TARAKAN – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Syamsuddin Arfah, menyalurkan kendaraan roda tiga untuk pengangkutan sampah, yang diserahkan kepada Kelurahan Karanganyar dan Kelurahan Gunung Lingkas. Bantuan yang terwujud setelah rangkaian kegiatan reses dan advokasi DPRD yang bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup dilaksanakan di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Karang Anyar pada Rabu (24/12/25).
“Kita melakukan penyerahan bantuan motor roda 3 ke Kelurahan Karanganyar dan Kelurahan Gunung Lingkas. Ini dimulai dari reses DPRD, lanjut setelah itu kita advokasi dan kita bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup. Dan alhamdulillah kita bisa mengadakan bantuan ini. Terima kasih semua kepada kerjasamanya baik dari Lurah, dari RT maupun Dinas Lingkungan Hidup. Sehingga ini juga bisa terwujud untuk masyarakat dalam rangka untuk pengangkutan sampah mereka. Sukses selalu,” ujar Syamsuddin.
Reaksi dari kelompok masyarakat penerima bantuan positif. Zulkifli, Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pelita Karang Anyar, menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPRD yang memperjuangkan bantuan tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu layanan pengangkutan sampah di wilayah yang ia kelola.
“Pertama-tama, saya ucapkan kepada anggota Dewan Provinsi kita, Pak Syamsuddin Arfah, terima kasih, Pak. Mudah-mudahan beliau sehat selalu, diberi kemudahan, betul-betul penuh amana. Ini sangat terbantu sekali dikasihnya dengan pengadaan kendaraan roda tiga ini. Saya yang mengelola 40 RT sangat terbantu. Terima kasih, semoga Bapak lebih semangat lagi, supaya kami lebih semangat juga,” kata Zulkifli.
Keluhan lama soal kondisi peralatan pengangkutan sampah juga dibenarkan oleh Suyanti, Ketua KSM Libas Gunung Lingkas. Ia menjelaskan gerobak sampah sebelumnya sering rusak sehingga sampah sempat menumpuk hingga mengundang hewan pengerat dan mengganggu warga. Kehadiran kendaraan baru membuat aktivitas pengangkutan dapat berjalan kembali.
“Selama ini gerobak sampah yang lama rusak-rusak terus, warga banyak komplain sampah numpuk, tikus, kucing akhirnya kita usulkan, alhamdulillah dapat. Warga senang, sekarang sampah tidak berserakan lagi. Tukang sampah juga senang karena tidak rusak terus. Harapan kami ke depan ada tempat untuk memilah sampah, ada TPS yang memadai dan fasilitas KSM sendiri agar lebih aman dan menghemat bensin,” ungkap Suyanti.
Selain fungsi operasional, para KSM berharap bantuan ini menjadi titik awal penguatan pengelolaan sampah skala lokal, seperti pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) yang bisa menampung sementara, fasilitas pemilahan, dan dukungan berkelanjutan agar operasional lebih efisien.
Program penyerahan kendaraan roda tiga ini menunjukkan sinergi antara wakil rakyat, pemerintah teknis (Dinas Lingkungan Hidup), serta aparat kelurahan dan RT/KSM dalam menyelesaikan masalah layanan dasar. Kedepan, para pihak diharapkan melanjutkan koordinasi untuk memastikan pemanfaatan fasilitas baru berjalan maksimal dan berkelanjutan. (Sdq)




