By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Randy Ramadhana Dorong Pengolahan RDF Atasi Kepenuhan TPA Juwata Kerikil
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Randy Ramadhana Dorong Pengolahan RDF Atasi Kepenuhan TPA Juwata Kerikil

Randy Ramadhana Dorong Pengolahan RDF Atasi Kepenuhan TPA Juwata Kerikil

Siddiq Rustan
Siddiq Rustan
Published: 18 Februari 2026
Bagikan

TARAKAN – Ketua Komisi III DPRD Tarakan, Randy Ramadhana, mendorong penerapan teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF) sebagai solusi pengelolaan sampah menyusul cepatnya kepenuhan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Juwata Kerikil.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Dinas Lingungan Hidup (DLH) serta hasil peninjauan langsung di lapangan, TPA yang baru beroperasi sekitar September tahun lalu itu kini sudah hampir mencapai kapasitas maksimal.

“Setelah RDP kemarin, kami mendapat informasi bahwa TPA Juwata Kerikil sudah hampir penuh. Kami turun langsung ke lokasi dan memang kondisinya hampir penuh, meskipun tahun ini direncanakan pembangunan sel baru,” ujarnya, Rabu (18/2/26).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Menurut Randy, pemanfaatan lahan seluas sekitar 50 hektare tidak dapat sepenuhnya diisi sel pembuangan. Karena itu, Komisi III mulai mencari metode pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Salah satu opsi yang dikaji adalah pengolahan sampah menjadi RDF, yakni bahan bakar alternatif pengganti batu bara. Gagasan tersebut muncul setelah Komisi III berdiskusi dengan pihak pengelola sampah yang berpengalaman menangani limbah skala besar.

“RDF ini mengolah sampah menjadi bahan bakar. Ini inovasi yang baik, tetapi tentu harus memenuhi aturan dan regulasi yang berlaku,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam proses RDF, sampah dipilah dan dicacah, kemudian diolah menjadi bentuk padat yang dapat digunakan sebagai bahan bakar industri, terutama pabrik semen yang telah banyak memanfaatkan energi alternatif.

Randy menilai penerapan RDF berpotensi menjadi solusi jangka panjang karena tidak hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomi. Meski demikian, ia menegaskan bahwa rencana tersebut masih memerlukan kajian teknis, regulasi, dan perhitungan investasi.

“Kita perlu data yang konkret sebelum dilaporkan secara resmi kepada kepala daerah. Kalau kalkulasinya baik untuk jangka panjang, tentu ini bisa menjadi solusi yang bermanfaat,” jelasnya.

Selain aspek teknis, ia menekankan pentingnya perencanaan matang terkait pembangunan fasilitas pendukung dan pengadaan mesin pengolahan. Ia juga membuka kemungkinan kerja sama dengan pihak profesional guna memastikan pengelolaan berjalan optimal.

Randy berharap inovasi pengelolaan sampah ini dapat menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.

“Harapannya, barang yang selama ini kita buang justru bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat,” pungkasnya. (Sdq)

Anda Mungkin Juga Menyukai

Berawal Dari Adanya Aroma Tak Sedap, Seorang Temukan Jasad Mayat di Dalam Rumah
Gelar Baksos, PMTI Kaltara Salurkan Ratusan Paket Sembako di Tarakan
Bakal Bangun Persemaian Modern Pertama di Indonesia
Pemprov Kaltara Bangun Jalan dari Gunung Seriang Sepanjang 3,525 Kilometer
Arvan Tagih Janji Kompensasi, Abdul Kadir Terancam PAW
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0

Berita Terbaru

DPRD Tarakan: RDF Potensi Ekspor Energi Ramah Lingkungan untuk Industri Semen
Berita Prov. Kaltara Tarakan
18 Februari 2026
Komisi III DPRD Tarakan Minta DLH Siapkan Data dan Standar Lingkungan Sebelum Implementasi RDF
Berita Prov. Kaltara Tarakan
18 Februari 2026
Fokus Sosial KKSS Tarakan: Pendataan Warga dan Dana Gotong Royong Jadi Prioritas
Berita Organisasi Prov. Kaltara Tarakan
17 Februari 2026
KKSS Tarakan Tegaskan Netralitas Politik dan Komitmen Inklusivitas Organisasi
Berita Organisasi Prov. Kaltara Tarakan
17 Februari 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber