Sinergi Pemerintah Bersama Nelayan dan Petani, Dukung Ketahanan Pangan Untuk MBG

Sinergi Pemerintah Bersama Nelayan dan Petani, Dukung Ketahanan Pangan Untuk MBG

Redaksi
Redaksi
Published: 29 Maret 2025
Bagikan

TARAKAN – Organisasi Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Tarakan menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dan diskusi yang melibatkan berbagai pihak, seperti organisasi masyarakat (ormas), pemerintah kota, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), kelompok nelayan, serta kelompok petani. Acara ini berlangsung pada Jumat, 21 Maret 2025, bertempat di Malabar Cafe and Resto.

Diskusi tersebut mengangkat tema strategi optimalisasi peran nelayan dan petani dalam mendukung ketahanan pangan, sejalan dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini diharapkan berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai bagian dari persiapan menuju Generasi Emas 2045.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ketua GPN Tarakan, Sukri Rabin, mengungkapkan bahwa program MBG membutuhkan pengkajian mendalam karena dampaknya yang signifikan pada masa depan anak-anak. “Sebagai organisasi kepemudaan, kami memiliki tanggung jawab moral untuk memberdayakan masyarakat, terutama nelayan dan petani. Oleh karena itu, kami merasa penting untuk memfasilitasi diskusi intensif mengenai program ini,” jelas Sukri Rabin.

Dalam diskusi ini, wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) dengan potensi perikanannya yang melimpah menjadi salah satu topik sentral. Dinas Perikanan Tarakan menyoroti ikan bandeng sebagai salah satu komoditas unggulan yang bernilai gizi tinggi dan sesuai untuk mendukung program MBG.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Ikan bandeng dipilih karena kaya akan gizi dan protein, serta diproduksi dalam jumlah mencukupi oleh para nelayan baik melalui usaha tangkap maupun budidaya. Berbeda dengan jenis ikan lain yang memerlukan biaya lebih besar dan ketersediaannya terbatas,” kata Kepala Dinas Perikanan Tarakan, Ardiansyah.

Namun demikian, pengolahan ikan bandeng menjadi produk tanpa duri menjadi prasyarat penting agar menu ini ramah dikonsumsi oleh anak-anak sekolah dasar yang menjadi target utama program MBG. Menurut Ardiansyah, pemerintah berencana melibatkan kelompok perempuan pesisir dan komunitas nelayan dalam pelatihan mencabut duri ikan bandeng, sehingga produk menjadi aman dan mudah dikonsumsi.

“Dalam persiapannya, kami melatih perempuan dari komunitas pesisir serta kelompok nelayan dan pemasaran perikanan untuk mengolah ikan bandeng tanpa duri. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota untuk memastikan kelancaran program MBG,” tambahnya.

Di sisi lain, BPOM Tarakan berperan dalam memastikan mutu dan keamanan pangan. Kepala BPOM Tarakan, Herianto Baan, menyatakan bahwa lembaganya akan mengawasi pasokan pangan yang digunakan dalam program MBG agar memenuhi standar kualitas gizi yang telah ditetapkan. Selain itu, BPOM juga memberikan pelatihan kepada relawan terkait pengelolaan makanan guna mendukung kelancaran distribusi pangan.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas pangan agar tidak terjadi insiden keracunan. Di samping itu, pelatihan kepada relawan akan menjamin proses distribusi makanan dapat berjalan tanpa hambatan,” ujar Herianto Baan.

Sementara itu, Ketua DPRD Tarakan, Muhammad Yunus, menyoroti pentingnya alternatif pasokan bahan pangan jika ikan bandeng tidak mencukupi kebutuhan program MBG. Lebih jauh, ia menekankan perlunya manajemen distribusi untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga hingga tiba di tangan pelajar.

“Kami mendukung adanya koordinasi dengan Badan Gizi Nasional dan mitra terkait guna menyediakan rantai pasokan alternatif. Jika suplai ikan bandeng tidak mencukupi, harus ada upaya perbaikan agar program ini berjalan optimal. Sebagai anggota Fraksi Partai Gerindra, saya tentu mendukung sepenuhnya inisiatif pemerintah dalam program ini,” ungkap Muhammad Yunus.

Kegiatan yang diinisiasi GPN Tarakan ini mendapat sambutan antusias dari para nelayan dan petani setempat. Jika ikan bandeng menjadi bagian dari menu MBG, hal ini dipandang mampu meningkatkan taraf kesejahteraan nelayan Tarakan. Selain itu, kelompok tani juga membutuhkan informasi menyangkut bahan sayuran yang dapat diselaraskan dengan program MBG agar proses penanaman mereka lebih sinkron dengan kebutuhan program. (*)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Tiga Kantor Bank Kaltimtara Digeledah Polisi, Diduga Terkait Kredit Fiktif
Ibrahim Ali Ajak Jaga Kondusifitas Usai Insiden di Depan Mako Polres Tarakan
Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Gubernur Kaltara Langsung Eksekusi di Tempat
Polres Tarakan Sulap Knalpot Brong Sitaan Jadi Robot
Herman Hamid Sambut Positif Putusan MK Soal Pemisahan Pemilu
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0

Berita Terbaru

Komisi II DPRD Tarakan Soroti Kebutuhan Air dan Standar Menu MBG di SMPN 1 Tarakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
20 SD dan 10 SMP di Tarakan Belum Terima MBG, Komisi II DPRD Soroti Kesiapan Dapur
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Distribusi MBG di Beberapa Sekolah Tarakan Dinilai Terkoordinir, Masih Ada Paket Tidak Termakan
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Simon Patino: Jangan Biarkan Pedagang Kehilangan Mata Pencaharian
Berita Prov. Kaltara Tarakan
10 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber