TANJUNG SELOR – Proses penjaringan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Utara memasuki tahap verifikasi setelah pendaftaran ditutup sore ini. Ketua Tim Panitia Pengarah, Fenry Alpius, menegaskan panitia telah menerima dua berkas pendaftaran dan akan segera memverifikasinya dalam rapat penelitian pengarah.
“Ada dua calon, berkas sudah diterima,” kata Fenry pada Minggu (23/11/25)
Fenry menjelaskan mekanisme pra-Musda yang dijalankan panitia setelah pendaftaran ditutup, tim panitia pengarah menggelar rapat untuk memeriksa kelengkapan administrasi dan kesesuaian persyaratan dengan petunjuk pelaksanaan (juklak) nomor 2. Keputusan lolos atau tidaknya bakal calon akan diputuskan pada rapat tersebut.
“Besok malam kita memverifikasi berkas-berkas yang sudah masuk ke panitia pengarah,” ujar Fenry
Selain Syarwani, salah satu nama yang tercatat mendaftar pada batas akhir pendaftaran pukul 16.00 WITA adalah Fransisco. Menurut keterangan Fenry, Fransisco merupakan kader yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM, Tani dan Nelayan DPD Golkar Kaltara.
“Calonnya ada dua itu, sama Fransisco,” katanya.
Ia menambahkan hanya bakal calon yang dinyatakan memenuhi persyaratan, sesuai juklak nomor 2 yang akan diumumkan dan dibawa ke forum Musda untuk ditetapkan sebagai calon resmi serta bersaing pada pemilihan ketua DPD masa bakti 2025–2030.
“Yang memenuhi syarat itu nanti akan dibawa pada saat Musda,” ujarnya.
Menutup keterangannya, Fenry menekankan tujuan proses ini adalah menjaga solidaritas internal partai.
“Golkar Kaltara solid, kompak dan bersatu untuk membesarkan Golkar dan membangun Kalimantan Utara,” pungkasnya (sdq)




