Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Pembangunan Bandara di Kaltara Disebut Dongkrak Nilai Ekspor Produk Kelautan
Bagikan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Search
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Ikuti Kami
© 2025 Facesia.com
Info Indo > Advertorial > Pembangunan Bandara di Kaltara Disebut Dongkrak Nilai Ekspor Produk Kelautan

Pembangunan Bandara di Kaltara Disebut Dongkrak Nilai Ekspor Produk Kelautan

Redaksi
Redaksi
Published: 15 November 2022
Bagikan
6 Minimal Baca
Bagikan

TANJUNG SELOR – Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Drs H Zainal A Paliwang, SH., M.Hum mengapresiasi terlakasananya penandatangan nota kesepatakan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dengan PT Whitesky Facility dan Canadian Commercial Corporation (CCC), tentang Studi dan Pengembangan The Green AirPort Initiative di Provinsi Kaltara yang digelar pada Jumat, 11 November 2022 lalu, di Bali.

Hal tersebut disampaikan pria kelahiran 6 Desember 1962 itu dalam acara Caremony di The Maj Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (13/11/2022).

- Advertisement -
Ad imageAd image

Hadir Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Perhubungan sekaligus CEO PT Whitesky Aviation, Denon B. Prawiraatmadja, serta President and CEO at Canadian Commercial Corporation (CCC), mr Robert Kwon.

Dalam sambutannya, pria yang mengawali karier sebagai Pamapa Polres Buleleng Polda Bali itu mengungkapkan, dengan terlaksananya penandatangan nota kesepahaman ini diharapkan dapat meningkatkan fasilitas dan infrastruktur Bandar Udara di Kaltara. Khususnya untuk mendukung pengembangan Mega Proyek Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) atau disebut juga KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi di wilayah Kabupaten Bulungan-Kaltara.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Zainal-sapaan akrab Gubernur Kaltara mengatakan, hadirnya Kawasan Industri yang ramah lingkungan di Kaltara menjadi terobosan yang sangat berarti bagi kemajuan infrastruktur dan ekonomi di Provinsi Kaltara.

Ia menjelaskan, sebagai provinsi termuda di Kalimantan yang memiliki luas hampir setengah pulau Jawa, saat ini Kaltara sedang gencar melakukan pembangunan.

“Karenanya kami sangat besyukur dengan rencana pembangunan bandara kargo oleh Canadian Commercial Corporation (CCC) dengan bantuan dari Kadin Indonesia bidang Perhubungan. Atas nama pribadi dan masyarakat Kaltara kami mengucapkan terimakasih dan bersyukur atas rencana studi dan pembangunan bandara yang ramah lingkungan ini,” katanya.

Zainal juga menjelaskan bahwa saat ini daerahnya memiliki keunggulan dalam hasil budidaya perikanan seperti kepiting, ikan dan udang. Namun selama ini penjualan hanya secara tradisional. Diharapkan dengan adanya bandara khusus kargo ini dapat meningkatkan perekonomian di daerahnya.

Sementara mengutip dari laman KADIN Indonesia Bidang Perhubungan, dijelaskan bahwa rencana studi dalam pembangunan bandara di Kaltara ini dinilai sangat tepat dan diperlukan, terlebih provinsi ini memiliki sumber daya alam dibidang perikanan yang sangat luar biasa. Dengan adanya bandara ini diharapkan dapat meningkatkan nilai ekspor produk kelautan, dimana para akhirnya dapat meningkatkan perekonomian di Kaltara.

Hal ini diungkapkan oleh President and CEO Canadian Commercial Corporation, Robert Kwon pada acara Penandatangan Nota Kesepahaman bersama antara PT Whitesky Facility, Canadian Commercial Corporation, dan Pemerintah Provinsi Kaltara untuk melakukan studi dalam rangka pembangunan green airport, di Nusa Dua Bali, Minggu (13/11/2022). Dimana kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari pertemuan lanjutan B20.

Dijelaskan juga oleh Robert bahwa Canadian Commercial Corporation merupakan lembaga pendanaan resmi dari Kanada, dan pihaknya membantu pembangunan yang mempunyai potensi bisnis ke depan. Konsen dari lembaga ini bukan hanya sekedar pembiayaan semata, namun membantu pengguna dan transfer teknologi yang diterapkan, yang dikhususkan pada teknologi yang ramah lingkungan. Seperti solar panel, hydro energi, dan lainnya. Dimana hal ini juga pernah dilakukan di beberapa negara seperti Kolombia.

“Saat melakukan studi dalam waktu dekat ini, nanti kami akan melihat secara langsung potensi apa saja yang bisa kami lakukan di Kaltara. Terutama dalam membangun green airport yang nanti untuk mendukung ekspor dan impor hasil dari sumber daya alamnya, yaitu produk kelautan,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/11/2022).

Robert juga mengatakan dari informasi awal yang didapatnya bahwa hasil kelautan dari Kaltara belum dioptimalkan dalam pemasaran dan pengemasan, sehingga banyak yang dijual secara metah ke negara lain. Dan untuk ini Canadian Commercial Corporation dapat membantu mulai dari penangkapan ikan, pembudidayanya, pengemasan hingga pengiriman hasil kelautan ini ke negara lain.

Ia menambahkan pada kerja sama yang telah dilakukan Canadian Commercial Corporation tidak hanya membangun bandara semata namun juga membantu memberikan teknologi kebandarudaraan yang ramah lingkungan dan efisien, bukan hanya sekedar membangun bandara yang besar namun memiliki pembiayaan yang mahal.

“Dalam studi yang akan kami dilakukan benar-benar sesuai dengan model bisnis yang mendukung kegiatan ekspor dan impor produk kelautan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Perhubungan, Denon Prawiraatmadja mengatakan bahwa pihaknya merespons dengan cepat rencana pembangunan bandara khusus kargo ini dengan mendatangkan investor dari Kanada dengan pola kerjasama Closed Loop. Kerja sama yang dimaksud ini adalah melibatkan nelayan untuk bisa bekerjasama dalam membudidayakan produk kelautan. Selain itu, Closed Loop program initiative merupakan salah satu visi Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid dalam mendorong UMKM di Indonesia.

“Dengan model ini kita juga ingin membangun kemampuan dari para nelayan, mulai dari penangkapan ikan yang modern dan ramah lingkungan, pengemasan hingga pemasaran yang lebih baik dengan mengoptimalkan fungsi bandara untuk pengiriman. Diharapkan dengan ini semua dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan di Kaltara,” katanya.

Denon juga berharap pada tahun 2024 studi dan profile investasi sudah dapat diimplementasikan di Kaltara, sehingga hal ini dapat mendukung pembangunan ekonomi daerah tersebut. Dan pihaknya juga berharap pada tahun 2024 di Kaltara sudah berdiri dan beroperasi green airport dengan pembiayaan dari investor Kanada.

“Dalam Nota Kesepahaman disepakati bahwa Canadian Commercial Corporation akan mendukung studi dan pengembangan green airport di Kaltara dengan total estimasi rencana investasi sebesar USD 200 Juta atau setara dengan Rp. 3 Triliun,” katanya.

Anda Mungkin Juga Menyukai

Atasi Krisis Air Baku Tarakan, Dari Pengadaan Pompa sampai Pipanisasi Bulungan-Tarakan Sudah Dibahas
Jalan di Selumit Pantai Disemenisasi, Warga Apresiasi Kinerja Hj Jamaliah
Disdik Tarakan Pastikan Tidak Ada Potongan PIP, Bantuan Transfer Langsung ke Rekening Murid
Tarakan Kekurangan Tenaga Guru, Pemkot Koordinasi ke Pusat
Herman Tegaskan Bantuan PIP Harus Tepat Saran, Tanpa Potongan Dalam Bentuk Apapun
Bagikan Artikel ini
Facebook Copy Link Print

Berita Terbaru

Polisi Tangkap Penimbun BBM Subsidi di Kaltara
Hukum & Kriminal
27 September 2026
Program Pusling Lapas Tarakan Dukung Literasi Warga Binaan
Literasi
25 September 2026
HLM BI Kaltara Dorong Money Changer Berizin di Kalimantan Utara
Ekonomi
25 September 2026
Tarakan Juara TPID Award 2026, Inflasi Terkendali lewat Inovasi Lokal
Ekonomi
25 September 2026

Berita Terhangat

BeritaBudayaSeni BudayaTarakan

Pekan Kebudayaan Daerah VI Ditutup, Ketua DPRD Tarakan Muhammad Yunus : Kebudayaan dan Keharmonisan Masyarakat Harus Dirawat Bersama

25 Agustus 2026
KaltaraProv. Kaltara

Jembatan Garuda Juata Kerikil Resmi Dibuka, Warga Hemat Jarak Tempuh 7 Km

13 Agustus 2026
Tarakan

DPRD Tarakan Dorong Kepastian Status Lahan di WKP

11 Agustus 2026
Tarakan

Komisi I DPRD Tarakan Minta BPN Atensi Pengajuan Sertifikat Lahan Warga Mamburungan

11 Agustus 2026
Sebelumnya Berikutnya
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Kehilangan Password ?