By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Menerima
Info IndoInfo IndoInfo Indo
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Bacaan : Komisi I DPRD Tarakan Menyorot Pemotongan Anggaran: Pembayaran Lahan Jadi Prioritas
Bagikan
Masuk
Notification Menampilkan lebih banyak
Font ResizerAa
Info IndoInfo Indo
Font ResizerAa
  • Tarakan
  • Bulungan
  • Nunukan
  • Malinau
  • Tana Tidung
Pencarian
  • Beranda
  • Nasional
  • Kaltara
    • Kota Tarakan
    • Kabupaten Bulungan
    • Kabupaten Nunukan
    • Kabupaten Malinau
    • Kabupaten Tana Tidung
  • Advertorial
  • Hukrim
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
Punya akun yang sudah ada ? Masuk
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
Info Indo > Prov. Kaltara > Tarakan > Komisi I DPRD Tarakan Menyorot Pemotongan Anggaran: Pembayaran Lahan Jadi Prioritas

Komisi I DPRD Tarakan Menyorot Pemotongan Anggaran: Pembayaran Lahan Jadi Prioritas

Siddiq Rustan
Siddiq Rustan
Published: 26 November 2025
Bagikan
Ketua Komisi I DPRD Tarakan : Adyansa

TARAKAN – Ketua Komisi I DPRD Tarakan, Adyansa, menyatakan Rapat Mitra bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) fokus mengecek prioritas anggaran untuk kepentingan masyarakat, terutama terkait pembayaran lahan yang selama ini menjadi tunggakan.

“Kami, Rabat Mitra bersama Perkim, betul-betul mengecek apa yang menjadi prioritas untuk masyarakat. Alhamdulillah kami sudah melihat, ternyata memang melihat anggaran PBD,” ujar Adyansa dalam pertemuan tersebut.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Adyansa mengungkapkan ada pemotongan anggaran signifikan dari pusat yang berdampak terhadap kemampuan daerah menyelesaikan kewajiban pembayaran tanah. Menurutnya, alokasi yang tersisa untuk pembayaran lahan berada di kisaran Rp500 jutaan, padahal sebelumnya kebutuhan yang diajukan jauh lebih besar.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Yang paling besar adalah pembuasan lahan sekitar Rp500 jutaan. Itu karena berdampak seharusnya bisa lebih. Pak Kadis kemarin minta Rp1 miliar lebih untuk pembayaran utang lahan. Ternyata setelah dilihat di plotting, ternyata sisa Rp500-an,” kata Adyansa.

Dia menambahkan bahwa meski jumlah yang tersedia berkurang, upaya untuk menyelesaikan persoalan lahan tetap berlanjut. Adyansa menegaskan tidak ada koreksi substantif terhadap pengajuan anggaran Komisi I bidang pertanahan selama pembahasan hari itu.

Komisi I juga mencatat penurunan anggaran secara keseluruhan jika dibandingkan tahun sebelumnya. “Kalau untuk kemarin kan 1,1, sekarang kayaknya sampai 900-an saja. Jadi ada Rp200 miliar lebih yang terpotong, ini akan berdampak,” terang Adyansa.

Dampak paling nyata, menurutnya, adalah keterlambatan atau berkurangnya kemampuan membayar tunggakan tanah milik warga. Adyansa meminta masyarakat untuk bersabar sembari pihaknya terus mencari solusi agar Tarakan bisa bangkit kembali.

Adyansa menjelaskan pula bahwa alokasi Rp500 juta tersebut direncanakan untuk menutup pembayaran lahan di beberapa titik, yaitu Kasibah, Bentangan Roh, dan Masento (kuburan). “Itu insya Allah akan dibayar di Kasibah, hutang Kasibah, sama Bentangan Roh, sama Masento yang kuburan. Itu janji kami juga di Komisi Satu,” ujarnya.

Soal proses penilaian, Adyansa memastikan perhitungan apresial (penilaian) atas lahan-lahan tersebut telah selesai. Namun ia mengingatkan kondisi defisit anggaran yang membuat penyelesaian masalah berjalan terbatas, sehingga pemerintah daerah harus tetap menunjukkan niat menyelesaikan permasalahan pertanahan yang dihadapi masyarakat. (sdq)

Anda Mungkin Juga Menyukai

DPRD Kaltara Soroti LSL sebagai Penyumbang Kasus HIV, Dorong Pergub dan Skrining Sekolah
Jelang Operasi Zebra Kayan, Sat Lantas Tarakan Perketat Patroli di Titik Rawan Lalu Lintas
Calon Lumbung Pangan IKN, TNI Bangun Akses Jalan Desa di Tana Tidung
Penyusunan Jitupasna Langkah Antisipasi Dampak Bencana di Kaltara
Sambut Hari Basah Sedunia, BRGM Tanam 1.500 Bibit Mangrove di Pantai Tarakan
Bagaimana menurutmu ?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0

Berita Terbaru

Penumpang Pelabuhan Lonjak Tajam Selama Ops Ketupat Kayan 2026
Kaltara
27 Maret 2026
Arus Balik Lebaran di Bandara Juwata Tarakan Diprediksi Meningkat pada Sabtu dan Minggu
Berita Prov. Kaltara Tarakan
27 Maret 2026
Indonesia–Malaysia Perkuat Komitmen: Kaltimtara Beraksi #2 Jadi Tonggak Kolaborasi Pemuda Lintas Negara
Berita Internasional Nasional Prov. Kaltara
25 Maret 2026
Jufri Budiman Dorong Penguatan Peternakan Ayam Petelur Lokal di Kaltara
Berita Prov. Kaltara Tarakan
25 Maret 2026
Info IndoInfo Indo
© 2024 - Infoindo.co.id | All Rights Reserved.
  • Instagram
  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber